PT Pegadaian mencatat tren peningkatan penyaluran pembiayaan yang signifikan menjelang bulan Ramadan tahun ini. Kenaikan tersebut tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menyatakan bahwa berdasarkan data per 17 Februari 2026, penyaluran pembiayaan secara year to date tumbuh sebesar 13,28 persen. Pertumbuhan ini mencatatkan peningkatan outstanding loan sebesar Rp 17 triliun sehingga totalnya mencapai Rp 143 triliun.
Lonjakan penyaluran pembiayaan ini didominasi oleh produk gadai, terutama Gadai KCA atau Rahn. Produk tersebut merupakan pinjaman tunai cepat dengan jaminan barang seperti emas yang tersedia dalam skema konvensional maupun syariah. Kontribusi produk ini mencapai Rp 108,9 triliun atau sekitar 76 persen dari total outstanding loan. Sementara itu, produk emas menyumbang Rp 17,5 triliun atau sekitar 12 persen dari total pembiayaan.
Ferdian menjelaskan bahwa fenomena peningkatan ini didorong oleh kebutuhan masyarakat akan dana tunai cepat untuk persiapan menyambut Ramadan dan Lebaran. Meskipun harga emas cenderung bergerak stagnan, kondisi tersebut tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk menggadaikan emas karena mayoritas nasabah membutuhkan likuiditas jangka pendek.
Guna mengoptimalkan momentum Ramadan, Pegadaian menyiapkan sejumlah program pemasaran pada kuartal pertama tahun 2026 melalui tema Kado Sahabat. Perusahaan tengah menjalankan sub program Gempita Ramadan di seluruh outlet pada periode 1 hingga 28 Februari 2026. Selanjutnya, Pegadaian akan menghadirkan program Berkah Lebaran yang akan digelar di seluruh outlet pada periode 1 hingga 31 Maret 2026.
Disclaimer: Data keuangan, angka pertumbuhan, dan jadwal program promosi bersifat dinamis serta dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan dan kondisi pasar terkini. Penyaluran pembiayaan bergantung pada verifikasi aset jaminan dan kriteria internal lembaga keuangan.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
