Butuh tambahan modal usaha tapi terkendala bunga kredit yang tinggi?
Kabar baiknya, Bank BCA resmi membuka layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tahun 2026 dengan bunga subsidi hanya 6% per tahun. Program ini menyasar pelaku UMKM di seluruh Indonesia yang membutuhkan pembiayaan modal kerja atau investasi dengan plafon mulai Rp25 juta hingga Rp500 juta. Informasi lengkap seputar program bantuan dan pembiayaan UMKM juga bisa diakses melalui desakarangbendo.id sebagai referensi tambahan.
Nah, banyak yang bertanya soal prosedur pengajuan KUR BCA apakah sulit atau mudah. Faktanya, berdasarkan ketentuan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, proses pengajuan KUR kini sudah bisa dilakukan secara online maupun offline. Artikel ini akan membahas tuntas mulai dari skema kredit, syarat dokumen, cara daftar step-by-step, hingga simulasi angsuran per bulan yang perlu dipersiapkan.
Apa Itu KUR BCA dan Bedanya dengan Kredit Biasa
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pembiayaan yang dijamin oleh pemerintah melalui PT Askrindo dan Jamkrindo. BCA sebagai salah satu bank penyalur resmi menyediakan akses KUR dengan bunga subsidi yang jauh lebih rendah dibanding kredit komersial.
Perbedaan paling mencolok antara KUR dengan kredit biasa terletak pada tiga aspek utama.
Pertama, suku bunga. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku di 2026, bunga KUR maksimal 6% efektif per tahun. Bandingkan dengan kredit modal kerja biasa yang bisa mencapai 12-18% per tahun.
Kedua, persyaratan agunan. KUR Mikro tidak mewajibkan agunan tambahan karena sudah dijamin pemerintah. Sementara kredit biasa hampir selalu mensyaratkan jaminan dengan nilai tertentu.
Ketiga, target peminjam. KUR dirancang khusus untuk UMKM yang belum bankable atau kesulitan mengakses kredit konvensional karena keterbatasan jaminan. Kredit biasa umumnya menyasar nasabah dengan profil keuangan yang sudah mapan.
BCA telah menyalurkan KUR sejak program ini diluncurkan dan terus memperluas jangkauan layanan. Target utama KUR BCA meliputi pelaku usaha produktif di sektor perdagangan, jasa, pertanian, perikanan, peternakan, dan industri pengolahan.
Skema dan Plafon KUR BCA 2026
KUR BCA 2026 menyediakan tiga skema utama yang disesuaikan dengan kebutuhan modal dan skala usaha peminjam. Setiap skema memiliki karakteristik berbeda dari sisi plafon, tenor, hingga persyaratan agunan.
Berikut penjelasan masing-masing skema beserta ketentuannya.
KUR Mikro
Skema ini ditujukan untuk usaha mikro dengan plafon maksimal Rp100 juta per debitur. KUR Mikro paling banyak diminati karena prosesnya lebih sederhana dan cocok untuk usaha skala kecil seperti warung kelontong, pedagang pasar, atau home industry.
Tenor atau jangka waktu kredit maksimal 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi. Tidak wajib ada agunan tambahan, namun bank tetap bisa meminta jaminan berupa BPKB kendaraan atau sertifikat tanah untuk memperkuat analisa kredit.
KUR Kecil
Untuk usaha yang membutuhkan modal lebih besar, tersedia KUR Kecil dengan plafon di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta per debitur. Skema ini cocok untuk usaha yang sudah berjalan lebih dari 2 tahun dan memiliki omzet stabil.
Tenor maksimal 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi. Pada skema ini, BCA akan meminta agunan tambahan sebagai mitigasi risiko, meski pemerintah tetap memberikan jaminan kredit hingga 70-80%.
KUR TKI (Tenaga Kerja Indonesia)
Skema khusus untuk calon atau mantan TKI yang ingin memulai usaha dengan plafon maksimal Rp25 juta. Program ini membantu TKI produktif memanfaatkan hasil kerja di luar negeri untuk membangun usaha di Indonesia.
Tenor maksimal 3 tahun dengan persyaratan lebih ringan. Calon peminjam harus menunjukkan bukti sebagai TKI atau calon TKI yang sah dan memiliki rencana usaha yang jelas.
