Asosiasi Asuransi Umum Indonesia atau AAUI memproyeksikan portofolio investasi industri asuransi umum tidak akan mengalami perubahan signifikan meskipun Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan pada 2025, total investasi asuransi umum tercatat mencapai Rp 131,43 triliun yang tersebar dalam berbagai instrumen keuangan.
Ketua Umum AAUI Budi Herawan menjelaskan bahwa komposisi investasi saat ini cenderung stabil karena tidak adanya fluktuasi pada suku bunga. Fokus industri asuransi umum ke depannya diperkirakan akan tertuju pada penerbitan surat utang baru oleh pemerintah, yang dinilai berpotensi menjadi target utama penempatan dana investasi.
Hingga saat ini, profitabilitas industri asuransi umum masih sangat bergantung pada kinerja hasil investasi. Beberapa instrumen yang tetap menjadi incaran utama pelaku industri meliputi Surat Berharga Negara atau SBN, reksadana dengan aset dasar yang jelas, serta obligasi korporasi yang dianggap masih menjanjikan keuntungan.
Data OJK menunjukkan bahwa komposisi investasi asuransi umum pada 2025 didominasi oleh SBN dengan porsi 35,9 persen atau senilai Rp 47,21 triliun. Posisi berikutnya ditempati oleh reksadana sebesar 18,9 persen senilai Rp 24,85 triliun dan deposito sebesar 18,4 persen dengan nilai Rp 24,20 triliun.
Selain itu, alokasi pada investasi lainnya tercatat sebesar 11,5 persen atau Rp 15,07 triliun, diikuti obligasi korporasi sebesar 11,4 persen senilai Rp 14,95 triliun. Sementara itu, instrumen saham menempati porsi terkecil yaitu 3,9 persen dengan nilai Rp 5,13 triliun.
Disclaimer: Informasi mengenai data investasi, suku bunga, dan proyeksi pasar dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan otoritas moneter serta dinamika kondisi ekonomi nasional dan global. Pembaca diharapkan bijak dalam menyikapi data angka yang dipaparkan.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
