Pernah merasa layanan bayar nanti justru bikin kepala pusing karena tagihan bulanan yang terus menumpuk?
Banyak pengguna GoPay Paylater mulai mempertimbangkan untuk menonaktifkan fitur ini. Alasannya beragam, mulai dari biaya administrasi yang dianggap memberatkan, limit yang terlalu kecil, hingga keinginan untuk lebih disiplin mengatur keuangan pribadi. Nah, kabar baiknya, proses penonaktifan bisa dilakukan secara sementara maupun permanen.
Perlu diketahui, GoPay Paylater yang kini dikelola oleh PT Multifinance Anak Bangsa (PT MAB) merupakan layanan resmi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, proses penonaktifannya pun memiliki prosedur resmi yang harus diikuti agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data terbaru dan dapat berubah sesuai kebijakan Gojek maupun OJK.
Simak panduan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini untuk memahami syarat, langkah, hingga hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menonaktifkan GoPay Paylater. Sebagai apresiasi sudah membaca sampai akhir, ada link dana kaget yang bisa dicek di bagian penutup artikel.
Kenapa Banyak Pengguna Ingin Menonaktifkan GoPay Paylater?
Layanan paylater memang dirancang untuk mempermudah transaksi digital. Tapi tidak semua orang merasa cocok menggunakannya dalam jangka panjang.
Beberapa alasan yang paling sering muncul di antaranya:
- Biaya administrasi bulanan yang dirasa cukup tinggi dibandingkan layanan paylater lain
- Limit kredit terlalu kecil dan tidak bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan
- Kekhawatiran terhadap kebiasaan belanja impulsif yang sulit dikontrol
- Fitur GoPay Paylater tidak mendukung transaksi di semua platform e-commerce
- Keinginan untuk beralih ke metode pembayaran langsung seperti saldo GoPay atau transfer bank
Isu yang sempat beredar bahwa menonaktifkan GoPay Paylater akan merusak skor kredit ternyata tidak sepenuhnya akurat. Berdasarkan ketentuan OJK, yang mempengaruhi skor kredit di SLIK adalah riwayat keterlambatan pembayaran, bukan penonaktifan layanan secara sukarela. Selama semua tagihan sudah dilunasi, penonaktifan bisa dilakukan tanpa dampak negatif pada catatan kredit.
Syarat Wajib Sebelum Menonaktifkan GoPay Paylater
Sebelum masuk ke langkah teknis, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Melewatkan satu saja bisa membuat proses penonaktifan tertunda atau bahkan gagal.
Berikut syarat yang wajib dipenuhi:
- Seluruh tagihan sudah lunas. Tidak boleh ada tagihan jatuh tempo maupun tagihan periode sebelumnya yang belum terbayar. Jika masih ada tunggakan, termasuk denda keterlambatan, semuanya harus diselesaikan terlebih dahulu.
- Pembayaran otomatis sudah dinonaktifkan. Jika sebelumnya GoPay Paylater digunakan untuk membayar tagihan rutin seperti listrik, PDAM, internet, atau BPJS secara otomatis, fitur tersebut harus dihentikan dulu.
- Limit yang tersisa sesuai ketentuan. Pastikan limit kredit yang tersisa masih utuh sesuai ketentuan dari Gojek, atau memang belum pernah digunakan sama sekali.
Nah, jika ketiga syarat di atas sudah terpenuhi, proses penonaktifan bisa langsung dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Cara Menonaktifkan GoPay Paylater Sementara (Ubah Metode Pembayaran)
Perlu dicatat, hingga saat ini belum ada fitur resmi dari Gojek untuk menonaktifkan GoPay Paylater secara sementara. Tapi ada alternatif yang cukup efektif, yaitu mengubah metode pembayaran utama dari GoPay Paylater ke saldo GoPay atau tunai.
Dengan cara ini, GoPay Paylater tidak akan digunakan untuk transaksi apapun. Biaya administrasi bulanan pun otomatis tidak akan dibebankan selama metode pembayaran utama bukan GoPay Paylater.
Langkah-Langkah Mengubah Metode Pembayaran di Aplikasi Gojek
Prosesnya cukup sederhana dan bisa dilakukan langsung dari smartphone. Pastikan aplikasi Gojek sudah diperbarui ke versi terbaru sebelum memulai.
