Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menetapkan pengalokasian anggaran Dana Desa 2026 sebesar 58,03 persen untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 yang mulai berlaku sejak diundangkan pada 12 Februari 2026. Menanggapi hal tersebut, Lembaga Keuangan Mikro Badan Kredit Desa Kabupaten Pekalongan menilai kebijakan pengalokasian anggaran tersebut tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap operasional bisnis mereka.
Direktur Utama LKM BKD Kabupaten Pekalongan Hary Budhi Murdiyanto menjelaskan bahwa di daerahnya kebijakan tersebut belum berdampak karena unit usaha KDMP belum beroperasi secara utuh. Ia juga meyakini bahwa masyarakat akan tetap menggunakan layanan pembiayaan dari LKM berdasarkan pengalaman sebelumnya. Menurut Hary, pengelola KDMP di wilayahnya cenderung tidak menjalankan usaha simpan pinjam untuk menghindari potensi kendala berkaitan dengan kredit macet.
Meski menghadapi tantangan pada tahun 2026, pihak LKM BKD Kabupaten Pekalongan tetap optimistis bisnis akan tumbuh lebih baik. Mereka menetapkan target pertumbuhan pembiayaan sebesar 10 persen pada tahun 2026 dengan menerapkan strategi yang serupa dengan tahun sebelumnya. Keterbatasan permodalan menjadi alasan pihak LKM belum melakukan eksplorasi usaha mikro secara masif hingga saat ini.
Berdasarkan data kinerja akhir tahun 2025, LKM BKD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 58,18 miliar. Rasio kredit macet atau Non Performing Loan perusahaan tercatat berada pada level yang terjaga yakni sebesar 0,34 persen.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini dapat berubah sewaktu waktu mengikuti kebijakan pemerintah terbaru dan perkembangan kondisi ekonomi di lapangan. Isi artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau layanan keuangan resmi.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