Berikut tabel perbandingan lengkap ketiga skema KUR BCA 2026:
| Jenis KUR | Plafon Maksimal | Tenor Maksimal | Suku Bunga | Agunan |
|---|---|---|---|---|
| KUR Mikro | Rp100 juta | 3-5 tahun | 6% per tahun | Tidak wajib |
| KUR Kecil | Rp100 juta – Rp500 juta | 4-5 tahun | 6% per tahun | Wajib ada |
| KUR TKI | Rp25 juta | 3 tahun | 6% per tahun | Tidak wajib |
Semua skema KUR BCA menggunakan sistem bunga efektif, bukan flat. Artinya, bunga dihitung dari sisa pokok pinjaman sehingga beban bunga makin berkurang seiring cicilan yang dibayarkan.
Syarat Pengajuan KUR BCA 2026
Sebelum mengajukan KUR BCA, pastikan sudah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan baik oleh pemerintah maupun pihak bank. Kelengkapan dokumen dan pemenuhan kriteria akan sangat menentukan kelancaran proses approval.
Kriteria Peminjam
Berikut kriteria dasar yang harus dipenuhi calon debitur KUR BCA:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Usia maksimal 60 tahun saat kredit lunas
- Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan
- Usaha memiliki omzet dan prospek yang jelas
- Tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain (kecuali kredit konsumsi seperti KPR, kartu kredit, atau kredit kendaraan)
- Satu debitur hanya boleh memiliki satu fasilitas KUR aktif
- Tidak masuk daftar hitam BI Checking atau SLIK OJK dengan kategori kredit macet
Dokumen yang Harus Disiapkan
Dokumen persyaratan berbeda tergantung skema KUR yang diajukan. Berikut daftar lengkapnya:
Dokumen Utama (Wajib Semua Skema):
- KTP asli dan fotokopi pemohon (suami/istri jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga asli dan fotokopi
- Surat nikah atau cerai (jika relevan)
- Surat izin usaha (NIB, SIUP, atau surat keterangan usaha dari kelurahan)
- Foto tempat usaha dan stok barang (minimal 3-5 foto dari berbagai sudut)
Dokumen Tambahan untuk KUR Kecil:
- NPWP pribadi (wajib untuk plafon di atas Rp50 juta)
- Rekening koran atau mutasi rekening 6 bulan terakhir
- Dokumen kepemilikan tempat usaha (sertifikat, PBB, atau surat kontrak)
- Proposal atau rencana penggunaan dana KUR
Dokumen Khusus Berdasarkan Jenis Usaha:
- Usaha perdagangan: bukti pembelian barang dagangan (nota atau invoice)
- Usaha jasa: kontrak kerja atau portofolio layanan
- Petani/peternak: bukti kepemilikan lahan atau kandang, rincian jenis komoditas
- Industri pengolahan: izin produksi dan daftar aset produksi
Persyaratan Agunan
Ketentuan agunan berbeda untuk setiap skema KUR.
Untuk KUR Mikro, agunan tidak wajib tetapi jika ada akan memperkuat posisi pengajuan. Agunan bisa berupa BPKB motor atau mobil, sertifikat tanah dan bangunan, deposito, atau barang berharga lainnya.
Untuk KUR Kecil, agunan umumnya wajib dengan nilai minimal 100-120% dari plafon kredit yang diajukan. Agunan akan diikat secara notaril dan biaya notaris ditanggung oleh peminjam.
Cara Pengajuan KUR BCA Online
BCA menyediakan layanan digital untuk memudahkan calon debitur mengajukan KUR tanpa harus datang ke kantor cabang di tahap awal. Ada tiga kanal online yang bisa dimanfaatkan.
Lewat Website BCA
Metode ini paling lengkap dan memungkinkan calon debitur mengisi formulir dengan detail. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser dan akses website resmi BCA di https://www.bca.co.id
- Pilih menu “Bisnis” atau “UMKM” di navigasi utama
- Klik submenu “Kredit” lalu pilih “Kredit Usaha Rakyat (KUR)”
- Baca informasi produk dan klik tombol “Ajukan Sekarang”
- Isi formulir pengajuan online dengan lengkap dan benar
- Upload semua dokumen persyaratan dalam format PDF atau JPG (max 2MB per file)
- Review kembali data yang diisi untuk memastikan tidak ada kesalahan
- Centang persetujuan syarat dan ketentuan
- Klik “Submit” atau “Kirim Pengajuan”
- Catat nomor referensi pengajuan yang muncul di layar
- Tunggu email atau SMS konfirmasi dari BCA (maksimal 3 hari kerja)
Proses verifikasi dokumen online biasanya memakan waktu 2-5 hari kerja. Pastikan nomor HP dan email yang didaftarkan aktif agar tidak melewatkan notifikasi penting.