- Buka aplikasi Gojek, lalu pada halaman utama pilih menu Eksplor (ikon roket di kolom GoPay)
- Masuk ke menu Pengaturan yang ditandai dengan ikon roda bergerigi
- Pilih opsi Atur Metode Pembayaran
- Geser atau pilih GoPay atau Tunai sebagai metode pembayaran utama
- Jika berhasil, akan muncul label “Utama” pada metode pembayaran yang dipilih
Setelah langkah di atas selesai, GoPay Paylater otomatis tidak lagi menjadi metode pembayaran utama. Selain GoPay dan Tunai, ada juga opsi metode pembayaran lain yang tersedia di Gojek seperti LinkAja, Kantong Jago, serta kartu debit atau kredit.
Cara Mengaktifkan Kembali GoPay Paylater
Karena sifatnya hanya mengubah metode pembayaran, GoPay Paylater sebenarnya masih aktif dan terhubung ke akun. Jadi, mengaktifkannya kembali juga sangat mudah.
Cukup ulangi langkah yang sama melalui menu Pengaturan, lalu ubah metode pembayaran utama kembali ke GoPay Paylater. Tidak perlu registrasi ulang atau menghubungi customer service.
Cara Menonaktifkan GoPay Paylater Secara Permanen (Hubungi CS Gojek)
Berbeda dengan penonaktifan sementara, penonaktifan permanen mengharuskan pengguna untuk menghubungi pihak Gojek secara langsung. Tidak ada tombol atau menu di aplikasi yang bisa digunakan untuk menutup layanan GoPay Paylater secara permanen.
Proses ini dilakukan melalui verifikasi data oleh tim customer service Gojek. Setelah disetujui, akun GoPay Paylater akan dihapus dan tidak bisa digunakan lagi.
Via Call Center Gojek
Cara paling cepat untuk mendapatkan respons adalah melalui telepon langsung. Hubungi call center Gojek di nomor 021-50849000 yang tersedia 24 jam.
Sampaikan dengan jelas bahwa tujuannya adalah menonaktifkan layanan GoPay Paylater secara permanen. Tim customer service akan memandu seluruh prosesnya, termasuk verifikasi data diri.
Via Email dan Media Sosial Resmi Gojek
Jika tidak ingin melalui telepon, ada beberapa kanal lain yang bisa digunakan:
- Email: [email protected]
- Facebook: @gojekindonesia
- Twitter/X: @gojekindonesia
- Instagram: @gojekindonesia
Saat mengirim email, pastikan subjek pesan sudah jelas, misalnya “Permohonan Penonaktifan GoPay Paylater Permanen”. Sertakan juga data diri lengkap agar proses verifikasi lebih cepat.
Data yang Perlu Disiapkan
Sebelum menghubungi customer service, siapkan terlebih dahulu dokumen dan informasi berikut agar prosesnya berjalan lancar:
- Data diri sesuai KTP (nama lengkap, NIK)
- Alamat email yang terdaftar di akun GoPay Paylater
- Nomor ponsel yang terhubung dengan akun Gojek
- Konfirmasi bahwa seluruh tagihan sudah dilunasi
Kelengkapan data ini akan mempercepat proses verifikasi oleh tim Gojek.
Berapa Lama Proses Penonaktifan GoPay Paylater?
Untuk penonaktifan sementara melalui pengaturan metode pembayaran, prosesnya instan. Begitu metode pembayaran utama diubah, GoPay Paylater langsung tidak aktif saat itu juga.
Sedangkan untuk penonaktifan permanen, prosesnya membutuhkan waktu minimal 2 hari kerja setelah semua data diverifikasi oleh pihak Gojek. Durasi ini bisa lebih lama jika ada tagihan yang belum terselesaikan atau data yang tidak lengkap.
