Beranda » Perbankan » Transfer Uang dari Luar Negeri ke BCA, BRI, Mandiri, dan Bank Lainnya, Ini Caranya!

Transfer Uang dari Luar Negeri ke BCA, BRI, Mandiri, dan Bank Lainnya, Ini Caranya!

Punya keluarga atau rekan kerja di luar negeri yang ingin mengirim uang ke rekening bank Indonesia, tapi bingung mulai dari mana?

Transfer uang internasional ke Indonesia sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Berdasarkan data Bank Indonesia, volume transaksi ke Indonesia mencapai lebih dari USD 9 miliar per tahun, dengan mayoritas dana masuk melalui bank-bank besar seperti BCA, BRI, Mandiri, dan BNI. Proses transfer bisa dilakukan melalui sistem SWIFT yang menghubungkan lebih dari 11.000 lembaga di seluruh dunia. Informasi lengkap seputar cara transfer, kode SWIFT, hingga estimasi biaya bisa ditemukan di desakarangbendo.id sebagai referensi terpercaya.

Nah, artikel ini menyajikan panduan lengkap transfer uang dari luar negeri ke berbagai bank di Indonesia. Mulai dari persyaratan, kode SWIFT setiap bank, estimasi biaya, hingga waktu pencairan akan dibahas secara detail agar proses transfer berjalan lancar tanpa kendala.

Memahami Sistem Transfer Uang Internasional ke Indonesia

Sebelum masuk ke teknis transfer, penting untuk memahami bagaimana sistem pengiriman uang lintas negara bekerja. Pemahaman ini membantu menghindari kesalahan yang bisa menyebabkan dana tertunda atau bahkan gagal masuk.

Apa Itu Transfer Uang Internasional

Transfer uang internasional adalah proses pengiriman dana dari satu negara ke negara lain melalui jaringan atau lembaga keuangan resmi.

Sistem yang paling umum digunakan adalah SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication). Jaringan ini menghubungkan ribuan bank di lebih dari 200 negara, termasuk Indonesia.

Setiap bank memiliki kode unik yang disebut SWIFT Code atau BIC (Bank Identifier Code). Kode ini berfungsi sebagai “alamat” bank tujuan agar dana sampai ke rekening yang tepat.

Selain SWIFT, ada juga metode lain seperti:

  • Layanan remittance (Western Union, MoneyGram)
  • Platform fintech (Wise, PayPal, Remitly)
  • Wesel internasional via kantor pos

Regulasi dan Legalitas Transfer Dana dari Luar Negeri

Transfer uang internasional ke Indonesia diatur ketat oleh Bank Indonesia dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 3/10/PBI/2001 yang telah diperbarui, setiap transaksi devisa wajib dilaporkan untuk keperluan statistik dan pencegahan pencucian uang.

Beberapa ketentuan penting yang perlu diperhatikan:

  • Transfer di atas USD 10.000 atau ekuivalennya wajib dilengkapi dokumen pendukung
  • Penerima harus bisa menjelaskan sumber dan tujuan dana jika diminta bank
  • Dana hasil transfer legal tidak dikenakan pajak tambahan, namun wajib dilaporkan dalam SPT jika merupakan penghasilan

Jadi, selama transfer dilakukan melalui jalur resmi dan memiliki dokumen pendukung yang jelas, prosesnya aman dan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Cara Transfer ke Rekening Bank Indonesia dari Luar Negeri

Proses transfer uang dari luar negeri ke rekening bank Indonesia cukup straightforward. Berikut langkah-langkah umumnya:

  1. Siapkan data lengkap penerima
    • Nama lengkap sesuai rekening
    • Nomor rekening
    • Nama bank dan cabang
    • Kode SWIFT bank tujuan
    • Alamat penerima (beberapa negara mewajibkan)
  2. Pilih metode pengiriman
    • Datang langsung ke bank pengirim
    • Gunakan internet/mobile banking
    • Melalui layanan remittance
    • Via aplikasi fintech
  3. Isi formulir transfer
    • Masukkan nominal yang akan dikirim
    • Pilih mata uang (biasanya USD atau mata uang lokal)
    • Input semua data penerima dengan teliti
  4. Bayar biaya transfer
    • Biaya admin bank pengirim
    • Biaya SWIFT (jika ada)
    • Selisih
  5. Simpan bukti transfer
    • Nomor referensi transaksi penting untuk tracking

Waktu pencairan umumnya berkisar 1-5 hari kerja tergantung bank pengirim, bank penerima, dan zona waktu.