Lewat Aplikasi myBCA
Bagi nasabah BCA yang sudah memiliki aplikasi myBCA, bisa memanfaatkan fitur pengajuan kredit langsung dari smartphone. Berikut tutorialnya:
- Download atau buka aplikasi myBCA di smartphone
- Login dengan user ID dan password myBCA
- Pilih menu “Lainnya” atau ikon tiga garis di pojok kiri atas
- Cari dan tap menu “Kredit” atau “Pinjaman”
- Pilih produk “KUR BCA”
- Isi formulir digital yang tersedia di aplikasi
- Upload foto dokumen langsung dari kamera HP atau galeri
- Verifikasi dengan OTP yang dikirim via SMS
- Submit pengajuan dan simpan nomor referensi
- Pantau status pengajuan melalui notifikasi push atau menu riwayat aplikasi
Keuntungan menggunakan aplikasi adalah proses lebih cepat karena data nasabah sudah otomatis terisi dari database BCA.
Lewat Halo BCA 1500888
Untuk yang kurang familiar dengan teknologi, bisa menghubungi call center BCA untuk mendapat panduan pengajuan. Berikut caranya:
- Hubungi Halo BCA di nomor 1500888 dari telepon atau HP
- Pilih menu layanan kredit UMKM sesuai instruksi voice robot
- Tunggu tersambung dengan customer service officer
- Sampaikan keinginan untuk mengajukan KUR BCA
- Petugas akan menanyakan data dasar seperti nama, NIK, jenis usaha, dan plafon yang diinginkan
- Catat nomor case atau referensi yang diberikan petugas
- Dokumen bisa dikirim via email ke alamat yang diberikan atau diantar langsung ke cabang terdekat
Layanan Halo BCA beroperasi 24 jam. Namun untuk urusan kredit, sebaiknya hubungi di jam kerja (Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB) agar langsung ditangani relationship manager yang berkompeten.
Cara Pengajuan KUR BCA Offline di Kantor Cabang
Bagi yang lebih nyaman dengan interaksi langsung atau memiliki kasus khusus yang perlu konsultasi, bisa datang ke kantor cabang BCA terdekat.
Persiapan Sebelum ke Cabang:
Siapkan semua dokumen persyaratan dalam bentuk asli dan fotokopi. Bawa juga proposal usaha atau rencana penggunaan dana yang sudah ditulis dengan jelas. Pastikan datang di jam kerja yaitu Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 WIB (beberapa cabang buka hingga pukul 16.00).
Proses di Kantor Cabang:
- Datang ke customer service dan sampaikan maksud untuk mengajukan KUR
- Petugas akan mengarahkan ke bagian kredit UMKM atau relationship manager
- Isi formulir pengajuan kredit dengan lengkap dan jujur
- Serahkan semua dokumen untuk diverifikasi kelengkapannya
- Petugas melakukan wawancara singkat untuk memahami profil usaha
Proses Survei Lapangan:
Setelah dokumen lengkap dan lolos verifikasi awal, tim surveyor BCA akan mengunjungi lokasi usaha dalam waktu 3-7 hari kerja. Surveyor akan mengecek kondisi fisik usaha, stok barang, arus transaksi, dan memvalidasi informasi yang diberikan.
Pastikan usaha dalam kondisi operasional normal saat survei. Siapkan catatan keuangan sederhana seperti buku kas atau nota pembelian untuk ditunjukkan kepada surveyor.
Keputusan Kredit dan Akad:
Setelah survei selesai, tim kredit BCA akan melakukan analisa kelayakan usaha. Proses analisa memakan waktu 7-14 hari kerja. Jika disetujui, BCA akan mengirimkan surat persetujuan kredit (offering letter).
Langkah berikutnya adalah akad kredit di kantor notaris yang ditunjuk BCA. Pastikan membawa KTP asli, KK asli, dokumen agunan (jika ada), dan materai.
Pencairan Dana:
Setelah akad kredit selesai, dana KUR akan dicairkan ke rekening BCA dalam waktu 1-3 hari kerja. BCA akan mengirimkan notifikasi SMS dan email saat dana sudah masuk.
