Beranda » Pasar Modal » Proyeksi Pergerakan IHSG 13 April 2026 Beserta Daftar Rekomendasi Saham Pilihan Kiwoom

Proyeksi Pergerakan IHSG 13 April 2026 Beserta Daftar Rekomendasi Saham Pilihan Kiwoom

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghadapi tantangan krusial pada perdagangan Senin, 13 2026. Pergerakan pasar hari ini menjadi penentu apakah tren penguatan mampu bertahan di tengah tekanan global yang masih membayangi.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (10/4), IHSG berhasil mencatatkan kinerja positif dengan penguatan sebesar 2,07% ke level 7.458,. Aksi beli turut mewarnai pasar dengan nilai net buy mencapai Rp 239,92 miliar.

Proyeksi Pergerakan IHSG

Meskipun terdapat sentimen positif dari penutupan pekan lalu, catatan kinerja IHSG sepanjang tahun 2026 masih menunjukkan tekanan dengan koreksi sebesar 13,74%. asing pun tercatat masih membukukan dengan nilai akumulasi mencapai Rp 13,74 triliun sejak awal tahun.

Kiwoom Research memproyeksikan IHSG akan menguji level resistance di angka 7.540 pada perdagangan hari ini. Keberhasilan menembus level tersebut berpotensi mematahkan pola downtrend yang terbentuk sejak pencapaian all time high di level 9.174 pada Januari lalu.

Jika level resistance 7.540 berhasil ditembus, target pergerakan berikutnya berada di area Moving Average (MA) 50 pada level 7.850. Kewaspadaan tetap menjadi kunci utama bagi pelaku pasar sebelum memutuskan untuk menambah posisi beli di tengah volatilitas yang masih tinggi.

Berikut adalah ringkasan teknikal untuk beberapa saham pilihan yang dapat diamati pergerakannya:

1. Rekomendasi Saham Pilihan

Tabel di bawah ini menyajikan rincian teknikal untuk saham-saham yang masuk dalam radar pantauan. Data ini mencakup area pembelian hingga titik batas kerugian sebagai referensi manajemen risiko.

Baca Juga:  Pergerakan Indeks Saham Gabungan 2026 Alami Penurunan Tipis di Sesi Awal Perdagangan
Saham Entry Buy Target Price Support Cut Loss
ASII 6.150 – 6.300 6.500 – 6.700 6.050 – 6.150 6.000
3.300 – 3.390 3.500 – 3.600 3.260 – 3.300 3.240
BKSL 111 – 114 118 – 122 109 – 111 107
ERAA 378 – 388 400 – 412 372 – 378 368

Penting untuk diingat bahwa angka-angka di atas merupakan estimasi teknikal yang bersifat dinamis. Keputusan sepenuhnya berada di tangan pelaku pasar dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Sentimen Global dan Domestik

Dinamika pasar saham saat ini tidak lepas dari pengaruh kondisi geopolitik internasional yang kembali memanas. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi perhatian utama setelah kegagalan negosiasi di Islamabad baru-baru ini.

Pembicaraan maraton selama 21 jam tersebut berakhir tanpa kesepakatan terkait program nuklir Iran dan isu Selat Hormuz. Situasi semakin menegang setelah adanya pengumuman blokade terhadap Selat Hormuz yang berdampak pada arus kapal global.

Kondisi tersebut memicu fenomena risk off di pasar keuangan internasional. Dolar AS cenderung menguat, harga minyak melonjak, dan aset berisiko mengalami tekanan jual yang cukup signifikan.

Faktor Penggerak Pasar

  1. Eskalasi konflik geopolitik yang memicu ketidakpastian harga energi global.
  2. Kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun di kisaran 4,31% dan tenor 30 tahun di 4,90%.
  3. Percepatan implementasi program B50 oleh pemerintah Indonesia untuk kemandirian energi.
  4. Pembentukan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) oleh Danantara Indonesia untuk proyek waste to energy.
Baca Juga:  Daftar 5 Saham Potensial untuk Investasi di Tengah Gejolak IHSG Sepanjang 30 Maret 2026

Sentimen dari dalam negeri memberikan sedikit penyeimbang di tengah guncangan global. Fokus pemerintah pada program B50 dan pembentukan holding energi baru menunjukkan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak.

Progres uji coba program B50 yang telah mencapai 60 hingga 70 persen di berbagai sektor menjadi sinyal positif bagi fundamental ekonomi domestik. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas energi nasional di tengah fluktuasi harga komoditas global.

Perlu dicatat bahwa data, harga, dan proyeksi yang tersaji dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar yang sangat dinamis. Seluruh informasi ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual tertentu.

Setiap keputusan investasi harus dilakukan dengan analisis mendalam dan disesuaikan dengan tujuan keuangan pribadi. Pastikan untuk selalu memantau perkembangan sebelum mengambil langkah strategis di pasar modal.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.