Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan sinyal positif untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (26/3/2026). Optimisme pasar terbangun setelah indeks mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 2,75 persen ke level 7.302 pada sesi sebelumnya.
Momentum kenaikan tersebut diperkuat oleh aliran dana asing yang masuk ke pasar reguler dengan catatan net foreign buy mencapai Rp 55,57 miliar. Kondisi ini mencerminkan kembalinya kepercayaan investor terhadap aset berisiko di pasar modal domestik.
Analisis Fundamental dan Teknikal IHSG
Pergerakan indeks saat ini mendapatkan dukungan kuat dari sentimen eksternal yang mulai stabil. Meredanya tensi geopolitik setelah adanya inisiatif proposal de-eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi katalis utama yang menenangkan pasar global.
Selain itu, penurunan harga minyak mentah dunia memberikan dampak positif bagi persepsi risiko fiskal dalam negeri. Tekanan terhadap defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai mulai melandai seiring dengan koreksi harga komoditas energi tersebut.
Secara teknikal, IHSG kini sedang berada dalam fase pengujian level resistance krusial di area 7.340. Jika indeks mampu menembus level tersebut secara valid, potensi kenaikan lanjutan menuju target psikologis di level 7.500 terbuka lebar.
Sentimen domestik juga tidak kalah penting dalam menjaga ritme perdagangan. Agenda pembagian dividen, jadwal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta rilis laporan keuangan emiten menjadi bahan bakar tambahan bagi pergerakan harga saham di berbagai sektor.
Berikut adalah ringkasan faktor pendorong pasar yang perlu diperhatikan:
- Rebound mayoritas bursa Asia yang memberikan efek domino positif.
- Peningkatan volume transaksi di pasar reguler.
- Stabilitas harga minyak mentah dunia yang menekan risiko inflasi.
- Antusiasme investor terhadap agenda korporasi seperti dividen dan RUPS.
Rekomendasi Saham Pilihan
BRI Danareksa Sekuritas telah memetakan beberapa saham yang memiliki potensi pergerakan menarik untuk perdagangan hari ini. Analisis ini mencakup berbagai strategi mulai dari swing trade hingga day trade untuk memaksimalkan peluang di tengah volatilitas pasar.
Berikut adalah rincian rekomendasi saham yang dapat dipantau oleh pelaku pasar:
1. VKTR (Swing Trade)
Saham VKTR menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah setelah berada di area support antara 600 hingga 680. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, potensi technical rebound menuju level target tetap terbuka.
- Rekomendasi: Buy
- Area Pembelian: 680–720
- Target Harga 1: 760
- Target Harga 2: 820
- Stop Loss: Di bawah 600
2. EMTK (Day Trade)
EMTK memperlihatkan pola reversal yang cukup kuat setelah berhasil membentuk posisi higher low. Keberhasilan menembus level neckline di 765 menjadi sinyal positif untuk melanjutkan tren kenaikan.
- Rekomendasi: Buy
- Area Pembelian: 800–835
- Target Harga 1: 875
- Target Harga 2: 940
- Stop Loss: Di bawah 750
3. BUKA (Day Trade)
Pergerakan BUKA mulai menunjukkan pemulihan setelah berhasil memantul dari area support. Level 1.300 kini berfungsi sebagai support baru yang solid untuk menopang kenaikan harga selanjutnya.
- Rekomendasi: Buy
- Area Pembelian: 1.300–1.330
- Target Harga 1: 1.370
- Target Harga 2: 1.395
- Stop Loss: Di bawah 1.280
4. RUNS (Sell)
Berbeda dengan saham lainnya, RUNS menunjukkan potensi pelemahan setelah lonjakan volume diikuti oleh tekanan jual yang cukup masif. Penolakan harga di area resistance 134 mengindikasikan adanya potensi koreksi lebih lanjut.
- Rekomendasi: Sell
- Harga Terakhir: 100
- Target Support Berikutnya: 88–80
Perbandingan Strategi Transaksi
Untuk memudahkan pengambilan keputusan, berikut adalah tabel perbandingan strategi untuk saham-saham yang direkomendasikan di atas:
| Kode Saham | Strategi | Area Beli/Jual | Target Harga (R2) | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|
| VKTR | Swing Trade | 680-720 | 820 | < 600 |
| EMTK | Day Trade | 800-835 | 940 | < 750 |
| BUKA | Day Trade | 1300-1330 | 1395 | < 1280 |
| RUNS | Sell | 100 | 80 (Support) | N/A |
Data di atas memberikan gambaran mengenai titik masuk dan keluar yang disarankan oleh analis. Perlu dipahami bahwa setiap strategi memiliki profil risiko yang berbeda, sehingga penyesuaian dengan gaya investasi masing-masing sangat disarankan.
Penting untuk diingat bahwa pasar modal memiliki sifat yang dinamis dan fluktuatif. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pelaku pasar, sehingga sikap selektif dalam memilih saham menjadi kunci utama.
Disiplin dalam menerapkan manajemen risiko, termasuk penggunaan stop loss, sangat krusial di tengah kondisi pasar global yang masih rentan terhadap perubahan sentimen mendadak. Selalu perhatikan perkembangan berita terbaru sebelum mengeksekusi order di pasar.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai perintah jual atau beli. Segala bentuk keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi. Data pasar dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi perdagangan yang terjadi di bursa.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.