Kode SWIFT Bank-Bank Besar di Indonesia

Kode SWIFT adalah informasi krusial yang wajib diketahui sebelum melakukan transfer. Kesalahan penulisan kode bisa menyebabkan dana tidak sampai atau tertunda berminggu-minggu.

Berikut daftar kode SWIFT bank-bank utama di Indonesia berdasarkan data resmi masing-masing bank:

Nama Bank Kode SWIFT/BIC Keterangan
Bank Central Asia (BCA) CENAIDJA Berlaku untuk semua cabang
Bank Rakyat Indonesia (BRI) BRINIDJA Berlaku untuk semua cabang
Bank Mandiri BMRIIDJA Berlaku untuk semua cabang
Bank Negara Indonesia (BNI) BNINIDJA Berlaku untuk semua cabang
Bank CIMB Niaga BABORUMAH Berlaku untuk semua cabang
Bank Danamon BABORUMAH Berlaku untuk semua cabang
Bank Permata BBBAIDJA Berlaku untuk semua cabang
(BSI) BSMDIDJA Berlaku untuk semua cabang
Bank Panin PINBIDJA Berlaku untuk semua cabang
Bank OCBC NISP NABORUMAH Berlaku untuk semua cabang
MEGAIDJA Berlaku untuk semua cabang
Bank BTN BTANIDJA Berlaku untuk semua cabang
Baca Juga:  Cara Mengajukan Pinjaman KUR BRI 2026 Senilai 100 Juta dengan Cicilan Ringan 2 Jutaan

Kode SWIFT di atas bersifat umum dan dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing bank. Disarankan untuk melakukan konfirmasi langsung ke bank tujuan sebelum melakukan transfer dalam jumlah besar.

Panduan Transfer per Bank Tujuan

Setiap bank memiliki prosedur dan ketentuan yang sedikit berbeda dalam menerima transfer internasional. Berikut panduan spesifik untuk bank-bank utama di Indonesia.

Transfer ke BCA

Bank Central Asia (BCA) merupakan salah satu terbesar di Indonesia dengan jaringan luas.

Data yang diperlukan pengirim:

  • Nama lengkap penerima sesuai buku tabungan
  • Nomor rekening BCA (10 digit)
  • Kode SWIFT: CENAIDJA
  • Nama bank: Bank Central Asia
  • Alamat cabang (opsional, bisa menggunakan kantor pusat)
  • Alamat kantor pusat: Menara BCA, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310, Indonesia

Estimasi waktu pencairan: 1-3 hari kerja

Biaya yang dikenakan: Tidak ada biaya penerimaan dari BCA, namun bank pengirim dan bank koresponden mungkin mengenakan biaya.

Transfer ke BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki jangkauan hingga pelosok daerah, cocok untuk penerima di berbagai wilayah.

Data yang diperlukan pengirim:

  • Nama lengkap penerima sesuai rekening
  • Nomor rekening BRI (15 digit)
  • Kode SWIFT: BRINIDJA
  • Nama bank: Bank Rakyat Indonesia
  • Alamat kantor pusat: Gedung BRI I, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210, Indonesia

Estimasi waktu pencairan: 1-3 hari kerja

Catatan penting: Pastikan nomor rekening sudah benar karena BRI menggunakan format 15 digit yang lebih panjang dibanding bank lain.

Transfer ke Mandiri

Bank Mandiri merupakan bank BUMN terbesar di Indonesia dengan layanan devisa yang komprehensif.

Data yang diperlukan pengirim:

  • Nama lengkap penerima
  • Nomor rekening Mandiri (13 digit)
  • Kode SWIFT: BMRIIDJA
  • Nama bank: Bank Mandiri
  • Alamat kantor pusat: Plaza Mandiri, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38, Jakarta 12190, Indonesia

Estimasi waktu pencairan: 1-3 hari kerja

Keunggulan: Bank Mandiri memiliki jaringan koresponden luas di berbagai negara, sehingga proses transfer cenderung lebih cepat untuk beberapa negara tertentu.

Transfer ke BNI

Bank Negara Indonesia (BNI) dikenal dengan layanan internasionalnya yang baik dan memiliki beberapa cabang di luar negeri.

