Beranda » Pasar Modal » Indeks Harga Saham Gabungan Diprediksi Terus Naik, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Kamis 26 Februari 2024

Indeks Harga Saham Gabungan Diprediksi Terus Naik, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Kamis 26 Februari 2024

(IHSG) berpotensi kembali pada Kamis (26/2/2026). Penguatan ini didukung oleh sentimen positif dari pasar serta volume pembelian yang cukup signifikan di sesi sebelumnya. Investor pun mulai memperhatikan saham-saham yang menjadi rekomendasi dari untuk hari ini.

Secara teknikal, IHSG pada penutupan perdagangan Rabu (25/2/2026) mencatat kenaikan sebesar 0,5% ke level 8.322. Indeks ini juga berhasil mempertahankan posisinya di atas MA20, yang menjadi indikator penting dalam analisis tren jangka pendek. Hal ini menunjukkan bahwa momentum bullish masih berjalan, meski tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi.

Herditya Wicaksana, analis MNC Sekuritas, menyampaikan bahwa jika IHSG mampu bertahan di atas level 8.170, maka peluang penguatan masih terbuka lebar. Target selanjutnya bisa mencapai kisaran 8.440 hingga 8.503. Namun, jika terjadi pembalikan arah, level support di 8.149–8.217 menjadi zona waspada bagi investor.

Level Teknikal IHSG yang Perlu Dipantau

Sebagai panduan tambahan, berikut beberapa level penting yang menjadi acuan dalam analisis teknikal IHSG:

Level Keterangan
Support 1 8.170
Support 2 8.025
Resistance 1 8.408
Resistance 2 8.596

Investor yang ingin memanfaatkan momentum ini perlu memperhatikan saham-saham pilihan yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas. Saham-saham ini dipilih berdasarkan tren teknikal dan volume perdagangan yang menunjukkan potensi penguatan.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (26/2/2026)

Berikut adalah saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas untuk perdagangan Kamis. Setiap saham dilengkapi dengan strategi entry, target price, dan stoploss untuk membantu manajemen risiko.

1. ADMR – Buy on Weakness

ADMR mencatat kenaikan 6,44% ke level 2.150 pada perdagangan sebelumnya. Volume pembelian yang meningkat menunjukkan minat investor yang cukup tinggi. Saham ini diperkirakan sedang membentuk wave [c] dari wave B.

  • Strategi: Buy on Weakness
  • Entry Zone: 2.090–2.120
  • Target Price: 2.190, 2.230
  • Stoploss: di bawah 2.010
Baca Juga:  Analisis 5 Aset Kripto Paling Cuan di Tengah Pasar Lesu 2026 dengan Lonjakan 260 Persen

2. ANTM – Spec Buy

ANTM naik 1,83% ke level 4.460. Saham ini berada di akhir wave c dari wave (b) berdasarkan analisis teknikal. Meski demikian, potensi upside masih terbuka bagi investor yang siap mengambil risiko.

  • Strategi: Spec Buy
  • Entry Zone: 4.400–4.420
  • Target Price: 4.550, 4.680
  • Stoploss: di bawah 4.340

3. ARCI – Buy on Weakness

ARCI menguat 3,29% ke 1.885 dengan dukungan volume pembelian yang solid. Analisis teknikal menunjukkan bahwa saham ini sedang membentuk wave [iii] dari wave 5, yang menandakan fase awal dari tren baru.

  • Strategi: Buy on Weakness
  • Entry Zone: 1.830–1.865
  • Target Price: 1.980, 2.100
  • Stoploss: di bawah 1.805

4. HRUM – Buy on Weakness

HRUM naik 2,50% ke level 1.230. Peningkatan volume perdagangan menunjukkan bahwa minat investor mulai meningkat. Saham ini diperkirakan tengah membentuk wave (iv) dari wave [c].

  • Strategi: Buy on Weakness
  • Entry Zone: 1.130–1.205
  • Target Price: 1.290, 1.310
  • Stoploss: di bawah 1.105

Tips Memanfaatkan Rekomendasi Saham

Investasi di pasar modal memerlukan strategi yang matang. Rekomendasi saham dari MNC Sekuritas bisa menjadi panduan, tetapi tidak serta merta menjamin keuntungan. Penting untuk memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Pahami Strategi Entry dan Exit

Setiap saham yang direkomendasikan dilengkapi dengan entry point dan target price. Investor perlu memastikan bahwa timing pembelian sesuai dengan rekomendasi agar peluang profit lebih terbuka.

Baca Juga:  Tren Harga Emas 2026 Bertahan di Angka 4.795 Dolar AS dengan Potensi Naik 1 Persen

2. Gunakan Stoploss untuk Batasi Risiko

Stoploss adalah alat penting dalam manajemen risiko. Dengan menetapkan stoploss sesuai rekomendasi, investor bisa membatasi kerugian jika bergerak melawan prediksi.

3. Jangan Terlalu Fokus pada Satu Saham

Diversifikasi portofolio tetap menjadi kunci. Meskipun satu saham memiliki potensi tinggi, menyebar risiko ke beberapa saham bisa mengurangi jika terjadi volatilitas.

4. Pantau Sentimen Pasar

Selain analisis teknikal, sentimen pasar juga berpengaruh besar. Kabar ekonomi makro, kebijakan moneter, hingga isu global bisa memengaruhi secara langsung.

Disclaimer

Rekomendasi saham di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Data dan target price yang disebutkan merupakan hasil analisis MNC Sekuritas per tanggal 25 Februari 2026. Investor disarankan untuk melakukan analisis dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan investasi.

Investasi di pasar modal mengandung risiko. Keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing investor. Tetap waspada, selektif, dan disiplin dalam mengelola portofolio.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.