Berikut perbandingan singkat antara kedua metode penonaktifan:
| Aspek | Nonaktif Sementara | Nonaktif Permanen |
|---|---|---|
| Cara | Ubah metode pembayaran di aplikasi | Hubungi CS Gojek |
| Durasi Proses | Instan | Minimal 2 hari kerja |
| Bisa Aktif Kembali? | Ya, kapan saja | Tidak, harus daftar ulang |
| Perlu Hubungi CS? | Tidak | Ya (wajib) |
| Biaya Admin Bulanan | Tidak dikenakan | Tidak dikenakan |
| Status Akun Paylater | Masih terhubung | Dihapus permanen |
Tabel di atas bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan metode mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah GoPay Paylater Dinonaktifkan
Setelah proses penonaktifan berhasil, ada beberapa hal penting yang sebaiknya dipahami agar tidak menimbulkan kebingungan di kemudian hari.
Jika memilih penonaktifan sementara, akun GoPay Paylater masih terhubung dan bisa diaktifkan kapan saja. Metode ini cocok untuk pengguna yang hanya ingin “istirahat” sementara dari layanan bayar nanti tanpa kehilangan akses sepenuhnya.
Sedangkan untuk penonaktifan permanen, akun akan kembali menjadi GoPay biasa tanpa limit kredit. Jika suatu saat ingin menggunakan GoPay Paylater lagi, harus melakukan pendaftaran ulang dari awal. Persetujuan pendaftaran ulang ini bergantung pada hasil analisis kelayakan kredit oleh PT Multifinance Anak Bangsa, sehingga tidak ada jaminan pasti akan langsung diterima kembali.
Satu hal lagi yang perlu diingat, sesuai POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang Buy Now Pay Later, semua layanan paylater termasuk GoPay Paylater wajib melaporkan data debitur ke SLIK OJK. Riwayat penggunaan yang baik (tanpa tunggakan) justru bisa menjadi catatan positif untuk pengajuan kredit di masa depan.
Waspada Penipuan dan Kontak Resmi Layanan GoPay Paylater
Di tengah maraknya kasus penipuan digital, penting untuk selalu waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan Gojek atau GoPay. Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, atau data pribadi kepada siapapun melalui telepon, WhatsApp, atau pesan langsung di media sosial.
GoPay memiliki akun WhatsApp resmi, namun hanya digunakan untuk promosi dan informasi marketing. Akun tersebut tidak melayani keluhan atau pertanyaan pelanggan. Jika mendapat pesan mencurigakan yang mengaku dari Gojek atau GoPay, pastikan akun tersebut memiliki tanda centang biru (verified).
Berikut daftar kontak resmi yang bisa dihubungi untuk keperluan terkait GoPay Paylater:
| Layanan | Kontak | Keterangan |
|---|---|---|
| Call Center Gojek | 021-50849000 | Tersedia 24 jam |
| Email GoPay | [email protected] | Keluhan dan pengaduan |
| PT MAB (Penyedia GoPay Later) | Melalui aplikasi Gojek/GoPay | Menu Bantuan di aplikasi |
| Pengaduan OJK | Telepon 157 / WA 081-157-157-157 | Laporan pelanggaran layanan keuangan |
| Email OJK | [email protected] | Form pengaduan di kontak157.ojk.go.id |
| Alamat Kantor GoPay | Pasaraya Blok M Gedung B Lt. 6, Jl. Iskandarsyah II No.7, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan | Kantor pusat GoPay |
Simpan kontak di atas sebagai referensi. Jika merasa ada pihak yang melakukan penagihan tidak sesuai aturan atau mengalami masalah dalam proses penonaktifan, langsung laporkan melalui kanal OJK Kontak 157.
Penutup
Menonaktifkan GoPay Paylater, baik secara sementara maupun permanen, sebenarnya bukan proses yang rumit. Selama semua tagihan sudah beres dan syarat terpenuhi, prosesnya bisa berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Keputusan untuk berhenti menggunakan layanan bayar nanti merupakan langkah bijak dalam mengelola keuangan digital. Tidak ada yang salah dengan memanfaatkan fitur paylater, tapi juga tidak ada yang salah dengan memilih untuk tidak menggunakannya. Yang terpenting, setiap keputusan finansial diambil secara sadar dan sesuai kemampuan. Informasi dalam artikel ini bersumber dari data resmi Gojek, gopay.co.id, serta regulasi OJK, dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru masing-masing pihak.
Terima kasih sudah membaca sampai akhir, semoga panduan ini benar-benar membantu. Semoga diberikan kemudahan dalam setiap urusan keuangan dan selalu dilindungi dari segala bentuk penipuan digital.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.