Data yang diperlukan pengirim:

  • Nama lengkap penerima
  • Nomor rekening BNI (10 digit)
  • Kode SWIFT: BNINIDJA
  • Nama bank: Bank Negara Indonesia
  • Alamat kantor pusat: Gedung BNI, Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Jakarta 10220, Indonesia

Estimasi waktu pencairan: 1-3 hari kerja

Nilai plus: BNI memiliki di beberapa negara seperti Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, dan New York, yang bisa mempercepat proses transfer dari negara-negara tersebut.

Transfer ke Bank Lainnya

Untuk bank-bank lain di Indonesia, prosedur transfer pada dasarnya sama. Yang terpenting adalah memastikan kode SWIFT sudah benar.

Tips untuk transfer ke bank selain empat besar:

  • Konfirmasi kode SWIFT langsung ke customer service bank tujuan
  • Beberapa bank regional mungkin memerlukan bank koresponden tambahan
  • Waktu pencairan bisa lebih lama (3-5 hari kerja)
  • Pastikan nama bank ditulis lengkap dan benar

Untuk bank digital seperti Jago, Blu by BCA, atau Jenius, transfer internasional tetap bisa dilakukan. Namun, perlu mengecek terlebih dahulu apakah rekening tersebut sudah mendukung penerimaan dana dari luar negeri.

Biaya dan Waktu Pencairan per Bank

Memahami struktur biaya transfer internasional penting agar tidak kaget dengan nominal yang diterima. Biaya transfer umumnya terdiri dari beberapa komponen.

Komponen biaya transfer internasional:

  • Biaya bank pengirim: Dikenakan oleh bank asal (bervariasi per bank dan negara)
  • Biaya SWIFT/koresponden: Biaya jaringan, biasanya USD 15-30
  • Biaya bank penerima: Sebagian besar bank Indonesia tidak mengenakan biaya ini
  • Selisih kurs: Perbedaan antara kurs jual dan kurs beli

Berikut perbandingan estimasi biaya dan waktu pencairan:

Bank Tujuan Biaya Penerimaan Waktu Pencairan Minimal Transfer
BCA Gratis 1-3 hari kerja Tidak ada
BRI Gratis 1-3 hari kerja Tidak ada
Mandiri Gratis 1-3 hari kerja Tidak ada
BNI Gratis 1-3 hari kerja Tidak ada
Bank Lainnya Bervariasi 2-5 hari kerja Tergantung bank

Perlu dicatat bahwa informasi biaya di atas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing bank. Untuk nominal transfer besar, disarankan menghubungi bank terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi kurs dan biaya terkini.

Tips menghemat biaya transfer:

  • Bandingkan kurs antar layanan sebelum transfer
  • Pilih opsi “sender pays all fees” agar penerima mendapat nominal utuh
  • Transfer dalam jumlah besar sekaligus lebih daripada berkali-kali nominal kecil
  • Pertimbangkan menggunakan fintech seperti Wise untuk kurs lebih kompetitif

Dokumen yang Diperlukan

Kelengkapan dokumen mempercepat proses transfer dan menghindari dana tertahan karena verifikasi.

Dokumen untuk pengirim:

  • Identitas valid (paspor/ID card)
  • Bukti alamat tinggal
  • Dokumen pendukung tujuan transfer (invoice, kontrak, dll.) untuk nominal besar

Dokumen/informasi untuk penerima:

  • KTP atau identitas resmi
  • Buku tabungan atau bukti kepemilikan rekening
  • NPWP (untuk transfer di atas USD 10.000)
  • Surat pernyataan tujuan dana (jika diminta bank)
Baca Juga:  Saldo tabungan nasabah segmen menengah bawah di Bank Mandiri naik 3 persen di awal 2026

Dokumen tambahan untuk keperluan khusus:

Tujuan Transfer Dokumen Pendukung
Biaya pendidikan Invoice dari institusi pendidikan
/upah Kontrak kerja atau slip gaji
Pembayaran bisnis Invoice, kontrak, atau PO
Bantuan keluarga Surat pernyataan hubungan keluarga
Pembelian properti Akta jual beli atau PPJB

Berdasarkan regulasi Bank Indonesia, dokumen pendukung wajib disertakan untuk transfer dengan nilai di atas USD 10.000 atau ekuivalennya.

