Beranda » Pasar Modal » Indeks Harga Saham Gabungan Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Emiten Unggulan dari Kiwoom Sekuritas untuk Minggu Ini

Indeks Harga Saham Gabungan Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Emiten Unggulan dari Kiwoom Sekuritas untuk Minggu Ini

Harga Gabungan (IHSG) berpotensi kembali tertekan di awal pekan ini. Sentimen pasar masih terlihat lemah menjelang libur panjang Lebaran, yang akan dimulai Rabu, 18 Maret . Investor tampak cenderung waspada, terutama dengan adanya tekanan dari aksi jual asing yang cukup signifikan sepanjang pekan lalu.

Pekan lalu, IHSG mencatatkan penurunan hampir 6%, salah satunya dipicu oleh net sell asing yang mencapai Rp 1,2 triliun. Jumat (13/3) saja, IHSG terperosok 3,75% ke level 7.137. Angka ini bahkan merupakan new low dari level sebelumnya di 7.156,7. Tekanan dari luar dan dominasi investor asing dalam aksi jual membuat pasar saham Tanah Air terlihat belum stabil.

Proyeksi IHSG Hari Ini

Sentimen negatif ini diperkirakan masih akan membayangi perdagangan Senin (16/3). Namun, bukan berarti tidak ada peluang. Ada beberapa level kunci yang bisa menjadi acuan investor dalam memantau pergerakan IHSG ke depannya.

1. Support Kuat di Level 7.000 dan 7.120

Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menyebut bahwa IHSG berpotensi turun terbatas. Dua level support yang perlu diperhatikan adalah di 7.120 dan 7.000. Jika indeks mampu bertahan di atas level tersebut, tekanan jual bisa mulai berkurang.

2. Investor Disarankan Menunggu

Menjelang libur pasar selama Lebaran, strategi yang paling aman adalah menunggu dan mengamati perkembangan lebih lanjut. Investor juga disarankan untuk menyimpan lebih banyak cash. Ini sebagai antisipasi terhadap gejolak pasar global yang bisa terjadi saat bursa sedang libur.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun pada Selasa (17/3), Kini Semakin Jauh dari Rp 3 Juta

Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas

Meski sentimen pasar sedang tidak bersahabat, Kiwoom Research tetap memberikan sejumlah rekomendasi saham yang bisa menjadi pertimbangan. Saham-saham ini dipilih berdasarkan fundamental perusahaan dan potensi rebound jangka pendek.

Namun, penting untuk diingat bahwa rekomendasi ini bukan merupakan ajakan membeli atau menjual. Setiap keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

1. ADMR – Arwana Citramulia Tbk

Saham ini masuk dalam rekomendasi dengan potensi kenaikan di kisaran 4,3% hingga 7,4%.

  • Entry Buy: 1.890 – 1.940
  • Price: 2.000 – 2.060
  • Support: 1.865 – 1.890
  • Cut Loss: 1.855

2. BBCA – Bank Central Asia Tbk

BBCA tetap menjadi pilihan menarik di tengah ketidakpastian. Saham ini punya target price yang cukup menjanjikan.

  • Entry Buy: 6.700 – 6.875
  • Target Price: 7.100 – 7.300
  • Support: 6.600 – 6.700
  • Cut Loss: 6.550

3. BUKA – Bukalapak.com Tbk

Sebagai salah satu teknologi yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, BUKA masuk dalam daftar rekomendasi.

  • Entry Buy: 132 – 136
  • Target Price: 141 – 145
  • Support: 130 – 132
  • Cut Loss: 128

4. PTBA – Bukit Asam Tbk

, sebagai emiten sektor , juga masuk dalam rekomendasi karena dinilai memiliki fundamental yang kuat.

  • Entry Buy: 2.840 – 2.910
  • Target Price: 3.000 – 3.090
  • Support: 2.790 – 2.840
  • Cut Loss: 2.770

Strategi Investasi Menjelang Libur Lebaran

Menjelang libur pasar, investor sebaiknya tidak terlalu agresif. Pasar cenderung lebih volatil menjelang hari besar, apalagi dengan adanya potensi yang bisa terjadi selama BEI libur.

Baca Juga:  Potensi Penguatan IHSG Terus Berlanjut dan 5 Pilihan Saham BRI Sekuritas 26 Maret 2026

1. Simpan Cash Lebih Banyak

Menyimpan lebih banyak likuiditas adalah langkah antisipatif yang cerdas. Investor bisa memanfaatkan dana ini untuk membeli saham saat harga sudah lebih wajar setelah libur.

2. Fokus ke Saham dengan Fundamental Kuat

Saham-saham dengan kinerja keuangan yang solid dan debt-to-equity ratio rendah cenderung lebih tahan terhadap . Saham seperti BBCA dan PTBA adalah contoh yang bisa dijadikan pertimbangan.

3. Gunakan Strategi Cut Loss

Dengan kondisi pasar yang tidak menentu, cut loss menjadi penting untuk meminimalkan risiko kerugian. Saham yang sudah menyentuh batas cut loss sebaiknya dilepas, meski berat hati.

Kesimpulan

Pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi tertekan, terutama dengan sentimen negatif dari investor asing dan ketidakpastian menjelang libur Lebaran. Namun, bukan berarti tidak ada peluang. Investor yang tetap ingin bermain di pasar bisa mempertimbangkan rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas, dengan tetap memperhatikan manajemen risiko.

Disclaimer: Data dan rekomendasi dalam artikel ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.