Beranda » Pasar Modal » Rekomendasi 4 Saham Potensial untuk Trading Harian dari BRI Danareksa Sekuritas 2026

Rekomendasi 4 Saham Potensial untuk Trading Harian dari BRI Danareksa Sekuritas 2026

Pergerakan pasar modal Indonesia pada perdagangan Rabu (29/4) kembali menarik perhatian para pelaku pasar. BRI Danareksa Sekuritas merilis analisis terbaru mengenai sejumlah saham yang memiliki potensi pergerakan signifikan di tengah fluktuasi .

Analisis ini menjadi acuan bagi dalam menyusun strategi harian. Pemilihan saham didasarkan pada teknikal analisis yang mencakup level support, resistance, serta volume perdagangan terkini.

Analisis Saham Pilihan BRI Danareksa Sekuritas

Dinamika pasar hari ini didominasi oleh saham-saham dengan volatilitas yang cukup tinggi. Beberapa emiten menunjukkan sinyal teknikal yang menarik untuk diperhatikan baik bagi pelaku swing trade maupun day trade.

Berikut adalah rincian rekomendasi saham yang dirilis oleh BRI Danareksa Sekuritas untuk sesi perdagangan hari ini:

1. MBMA (Buy – Swing Trade)

Saham MBMA menunjukkan ketahanan yang cukup solid di atas level support krusial pada rentang Rp 655 hingga Rp 680. Potensi rebound lebar dengan target resistance yang cukup ambisius.

  • Area Buy: Rp 680 sampai Rp 700
  • Target Resistance 1: Rp 735
  • Target Resistance 2: Rp 780
  • Stop Loss: Di bawah Rp 650

2. PADA (Buy – Day Trade)

PADA berhasil mencatatkan performa impresif setelah menembus level resistance di angka Rp 195. Lonjakan volume perdagangan menjadi indikator bahwa momentum penguatan masih berlanjut.

  • Area Buy: Rp 205 sampai Rp 210
  • Target Resistance 1: Rp 224
  • Target Resistance 2: Rp 242
  • Stop Loss: Di bawah Rp 195

3. BNBR (Buy – Day Trade)

Tren bullish pada saham BNBR masih terjaga dengan baik. Saat ini, harga tertahan di atas level support Rp 196 hingga Rp 208, memberikan ruang untuk potensi kenaikan lebih lanjut.

  • Area Buy: Rp 204 sampai Rp 212
  • Target Resistance 1: Rp 224
  • Target Resistance 2: Rp 232
  • Stop Loss: Di bawah Rp 200
Baca Juga:  IHSG Diprediksi Akan Mengalami Pemulihan, Ini Daftar Saham Rekomendasi BNI Sekuritas untuk Hari Senin 9 Maret

4. AMRT (Sell)

Berbeda dengan saham lainnya, AMRT saat ini berada dalam tren yang cukup kuat. Penembusan support pada level Rp 1.420 hingga Rp 1.365 disertai peningkatan volume jual menjadi sinyal kewaspadaan.

  • Harga Terakhir: Rp 1.325
  • Target Support Selanjutnya: Rp 1.290 hingga Rp 1.245

Memahami posisi teknikal dari masing-masing saham di atas sangat penting sebelum mengambil keputusan eksekusi. Berikut adalah tabel ringkasan untuk mempermudah pemantauan level harga bagi para investor:

Kode Saham Rekomendasi Area Buy/Last Price Target Resistance Stop Loss/Support
MBMA Buy 680 – 700 735 – 780 < 650
PADA Buy 205 – 210 224 – 242 < 195
BNBR Buy 204 – 212 224 – 232 < 200
AMRT Sell 1.325 1.290

Tabel di atas memberikan gambaran cepat mengenai batasan risiko dan potensi keuntungan yang diharapkan dari setiap emiten. Pastikan untuk selalu menyesuaikan strategi dengan profil risiko pribadi.

Proyeksi IHSG dan Sentimen Pasar Global

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, memproyeksikan IHSG masih akan bergerak terbatas pada perdagangan hari ini. Fokus utama pasar saat ini tertuju pada upaya indeks dalam menguji area gap di level psikologis 7.000.

Selama IHSG mampu bertahan di atas level tersebut dan menunjukkan tanda-tanda technical rebound, peluang penguatan menuju resistance 7.160 hingga 7.230 tetap terbuka. Kondisi ini sangat bergantung pada sentimen makro yang berkembang di pasar global.

Baca Juga:  Rekomendasi 5 Saham Sektor Infrastruktur AI Potensial untuk Investasi Jangka Panjang 2026

Beberapa faktor eksternal yang menjadi perhatian utama investor antara lain:

  1. Perkembangan negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat yang berdampak langsung pada harga minyak mentah dunia.
  2. Arah kebijakan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed, yang terus dipantau dampaknya terhadap pasar modal global.

Pergerakan indeks yang terbatas mencerminkan sikap wait and see dari para pelaku pasar. Ketidakpastian geopolitik dan global sering kali memicu volatilitas jangka pendek pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Investor disarankan untuk tetap disiplin dalam menerapkan manajemen risiko. Mengingat kondisi pasar yang dinamis, penggunaan stop loss menjadi instrumen krusial untuk melindungi modal dari penurunan yang tidak terduga.

Perlu diingat bahwa seluruh rekomendasi yang disampaikan di atas bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan tujuan keuangan serta profil risiko masing-masing.

Data pasar dan harga saham dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi perdagangan real-time di bursa. Selalu lakukan riset mandiri atau konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi yang signifikan.

Erna Agnesa
Reporter at Desa Karangbendo

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.