JAKARTA – EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengonfirmasi pertumbuhan pengguna layanan payroll lebih dari 14% secara tahunan hingga akhir Desember 2025 pada Kamis, 19 Februari 2026.
Hera menyatakan peningkatan jumlah perusahaan yang memanfaatkan layanan payroll BCA tersebut sejalan dengan kebutuhan akan transaksi keuangan yang efisien. Layanan ini merupakan bagian dari Cash Management BCA yang membantu menjaga arus kas nasabah.
“Kondisi ini sekaligus menopang pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), terutama dana murah atau current account saving account (CASA),” ujar Hera F. Haryn. Ia menambahkan, kemudahan transaksi melalui layanan payroll turut menjaga stabilitas likuiditas di tengas persaingan industri perbankan.
Untuk mempertahankan tren positif sepanjang tahun ini, BCA menyiapkan berbagai program payroll yang menawarkan manfaat bagi perusahaan dan karyawan. Bank juga memperluas kemitraan strategis dengan sejumlah platform digital, mencakup platform akuntansi, layanan legal, dan human resources (HR).
“BCA optimistis strategi tersebut dapat memperkuat basis dana murah sekaligus menjaga stabilitas likuiditas di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat,” imbuh Hera. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat kolaborasi komunitas payroll dan memperluas ekosistem perusahaan mitra.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
