Pernah merasa bingung ketika fitur Lazada PayLater tiba-tiba tidak muncul di halaman checkout, padahal sudah sangat dibutuhkan untuk belanja?
Keluhan ini masih jadi topik hangat di awal 2026, terutama dari pengguna baru yang baru saja membuat akun Lazada. Banyak yang mengira layanan Buy Now Pay Later (BNPL) ini langsung aktif begitu akun terdaftar, padahal kenyataannya tidak sesederhana itu.
Isu yang beredar soal Lazada PayLater bisa langsung digunakan tanpa syarat apapun ternyata tidak akurat. Lazada dan mitra pembiayaannya menerapkan sistem seleksi ketat berbasis credit scoring yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga tidak semua akun otomatis mendapat akses fitur ini.
Mulai dari penyebab utama hingga solusi yang terbukti efektif, simak penjelasan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini. Sebagai apresiasi telah membaca sampai akhir, ada link DANA Kaget yang bisa diklaim di bagian penutup artikel.
Apa Itu Lazada PayLater dan Bagaimana Regulasi OJK Mengaturnya?

Lazada PayLater adalah fitur pembayaran kredit digital yang memungkinkan pengguna berbelanja di Lazada dan membayarnya di kemudian hari. Opsi pembayarannya cukup fleksibel, mulai dari lunas dalam 30 hari hingga cicilan bertahap sampai 12 bulan.
Layanan ini dikelola melalui kerja sama dengan mitra pembiayaan seperti Kredivo, Akulaku, dan Atome yang telah mengantongi izin resmi dari OJK. Jadi, bukan Lazada sendiri yang memberikan pinjaman, melainkan lembaga keuangan berlisensi di balik layanan tersebut.
Nah, penting untuk dipahami bahwa layanan BNPL di Indonesia kini diatur lebih ketat sesuai POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later. Regulasi ini mewajibkan transparansi biaya, perlindungan data pribadi, serta pelaporan riwayat kredit ke SLIK OJK.
Limit yang ditawarkan cukup variatif, mulai dari Rp500.000 hingga Rp15.000.000 tergantung profil risiko masing-masing pengguna. Angka ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan mitra pembiayaan dan regulasi OJK terbaru.
Penyebab Lazada PayLater Tidak Muncul di Aplikasi
Sebelum langsung mencari solusi, memahami akar masalahnya terlebih dahulu jauh lebih efektif. Berikut tujuh penyebab umum yang sering membuat fitur Lazada PayLater tidak tersedia di aplikasi.
1. Sistem Seleksi Otomatis dan Credit Scoring
Lazada tidak memberikan akses PayLater secara merata ke semua pengguna. Sistem algoritma akan menilai kelayakan berdasarkan data profil, frekuensi transaksi, dan skor kredit sebelum menampilkan fitur ini di halaman pembayaran.
Pengguna baru yang belum memiliki rekam jejak transaksi cenderung belum “dikenali” oleh sistem. Ini bukan berarti ditolak permanen, melainkan belum melewati threshold yang ditetapkan algoritma seleksi.
2. KTP Belum Terverifikasi atau Data Tidak Valid
Verifikasi KTP merupakan syarat mutlak untuk mengakses fitur pembiayaan di Lazada. Tanpa proses ini, sistem tidak akan menampilkan opsi PayLater sama sekali.
Data yang tidak konsisten antara nama di akun Lazada dan nama di KTP juga bisa menyebabkan kegagalan verifikasi. Pastikan foto KTP jelas, tidak buram, dan informasi yang diisi sesuai dokumen asli.
3. Riwayat Transaksi di Lazada Terlalu Rendah
Frekuensi dan nilai belanja menjadi salah satu indikator utama yang dinilai sistem. Akun yang jarang bertransaksi atau hanya melakukan pembelian nominal kecil biasanya belum mendapat tawaran PayLater.
Logikanya cukup sederhana. Lazada dan mitra BNPL-nya perlu melihat pola belanja yang konsisten sebelum mempercayakan fasilitas kredit kepada suatu akun.