Simulasi Angsuran KUR BCA 2026
Berikut contoh perhitungan angsuran untuk berbagai plafon KUR dengan suku bunga 6% efektif per tahun menggunakan sistem anuitas. Simulasi ini bisa menjadi acuan untuk menghitung kemampuan bayar sebelum mengajukan.
| Plafon Kredit | Tenor 1 Tahun | Tenor 2 Tahun | Tenor 3 Tahun | Tenor 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|
| Rp10 juta | Rp860.664 | Rp443.206 | Rp304.219 | Rp193.328 |
| Rp25 juta | Rp2.151.661 | Rp1.108.016 | Rp760.548 | Rp483.321 |
| Rp50 juta | Rp4.303.322 | Rp2.216.031 | Rp1.521.096 | Rp966.641 |
| Rp100 juta | Rp8.606.644 | Rp4.432.062 | Rp3.042.192 | Rp1.933.283 |
| Rp200 juta | Rp17.213.288 | Rp8.864.125 | Rp6.084.384 | Rp3.866.565 |
| Rp500 juta | Rp43.033.220 | Rp22.160.312 | Rp15.210.961 | Rp9.666.413 |
Angka di atas adalah estimasi angsuran per bulan dengan sistem anuitas (angsuran tetap setiap bulan). Perhitungan sudah termasuk pokok dan bunga 6% efektif per tahun, belum termasuk biaya administrasi dan asuransi jiwa kredit yang besarannya bervariasi sesuai kebijakan BCA terbaru.
Biaya-Biaya yang Perlu Disiapkan
Selain angsuran bulanan, ada beberapa biaya tambahan yang harus diperhitungkan saat mengajukan KUR BCA. Berikut rinciannya:
Biaya Administrasi
BCA mengenakan biaya administrasi sebesar 1% dari plafon kredit atau maksimal Rp5 juta. Biaya ini dibayarkan satu kali di awal dan langsung dipotong dari plafon yang dicairkan. Misalnya, pengajuan KUR Rp100 juta akan dikenakan biaya administrasi Rp1 juta, sehingga yang diterima adalah Rp99 juta.
Biaya Provisi
Provisi atau biaya komisi kredit berkisar 0,5-1% dari plafon tergantung kebijakan cabang. Sama seperti biaya administrasi, provisi dibayar di awal dan dipotong dari pencairan.
Asuransi Jiwa Kredit
Semua debitur KUR wajib diasuransikan jiwanya. Premi asuransi berkisar 0,3-0,5% per tahun dari plafon kredit. Contoh: KUR Rp100 juta dengan premi 0,4% per tahun = Rp400.000 per tahun atau sekitar Rp33.000 per bulan.
Biaya Notaris dan Pengikatan Agunan
Jika menggunakan agunan, ada biaya notaris untuk pengikatan jaminan. Estimasi biaya berkisar Rp2-8 juta untuk agunan properti dan Rp500.000-1,5 juta untuk BPKB.
Biaya Appraisal (Jika Diperlukan)
Untuk agunan properti dengan nilai tinggi, BCA mungkin meminta penilaian dari appraisal independen. Biaya appraisal berkisar Rp1-3 juta tergantung lokasi dan luas properti.
Alasan Pengajuan KUR BCA Ditolak dan Solusinya
Tidak semua pengajuan KUR otomatis disetujui. Berikut alasan penolakan yang paling umum terjadi beserta solusinya:
1. BI Checking atau SLIK Buruk
Riwayat kredit dengan status macet atau kolektibilitas 3-5 akan otomatis membuat pengajuan ditolak.
Solusi: Lunasi semua tunggakan dan tunggu minimal 6 bulan untuk perbaikan skor kredit. Jika merasa skor SLIK tidak akurat, ajukan sanggahan ke OJK dengan melampirkan bukti pelunasan.
2. Usaha Belum Berjalan 6 Bulan
Syarat minimum usaha harus sudah operasional minimal 6 bulan.
Solusi: Tunda pengajuan hingga memenuhi syarat atau cari alternatif pembiayaan lain seperti pinjaman dari koperasi atau fintech legal yang terdaftar di OJK.
3. Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Valid
Kelengkapan dan validitas dokumen sangat penting.
