Beranda » Pasar Modal » Analisis pergerakan IHSG dan rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa untuk 1 April 2026

Analisis pergerakan IHSG dan rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa untuk 1 April 2026

Indeks Harga Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan sinyal tekanan pada perdagangan Rabu (1/4/). Pergerakan pasar yang cenderung volatil membuat pelaku pasar perlu menyusun strategi lebih cermat dalam menentukan posisi .

Pada sesi sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar 0,61% ke level 7.048. Kondisi ini diperparah dengan aksi jual bersih oleh investor asing atau net foreign sell yang mencapai angka signifikan sebesar Rp 1,17 triliun.

Analisis Teknis dan Sentimen Pasar

Tekanan jual yang mendominasi pasar saat ini dipicu oleh dominasi aktivitas trading jangka pendek. Aksi ambil untung atau profit taking menjadi pemandangan lumrah di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pergerakan indeks.

Secara teknikal, IHSG diproyeksikan masih akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah. Rentang area support berada di kisaran 6.950 hingga 7.000, sementara level resistance berada pada rentang 7.100 hingga 7.140.

Sentimen domestik turut memberikan pengaruh besar terhadap psikologi investor di lantai bursa. Beberapa poin penting yang menjadi sorotan utama pelaku pasar dapat dilihat pada tabel berikut:

Faktor Sentimen Dampak terhadap Pasar
Kebijakan BBM Beban subsidi berpotensi meningkat dan memperlebar defisit
Aturan Penyesuaian batas minimum dari 7,5% menjadi 15% efektif per 31 Maret 2026
Harga Minyak Dunia Ketidakpastian harga komoditas memicu kewaspadaan fiskal pemerintah
Volatilitas Global Mendorong investor untuk lebih selektif dalam pemilihan aset saham

Tabel di atas merangkum dinamika yang sedang berlangsung di pasar modal Indonesia. Perubahan kebijakan regulasi dan kondisi makroekonomi menjadi variabel kunci yang menentukan arah pergerakan dalam jangka pendek.

Baca Juga:  Potensi Kenaikan IHSG dan 5 Pilihan Saham Menarik dari MNC Sekuritas Selasa 14 Mei 2026

Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas

Menanggapi kondisi pasar yang sedang menantang, BRI Danareksa Sekuritas telah merilis daftar saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Strategi yang diterapkan mencakup pendekatan day trade untuk memanfaatkan momentum teknikal yang ada.

Berikut adalah rincian yang perlu dicermati oleh para pelaku pasar:

1. MBMA (Buy)

Saham ini menunjukkan pergerakan konsolidasi yang cukup stabil di atas area support 645 hingga 670. Terdapat indikasi awal terjadinya rebound jangka pendek yang menarik untuk diperhatikan.

  • Strategi: Buy pada rentang 700 hingga 730.
  • Target Price: 755 dan 805.
  • Stoploss: Di bawah level 645.

2. AMRT (Buy)

Meskipun secara tren besar masih berada dalam fase bearish, harga saham ini mampu menunjukkan rebound dari area support. Lonjakan volume perdagangan menjadi sinyal positif yang mendukung potensi penguatan lanjutan.

  • Strategi: Buy pada rentang 1.450 hingga 1.480.
  • Target Price: 1.540 dan 1.595.
  • Stoploss: Di bawah level 1.400.

3. FORE (Buy)

Saham ini berhasil melakukan breakout yang cukup kuat dari level 630. Kenaikan harga tersebut juga disertai dengan peningkatan volume dan momentum MACD yang menunjukkan tren penguatan.

  • Strategi: Buy pada rentang 640 hingga 650.
  • Target Price: 690 dan 710.
  • Stoploss: Di bawah level 630.

4. BREN (Sell)

Kondisi teknikal menunjukkan pelemahan setelah harga mengalami breakdown dari MA200. Selama harga belum mampu kembali ke atas level tersebut, tren penurunan diprediksi masih akan berlanjut.

  • Last Price: 5.250.
  • Next Support: 4.750.
Baca Juga:  Harga Emas Antam Mengalami Penurunan, Ini Rinciannya untuk Selasa 3 Maret

Strategi Manajemen Risiko

Menghadapi volatilitas pasar yang tinggi menuntut kedisiplinan ekstra bagi setiap pelaku pasar. Penggunaan stoploss menjadi instrumen wajib untuk meminimalisir potensi kerugian yang lebih dalam saat pergerakan harga tidak sesuai dengan proyeksi awal.

Selain itu, tetap menjadi langkah bijak untuk menjaga stabilitas aset. Pemilihan saham dengan fundamental yang kuat dan didukung oleh volume yang sehat dapat membantu investor melewati masa-masa koreksi pasar dengan lebih tenang.

Perlu diingat bahwa setiap keputusan sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Analisis teknikal dan fundamental hanyalah alat bantu untuk memetakan peluang, namun eksekusi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko pribadi.

Seluruh data dan proyeksi yang tersaji dalam artikel ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi pasar terkini. Disarankan untuk selalu memantau pergerakan harga secara real-time sebelum mengambil keputusan eksekusi transaksi di bursa.

Erna Agnesa
Reporter at Desa Karangbendo

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.