Beranda » Pasar Modal » Daftar 5 Pilihan Saham Pilihan MNC Sekuritas Saat IHSG Berisiko Koreksi Senin 30/3/2026

Daftar 5 Pilihan Saham Pilihan MNC Sekuritas Saat IHSG Berisiko Koreksi Senin 30/3/2026

Harga Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan sinyal kewaspadaan pada Senin (30/3/2026). Pergerakan pasar yang masih dibayangi tekanan membuat pelaku pasar perlu menyusun strategi lebih matang sebelum mengambil keputusan .

Pada penutupan sesi sebelumnya, indeks tercatat melemah sebesar 0,94 persen ke level 7.097. Kondisi ini mencerminkan dominasi tekanan jual yang masih cukup kuat menekan performa pasar secara keseluruhan.

Analisis Teknis dan Proyeksi Pergerakan IHSG

Posisi IHSG saat ini diprediksi masih berada dalam bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam. Kondisi teknikal ini mengindikasikan potensi kelanjutan koreksi yang mengarah ke area 6.745 hingga 6.887.

Meski demikian, terdapat skenario optimis atau best case yang tetap perlu diperhatikan. IHSG berpeluang telah menyelesaikan wave A pada label biru dan memiliki potensi untuk berbalik arah menuju penguatan di kisaran 7.450 hingga 7.779.

Berikut adalah rincian level teknikal IHSG yang menjadi acuan utama bagi para pelaku pasar:

Indikator Teknis Rentang Level
Support 1 7.057
Support 2 6.917
Resistance 1 7.374
Resistance 2 7.527

Memahami pergerakan teknikal di atas sangat krusial agar langkah investasi tetap terukur. Berikut adalah rincian rekomendasi saham pilihan dari yang dapat dicermati untuk perdagangan hari ini.

Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas

Strategi pemilihan saham kali ini menitikberatkan pada metode Buy on Weakness dan Sell on Strength. Pendekatan ini diambil guna meminimalisir risiko di tengah yang masih cukup tinggi.

Baca Juga:  Harga Lima Kripto Ini Melonjak Saat Pasar Digital Menguji Peningkatan dalam Sehari Terakhir

1. CUAN (Buy on Weakness)

Saham ini sempat menguat 2,22 persen ke level 1.150, namun masih belum lepas dari tekanan jual. Posisi saham diperkirakan berada di akhir wave 5 dari wave (C) dari wave [A].

  • Buy on Weakness: 1.040 hingga 1.125
  • Target Price: 1.475 dan 1.745
  • Stoploss: Di bawah 995

2. DSNG (Buy on Weakness)

DSNG mencatatkan penguatan sebesar 4,58 persen ke level 1.600 dengan dukungan peningkatan volume pembelian. Pergerakan harga saat ini diprediksi berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 1.560 hingga 1.590
  • Target Price: 1.670 dan 1.745
  • Stoploss: Di bawah 1.530

3. UNTR (Buy on Weakness)

UNTR mengalami koreksi sebesar 0,65 persen ke level 30.600 disertai dengan adanya tekanan jual. Posisi saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [v].

  • Buy on Weakness: 29.475 hingga 30.350
  • Target Price: 31.300 dan 32.000
  • Stoploss: Di bawah 29.075

4. AMRT (Sell on Strength)

AMRT terkoreksi 0,34 persen ke level 1.455 meski sempat muncul volume pembelian. Saham ini dinilai masih rawan melanjutkan koreksi sehingga disarankan untuk melakukan aksi jual saat harga menguat.

  • Sell on Strength: 1.470 hingga 1.520

Manajemen Risiko di Tengah Volatilitas Pasar

Menghadapi kondisi pasar yang fluktuatif menuntut kedisiplinan yang tinggi dalam menerapkan manajemen risiko. Keputusan untuk tetap selektif dalam memilih saham menjadi kunci utama agar tetap terjaga dari potensi penurunan yang lebih dalam.

Baca Juga:  Indeks Harga Saham Gabungan Diperkirakan Terkoreksi, Simak Rekomendasi Investasi Saham BRI dari Danareksa Sekuritas Hari Ini 16 Maret

Penerapan stoploss sesuai dengan level yang telah ditentukan menjadi langkah preventif yang sangat disarankan. Hal ini bertujuan untuk membatasi kerugian jika pergerakan harga saham tidak sesuai dengan ekspektasi teknikal yang telah dianalisis.

Selain itu, pemantauan terhadap volume transaksi juga sangat penting sebagai konfirmasi arah pergerakan harga. Kenaikan harga yang tidak disertai dengan volume yang memadai sering kali menjadi jebakan yang perlu diwaspadai oleh para investor.

Tetaplah memantau perkembangan berita makro yang dapat mempengaruhi sentimen pasar secara global maupun domestik. Perubahan sentimen dapat terjadi sewaktu-waktu dan mengubah peta teknikal yang sudah terbentuk sebelumnya.

Selalu lakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi akhir. Informasi yang disajikan merupakan hasil analisis teknikal yang bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar yang terjadi di lapangan.

Disclaimer: Analisis dan rekomendasi saham ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu. Segala bentuk keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Data pasar dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika perdagangan di bursa.

Erna Agnesa
Reporter at Desa Karangbendo

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.