PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance mencatatkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan dana tunai sebesar Rp 1,1 triliun hingga Januari 2026. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani, menyatakan optimisme bahwa tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut seiring dengan momentum bulan Ramadan yang jatuh pada awal tahun 2026.
Menurut Gani, permintaan pembiayaan dana tunai menjelang Ramadan biasanya mengalami kenaikan karena meningkatnya kebutuhan konsumsi dan belanja masyarakat. Saat ini, penyaluran dana tunai di Adira Finance masih didominasi oleh nasabah lama atau eksisting. Meski demikian, perusahaan tetap berupaya melakukan akuisisi nasabah baru melalui penguatan kanal digital serta kolaborasi di berbagai titik penjualan.
Di tengah optimisme tersebut, Adira Finance menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan. Gani menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memperkuat manajemen risiko dan memperketat seleksi kredit. Selain itu, pemantauan portofolio serta kegiatan penagihan akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi risiko di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Disclaimer: Data keuangan, angka pertumbuhan, dan proyeksi bisnis dalam artikel ini bersifat dinamis sesuai dengan kondisi pasar serta kebijakan perusahaan yang dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Informasi ini dihimpun dari laporan media dan pernyataan resmi narasumber terkait untuk tujuan pemberitaan semata.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