4. Catatan Kredit Bermasalah di SLIK OJK
Mitra pembiayaan Lazada seperti Kredivo dan Akulaku akan melakukan pengecekan riwayat kredit ke Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Jika tercatat ada tunggakan atau kredit macet di platform lain, peluang mendapatkan PayLater menjadi sangat kecil.
Bahkan tunggakan kecil yang sudah lama tidak dilunasi tetap bisa jadi penghalang. Sistem membaca seluruh rekam jejak keuangan digital secara otomatis tanpa terkecuali.
5. Aplikasi Lazada Belum Diperbarui
Versi aplikasi yang sudah usang bisa menyebabkan beberapa fitur terbaru tidak tampil, termasuk PayLater. Berdasarkan informasi pusat bantuan resmi Lazada, menggunakan versi terkini sangat penting agar semua layanan dan pembaruan sistem berjalan optimal.
6. E-Wallet DANA Belum Terhubung
Menghubungkan akun DANA ke Lazada ternyata menjadi salah satu faktor yang bisa meningkatkan kredibilitas akun di mata sistem. Beberapa pengguna melaporkan fitur PayLater baru muncul setelah e-wallet DANA berhasil ditautkan ke akun Lazada mereka.
7. Masih Ada Tunggakan di Lazada atau Platform Lain
Cicilan yang masih berjalan di Lazada PayLater sebelumnya, atau tunggakan di platform mitra seperti Akulaku, bisa membuat fitur ini tidak tersedia. Sistem BNPL umumnya hanya mengizinkan satu transaksi cicilan aktif pada satu waktu hingga lunas.
7 Cara Memunculkan Lazada PayLater yang Tidak Muncul
Setelah memahami penyebabnya, berikut tujuh langkah konkret yang bisa dilakukan agar fitur Lazada PayLater kembali tersedia di aplikasi.
1. Perbarui Aplikasi Lazada ke Versi Terbaru
Langkah paling dasar tapi sering diabaikan. Buka Play Store atau App Store, cari aplikasi Lazada, lalu tekan tombol “Update” jika tersedia.
Pembaruan aplikasi biasanya membawa perbaikan bug dan peningkatan fitur yang bisa memengaruhi tampilan metode pembayaran. Setelah update selesai, restart aplikasi dan cek kembali halaman checkout.
2. Lengkapi dan Verifikasi Ulang Data Diri
Pastikan seluruh informasi di profil Lazada sudah terisi lengkap dan sesuai KTP. Mulai dari nama lengkap, alamat, pekerjaan, penghasilan, hingga kontak darurat.
Untuk verifikasi identitas, siapkan dokumen berikut:
- e-KTP asli (bukan fotokopi atau yang sudah dilaminasi)
- Foto selfie sambil memegang KTP
- Nomor HP aktif yang terdaftar di akun
Data palsu akan terdeteksi saat pengecekan silang dengan database kependudukan atau SLIK OJK, jadi pastikan semuanya valid.
3. Tingkatkan Aktivitas Belanja Secara Konsisten
Mulai lakukan pembelian secara rutin menggunakan metode pembayaran lain seperti transfer bank atau COD. Frekuensi transaksi yang konsisten akan membangun trust score lebih baik di mata sistem Lazada.
Tidak perlu belanja dalam nominal besar. Beberapa kali transaksi kecil yang dilakukan secara rutin sudah cukup untuk memancing sistem menawarkan fitur PayLater.
4. Hubungkan E-Wallet DANA ke Akun Lazada
Proses menautkan DANA ke Lazada cukup mudah dan bisa dilakukan dalam beberapa langkah:
- Buka aplikasi Lazada, masuk ke menu “Akun”
- Pilih opsi “DANA” di bagian metode pembayaran
- Ikuti instruksi untuk menautkan akun DANA yang sudah terverifikasi
- Tunggu konfirmasi bahwa proses linking berhasil
Menghubungkan DANA tidak hanya menambah opsi pembayaran, tapi juga berpotensi meningkatkan profil kredit pengguna di ekosistem Lazada.
