Beranda » Pasar Modal » Daftar 5 Pilihan Saham Potensial dari MNC Sekuritas saat IHSG Masih Labil di 2026

Daftar 5 Pilihan Saham Potensial dari MNC Sekuritas saat IHSG Masih Labil di 2026

Indeks Harga Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis menjelang akhir pekan. Setelah sempat ditutup menguat tipis sebesar 0,39 persen ke level 7.307 pada sesi sebelumnya, pasar kini kembali dihadapkan pada potensi tekanan jual yang cukup signifikan.

Dominasi volume pembelian pada penutupan kemarin memang memberikan optimisme sesaat bagi pelaku pasar. Namun, bayang-bayang koreksi teknikal masih membayangi pergerakan indeks utama bursa domestik ini sepanjang Jumat (10/4/2026).

Analisis Teknis dan Proyeksi Pergerakan IHSG

Posisi IHSG saat ini sedang berada dalam fase krusial berdasarkan perhitungan teknikal. Analis , Herditya Wicaksana, memetakan bahwa indeks masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam.

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan yang cukup dalam. IHSG diperkirakan bisa meluncur menuju area support di kisaran 6.745 hingga 6.849 dalam waktu dekat.

Meski demikian, skenario optimistis tetap tersedia bagi para pelaku pasar yang mengharapkan pembalikan arah. Dalam kondisi best case, IHSG dianggap telah menyelesaikan wave A pada label biru dan memiliki peluang untuk kembali melanjutkan penguatan.

Target penguatan tersebut diproyeksikan berada pada rentang 7.497 hingga 7.677. Berikut adalah ringkasan level teknikal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan investasi:

Indikator Teknis Level Harga
Support Pertama 7.020
Support Kedua 6.917
Resistance Pertama 7.323
Resistance Kedua 7.440

Tabel di atas menggambarkan batas-batas psikologis yang akan menentukan arah tren jangka pendek. Jika level support 7.020 berhasil ditembus ke bawah, maka skenario koreksi menuju level yang lebih rendah menjadi semakin lebar.

Rekomendasi Saham Pilihan untuk Perdagangan Hari Ini

Menyikapi volatilitas yang tinggi, pemilihan aset menjadi kunci utama dalam menjaga tetap sehat. Beberapa emiten telah dianalisis berdasarkan pola pergerakan harga dan volume transaksi terkini untuk memberikan gambaran strategi yang lebih terukur.

Baca Juga:  Update terkini harga emas Antam naik 75000 rupiah per gram pada Rabu 1 April 2026

Berikut adalah saham pilihan yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas untuk perdagangan Jumat (10/4/2026):

1. BUMI (Buy on Weakness)

Saham ini tercatat terkoreksi sebesar 3,17 persen ke level 244 dengan disertai tekanan jual yang cukup terasa. Posisi BUMI saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

  • Area Buy on Weakness: 224 hingga 236
  • Target Harga: 266 dan 280
  • Level Stoploss: Di bawah 216

2. EXCL (Buy on Weakness)

EXCL mengalami koreksi tipis sebesar 0,96 persen ke level 3.090, namun menariknya, volume pembelian masih terlihat mendominasi. Analisis teknikal menunjukkan posisi EXCL berada pada bagian dari wave (C) dari wave [B].

  • Area Buy on Weakness: 2.980 hingga 3.060
  • Target Harga: 3.270 dan 3.390
  • Level Stoploss: Di bawah 2.830

3. MINA (Spec Buy)

MINA sempat terkoreksi 2,08 persen ke level 282, di mana volume transaksi cenderung mengalami penurunan. Posisi saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.

  • Area Spec Buy: 260 hingga 274
  • Target Harga: 310 dan 340
  • Level Stoploss: Di bawah 250

4. RAJA (Buy on Weakness)

Meski terkoreksi tipis 0,24 persen ke level 4.240, pergerakan saham ini masih cukup tangguh karena tetap berada di atas MA200. Posisi RAJA diperkirakan berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C dari wave (B) pada label hitam.

  • Area Buy on Weakness: 3.960 hingga 4.190
  • Target Harga: 4.760 dan 5.200
  • Level Stoploss: Di bawah 3.880
Baca Juga:  Daftar Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian yang Turun pada 23 April 2026 Terbaru

Strategi Manajemen Risiko di Tengah Volatilitas

Menghadapi pasar yang sedang rawan koreksi memerlukan ketenangan dan kedisiplinan tinggi. Keputusan untuk melakukan buy on weakness atau speculative buy harus selalu dibarengi dengan perhitungan manajemen risiko yang ketat.

Disiplin dalam menentukan level stoploss adalah harga mati bagi setiap pelaku pasar agar kerugian tidak melebar saat teknikal tidak berjalan sesuai rencana. Fokus pada pemilihan saham yang memiliki fundamental kuat dan tren teknikal yang terjaga akan membantu meminimalisir risiko di tengah ketidakpastian maupun domestik.

Perlu diingat bahwa setiap bersifat dinamis dan sangat bergantung pada kondisi pasar yang berubah sewaktu-waktu. teknikal yang disajikan merupakan proyeksi berdasarkan analisis pada saat artikel ini disusun dan tidak menjamin keuntungan di masa depan.

Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing pihak. Sangat disarankan untuk melakukan riset mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengeksekusi transaksi dalam jumlah besar.

Pasar modal selalu menawarkan peluang di balik setiap koreksi. Kuncinya terletak pada kemampuan untuk tetap objektif, tidak terjebak dalam kepanikan, dan selalu mematuhi rencana perdagangan yang telah disusun sejak awal.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.