Solusi: Pastikan semua dokumen asli, masih berlaku, dan sesuai data pemohon. Perpanjang dokumen yang expired sebelum mengajukan.
4. Rasio Angsuran Melebihi Kemampuan Bayar
BCA menghitung debt service ratio (DSR). Jika DSR melebihi 40%, pengajuan ditolak.
Solusi: Ajukan plafon lebih kecil atau perpanjang tenor agar angsuran bulanan lebih ringan.
5. Hasil Survei Lapangan Tidak Sesuai
Jika kondisi usaha di lapangan tidak sesuai dengan keterangan di formulir, pengajuan bisa ditolak.
Solusi: Pastikan semua informasi akurat dan jujur. Usaha harus terlihat operasional dengan stok barang atau aktivitas jasa yang nyata saat surveyor datang.
6. Tujuan Penggunaan Dana Tidak Produktif
KUR hanya untuk modal usaha produktif, bukan untuk konsumsi atau bayar utang.
Solusi: Buat proposal penggunaan dana yang jelas dan realistis, misalnya untuk beli stok barang, renovasi tempat usaha, atau beli alat produksi.
Bonus Link Dana Kaget
Sebagai apresiasi kepada pembaca setia, tersedia bonus link dana kaget yang bisa diklaim secara gratis. Link ini merupakan program giveaway terbatas yang dibagikan secara berkala.
Link Dana Kaget: https://link.dana.id/danakaget?c=sk78ycd4j&r=hHrDkq&orderId=20260202101214189715010300166003761761866
Catatan: Link akan diperbarui secara berkala. Jika link sudah tidak aktif, silakan kunjungi halaman utama untuk mendapatkan link terbaru.
Cara Klaim Dana Kaget
Proses klaim dana kaget sangat mudah dan hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Berikut langkah-langkahnya:
- Klik link dana kaget yang tersedia di atas
- Pastikan sudah login ke aplikasi Dana
- Saldo akan otomatis masuk ke akun Dana jika beruntung
- Jika kuota sudah habis, coba lagi di periode berikutnya
Penutup
KUR BCA 2026 memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dengan akses modal yang terjangkau. Dengan bunga subsidi 6% per tahun dan plafon hingga Rp500 juta, program ini sangat membantu usaha kecil menengah yang kesulitan mendapat pembiayaan dari jalur konvensional.
Pastikan memahami semua persyaratan dan menyiapkan dokumen dengan lengkap sebelum mengajukan. Hitung kemampuan bayar dengan matang agar angsuran bulanan tidak membebani arus kas usaha. Semua informasi dalam artikel ini bersumber dari ketentuan resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah serta bank penyalur terbaru.
Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga usaha semakin berkembang dengan dukungan KUR BCA. Terima kasih sudah membaca, semoga sukses!
FAQ
Bunga KUR BCA 2026 adalah 6% efektif per tahun untuk semua skema, baik KUR Mikro, KUR Kecil, maupun KUR TKI. Bunga ini sudah disubsidi pemerintah sehingga jauh lebih rendah dibanding kredit komersial yang bisa mencapai 12-18% per tahun.
Tergantung skema yang diajukan. KUR Mikro (plafon hingga Rp100 juta) tidak mewajibkan agunan. Sedangkan KUR Kecil (plafon Rp100-500 juta) umumnya wajib menyertakan agunan berupa BPKB atau sertifikat tanah dengan nilai minimal 100-120% dari plafon kredit.
Proses pencairan KUR BCA membutuhkan waktu sekitar 2-4 minggu dari pengajuan hingga dana cair. Rinciannya: verifikasi dokumen 2-5 hari kerja, survei lapangan 3-7 hari kerja, analisa kredit 7-14 hari kerja, dan pencairan 1-3 hari kerja setelah akad.
Tidak harus. Siapa saja yang memenuhi syarat bisa mengajukan KUR BCA meskipun belum memiliki rekening BCA. Namun, saat pencairan dana akan ditransfer ke rekening BCA atas nama debitur, sehingga perlu membuka rekening terlebih dahulu jika belum memiliki.
Alasan umum penolakan KUR BCA antara lain: riwayat kredit buruk di SLIK OJK, usaha belum berjalan 6 bulan, dokumen tidak lengkap atau tidak valid, rasio angsuran melebihi kemampuan bayar (DSR di atas 40%), hasil survei tidak sesuai data, dan tujuan penggunaan dana tidak produktif.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.