Waspada Penipuan dan Kontak Layanan Resmi

Transfer uang internasional rentan menjadi sasaran penipuan. Beberapa modus yang sering terjadi adalah phishing mengatasnamakan bank, permintaan data rekening melalui telepon atau email mencurigakan, hingga tawaran kurs tidak wajar.

Ciri-ciri penipuan transfer uang:

  • Meminta PIN, password, atau OTP melalui telepon/chat
  • Menggunakan nomor tidak resmi atau email gratisan
  • Menawarkan kurs jauh di bawah pasar
  • Meminta transfer ke rekening pribadi untuk “biaya administrasi”

Kontak layanan resmi bank-bank utama:

Bank Call Center Email Resmi
BCA 1500888 [email protected]
BRI 1500017 [email protected]
Mandiri 14000 [email protected]
BNI 1500046 [email protected]

Pengaduan terkait transfer uang:

Jika mengalami kendala atau mencurigai adanya penipuan, segera hubungi call center bank terkait dan laporkan ke pihak berwajib.

Penutup

Transfer uang dari luar negeri ke rekening bank Indonesia pada dasarnya mudah dilakukan selama data penerima lengkap dan kode SWIFT sudah benar. Pastikan selalu menggunakan jalur resmi, baik melalui bank maupun layanan remittance yang terdaftar di Bank Indonesia dan OJK.

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data dari Bank Indonesia, OJK, dan situs resmi masing-masing bank per Februari 2026. Kebijakan, biaya, dan prosedur dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga disarankan untuk melakukan konfirmasi langsung ke bank tujuan sebelum melakukan transfer dalam jumlah besar.

Terima kasih sudah membaca panduan ini. Semoga proses transfer uang dari luar negeri berjalan lancar dan dana sampai dengan selamat ke rekening tujuan!

FAQ

 
 

Transfer uang internasional via SWIFT umumnya membutuhkan waktu 1-5 hari kerja tergantung bank pengirim, bank koresponden, dan bank penerima. Transfer ke bank-bank besar seperti BCA, BRI, Mandiri, dan BNI biasanya lebih cepat, sekitar 1-3 hari kerja.

 

Mayoritas bank besar di Indonesia seperti BCA, BRI, Mandiri, dan BNI tidak mengenakan biaya penerimaan transfer internasional. Namun, biaya tetap dikenakan oleh bank pengirim dan bank koresponden, serta ada selisih kurs yang perlu diperhitungkan.

 

Kode SWIFT atau BIC adalah kode unik 8-11 karakter yang mengidentifikasi bank secara internasional. Cara mengetahuinya bisa melalui situs resmi bank, aplikasi mobile banking, menghubungi customer service, atau mengecek di buku tabungan. Contoh: CENAIDJA untuk BCA, BRINIDJA untuk BRI.

 

Transfer uang dari luar negeri tidak langsung dikenakan pajak saat masuk ke rekening. Namun, jika dana tersebut merupakan penghasilan (gaji, hasil usaha, dll.), wajib dilaporkan dalam SPT Tahunan dan dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Jika transfer belum masuk setelah 5 hari kerja, segera hubungi bank penerima dengan menyertakan bukti transfer dan nomor referensi transaksi. Bank akan melakukan tracing melalui sistem SWIFT. Pengirim juga bisa menghubungi bank asalnya untuk mengecek status pengiriman.

 

Beberapa bank digital sudah mendukung penerimaan transfer internasional, namun tidak semuanya. Disarankan untuk mengecek terlebih dahulu ke customer service bank digital terkait apakah rekening sudah bisa menerima transfer SWIFT dan menanyakan kode SWIFT yang digunakan.

 

Transfer via bank menggunakan sistem SWIFT dan memerlukan rekening bank penerima, prosesnya 1-5 hari kerja. Sementara layanan remittance seperti Western Union lebih cepat (bisa hitungan menit), penerima tidak perlu rekening bank, namun biaya layanan biasanya lebih tinggi untuk nominal besar.

 

Tidak ada batas minimal transfer via SWIFT, namun perlu mempertimbangkan biaya yang dikenakan agar tidak lebih besar dari nominal transfer. Untuk transfer di atas USD 10.000, diperlukan dokumen pendukung tambahan sesuai regulasi Bank Indonesia.

 
 

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Desa Karangbendo

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.