5. Gunakan Lazada Kredit Sebagai Langkah Awal
Jika PayLater belum tersedia, coba aktifkan dan gunakan Lazada Kredit terlebih dahulu. Fitur ini memiliki mekanisme serupa dan bisa menjadi “jembatan” untuk membuktikan kelayakan kredit sebelum PayLater ditawarkan oleh sistem.
Singkatnya, Lazada Kredit berfungsi sebagai batu loncatan yang menunjukkan konsistensi pembayaran tepat waktu kepada algoritma seleksi.
6. Lunasi Semua Tunggakan dan Cicilan Aktif
Periksa apakah masih ada cicilan yang berjalan di Lazada maupun di platform mitra seperti Akulaku atau Kredivo. Segera lunasi seluruh tagihan agar status akun kembali bersih.
Perlu diingat, keterlambatan pembayaran akan tercatat di SLIK OJK dan bisa memengaruhi pengajuan kredit di masa depan. Jadi, prioritaskan pelunasan tagihan sebelum mengajukan PayLater kembali.
7. Hubungi Customer Service Lazada
Jika semua langkah di atas sudah dicoba tapi fitur tetap tidak muncul, langkah terakhir adalah menghubungi layanan pelanggan Lazada secara langsung. Tim CS bisa membantu mengecek status akun dan memberikan solusi yang lebih spesifik sesuai kondisi masing-masing.
Layanan pelanggan Lazada bisa dihubungi melalui:
- Live Chat di aplikasi Lazada (menu “Akun” → “Chat dengan CS”)
- Telepon di nomor 021-8064-0090
- Email melalui formulir di pusat bantuan Lazada
Syarat dan Ketentuan Aktivasi Lazada PayLater 2026
Sebelum mengajukan aktivasi, pastikan seluruh persyaratan berikut sudah terpenuhi agar proses verifikasi berjalan lancar tanpa hambatan.
| Persyaratan | Keterangan |
|---|---|
| Kewarganegaraan | Warga Negara Indonesia (WNI) |
| Usia | 18 sampai 50 tahun |
| Identitas | e-KTP asli yang masih berlaku (bukan fotokopi) |
| Akun Lazada | Terverifikasi dengan nomor HP aktif |
| Riwayat Transaksi | Aktif berbelanja di Lazada (minimal beberapa transaksi) |
| Riwayat Kredit | Tidak tercatat kredit macet di SLIK OJK |
| E-Wallet | Disarankan menghubungkan akun DANA |
Data syarat di atas disusun berdasarkan informasi pusat bantuan resmi Lazada dan ketentuan mitra pembiayaan, serta dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru.
Perbandingan Limit, Tenor, dan Mitra BNPL di Lazada
Lazada bekerja sama dengan beberapa mitra pembiayaan resmi yang masing-masing menawarkan skema berbeda. Tabel berikut bisa dijadikan referensi perbandingan sebelum mengajukan aktivasi.
| Mitra BNPL | Estimasi Limit | Opsi Tenor | Estimasi Bunga | Status OJK |
|---|---|---|---|---|
| Akulaku | Rp500rb – Rp15 juta | 1, 3, 6, 12 bulan | Bervariasi | Terdaftar ✓ |
| Kredivo | Rp500rb – Rp30 juta | 30 hari, 3, 6, 12 bulan | ~2,6%/bulan | Terdaftar ✓ |
| Atome | Bervariasi | 3x cicilan | 0% (merchant tertentu) | Terdaftar ✓ |
| Home Credit | Rp500rb – Rp20 juta | 3, 6, 12 bulan | Bervariasi | Terdaftar ✓ |
Seluruh data estimasi di atas bersifat umum berdasarkan informasi yang tersedia per awal 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing mitra serta regulasi OJK terbaru. Selalu baca ringkasan kontrak dengan teliti sebelum menyetujui aktivasi.
