Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan peforma melemah pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026. Tekanan jual masih terasa, dan indeks ditutup turun 0,69% ke level 7.389. Angka ini menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya pulih meski ada harapan akan rebound di sesi mendatang.
Meski situasinya terlihat suram, bukan berarti tidak ada peluang. MNC Sekuritas mencatat beberapa saham yang masih menarik untuk diperhatikan. Analisis teknikal menunjukkan beberapa area koreksi dan penguatan yang bisa menjadi pertimbangan investor. Yang penting, tetap waspada dan pahami risiko pasar yang masih tinggi.
Proyeksi Teknikal IHSG Hari Ini
Sebelum masuk ke rekomendasi saham, penting untuk memahami kondisi makro dari IHSG. Indeks saat ini masih berada di bawah tekanan, dengan area resistance terdekat yang perlu ditembus agar bisa bergerak bullish. Jika tidak, potensi koreksi bisa semakin dalam.
1. Area Support dan Resistance IHSG
Support utama IHSG saat ini berada di kisaran 7.226 dan 7.071. Jika level ini tembus, bisa berujung pada koreksi yang lebih dalam. Sementara resistance berada di rentang 7.577 hingga 7.712. Tembusnya level ini bisa menjadi sinyal awal penguatan.
2. Pola Gelombang Teknikal
Analisis gelombang menunjukkan bahwa IHSG kemungkinan sedang berada di bagian dari wave [y] dari wave 4 atau wave (2). Ini berarti masih dalam fase koreksi dan belum tentu akan langsung naik. Area koreksi berikutnya diperkirakan berada di 7.265–7.298.
3. Potensi Penguatan Jika Tembus Resistance
Jika IHSG berhasil menembus resistance terdekat, area selanjutnya yang bisa ditargetkan adalah 7.573–7.701. Ini bisa menjadi momentum bagi investor untuk kembali masuk pasar, terutama yang fokus pada saham-saham blue-chip.
Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas
Meski pasar sedang dalam fase koreksi, bukan berarti semua saham ikut melemah. Beberapa saham justru menunjukkan pola teknikal yang menarik untuk diperhatikan. MNC Sekuritas telah merilis rekomendasi saham untuk perdagangan Kamis ini, lengkap dengan target price dan stoploss.
1. BMRI – Spec Buy
Bank Mandiri (BMRI) terkoreksi 0,61% ke level 4.880. Meski masih tertekan, saham ini masih menunjukkan potensi upside jika mampu bertahan di atas support 4.780.
- Rekomendasi: Spec Buy
- Entry Zone: 4.820–4.860
- Target Price: 5.000, 5.075
- Stoploss: Di bawah 4.780
2. BRPT – Buy on Weakness
Barito Putra (BRPT) terkoreksi cukup dalam, sebesar 2% ke level 1.470. Namun, pola gelombang menunjukkan bahwa ini bisa jadi kesempatan untuk masuk di harga yang lebih rendah.
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Entry Zone: 1.160–1.330
- Target Price: 1.830, 2.120
- Stoploss: Di bawah 1.080
3. PSAB – Spec Buy
Pratama Sejahtera Abadi (PSAB) juga mengalami koreksi sebesar 2,57% ke level 492. Namun, selama harga masih di atas 466, peluang upside masih terbuka.
- Rekomendasi: Spec Buy
- Entry Zone: 476–490
- Target Price: 535, 575
- Stoploss: Di bawah 466
4. TLKM – Buy on Weakness
Telkom Indonesia (TLKM) justru menguat 1,35% ke level 3.000. Volume pembelian yang meningkat menunjukkan bahwa minat investor masih tinggi. Saham ini bisa dipertimbangkan untuk dibeli saat harga sedang lemah.
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Entry Zone: 2.790–2.900
- Target Price: 3.120, 3.330
- Stoploss: Di bawah 2.750
Perbandingan Rekomendasi Saham
Berikut ringkasan rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk Kamis (12/3/2026):
| Saham | Rekomendasi | Entry Zone | Target Price | Stoploss |
|---|---|---|---|---|
| BMRI | Spec Buy | 4.820–4.860 | 5.000, 5.075 | < 4.780 |
| BRPT | Buy on Weakness | 1.160–1.330 | 1.830, 2.120 | < 1.080 |
| PSAB | Spec Buy | 476–490 | 535, 575 | < 466 |
| TLKM | Buy on Weakness | 2.790–2.900 | 3.120, 3.330 | < 2.750 |
Kesimpulan
Meskipun IHSG masih tertekan, bukan berarti tidak ada peluang di pasar saham. Investor yang cermat masih bisa menemukan saham dengan potensi upside, terutama yang sudah masuk area entry menarik. Yang terpenting, tetap gunakan prinsip manajemen risiko dan hindari emosional saat trading.
Disclaimer: Data dan rekomendasi di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Pastikan untuk selalu memperbarui informasi sebelum membuat keputusan investasi.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.