Tips Agar Pengajuan Lazada PayLater Langsung Disetujui
Selain mengikuti tujuh cara di atas, beberapa strategi tambahan bisa meningkatkan peluang agar pengajuan langsung disetujui oleh sistem.
- Pastikan nama di akun Lazada sama persis dengan KTP. Perbedaan satu huruf saja bisa menyebabkan penolakan otomatis saat verifikasi silang dengan database kependudukan.
- Gunakan foto KTP yang jelas dan berkualitas. Hindari foto buram, terpotong, atau terkena pantulan cahaya.
- Isi semua kolom data profil tanpa terkecuali. Informasi pekerjaan, penghasilan, dan kontak darurat sangat memengaruhi penilaian sistem.
- Jangan ajukan ke banyak platform BNPL sekaligus. Terlalu banyak inquiry dalam waktu singkat bisa menurunkan skor kredit di SLIK OJK.
- Bayar semua tagihan tepat waktu. Konsistensi pembayaran adalah faktor terbesar yang menentukan kelayakan kredit jangka panjang.
Nah, yang paling penting sebenarnya adalah kesabaran. Sistem seleksi Lazada bersifat dinamis dan terus mengevaluasi profil pengguna secara berkala.
Waspada Penipuan dan Kontak Layanan Resmi Lazada
Seiring populernya Lazada PayLater, modus penipuan yang mengatasnamakan layanan ini juga semakin marak. Beberapa hal yang perlu diwaspadai agar tidak menjadi korban:
- Lazada atau mitra BNPL tidak pernah meminta transfer uang untuk aktivasi. Jika ada pihak yang meminta biaya aktivasi, itu sudah pasti penipuan.
- Limit PayLater tidak bisa dicairkan menjadi uang tunai. Praktik gesek tunai (gestun) adalah tindakan ilegal yang melanggar syarat layanan dan bisa menyebabkan akun dibekukan permanen.
- Jangan pernah memberikan OTP, PIN, atau data pribadi kepada siapapun yang mengaku dari Lazada melalui telepon, SMS, atau pesan langsung di media sosial.
Jika mengalami kendala atau menemukan aktivitas mencurigakan, segera hubungi kanal resmi berikut:
- Customer Service Lazada: 021-8064-0090
- Live Chat Lazada: Menu “Akun” → “Chat dengan CS” di aplikasi
- Kontak OJK: 157 atau melalui website ojk.go.id
- Email Pengaduan OJK: [email protected]
Menjaga keamanan data pribadi adalah tanggung jawab bersama. Sesuai regulasi OJK, seluruh mitra pembiayaan Lazada wajib melindungi data konsumen dan mematuhi ketentuan UU Perlindungan Data Pribadi yang berlaku di Indonesia.
Penutup
Lazada PayLater yang tidak muncul di aplikasi bukanlah masalah tanpa solusi. Dengan memahami penyebabnya dan mengikuti tujuh langkah yang sudah dibahas, peluang untuk mendapatkan akses fitur ini terbuka jauh lebih besar.
Seluruh informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data yang tersedia per awal 2026, mengacu pada regulasi OJK dan informasi resmi dari Lazada beserta mitra pembiayaannya. Namun, kebijakan layanan bisa berubah sewaktu-waktu, jadi selalu verifikasi informasi terkini langsung melalui aplikasi Lazada atau situs resmi OJK di ojk.go.id.
Terima kasih sudah membaca sampai akhir, semoga panduan ini bermanfaat dan membantu. Sebagai apresiasi, silakan klaim link DANA Kaget berikut:
https://link.dana.id/danakaget?c=sqr4le6fa&r=hHrDkq&orderId=20260204101214954715010300166003762145592
Jika link sudah habis atau tidak aktif, silakan cek artikel terbaru kami karena di setiap artikel setiap hari selalu ada link DANA Kaget baru. Jangan lupa juga join channel Telegram desakarangbendo.id untuk mendapatkan informasi berita terbaru dan link DANA Kaget terbaru langsung di notifikasi.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.




