Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali menorehkan langkah nyata dalam dunia kepedulian sosial. Kali ini, lewat program Ramadan 2026, mereka menyalurkan bantuan senilai Rp 240 juta untuk 2.026 anak yatim. Penyaluran ini dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan turut dihadiri oleh Imam Besar Istiqlal sekaligus Menteri Agama, Nasaruddin Umar.
Kolaborasi ini bukan hal baru. Sejak 2025, Bank Muamalat dan BMM telah menjalin kerja sama dengan pengelola Masjid Istiqlal untuk berbagai program sosial dan keagamaan. Santunan anak yatim kali ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang juga mencakup 100 paket perlengkapan salat serta kotak amal untuk masyarakat.
Program Sosial Ramadan 2026: Sentuhan Nyata untuk Anak Yatim
Ramadan selalu jadi waktu istimewa untuk berbagi. Bank Muamalat dan BMM memanfaatkan momentum ini untuk memberikan manfaat langsung kepada anak-anak yang kehilangan orang tua. Santunan yang disalurkan bukan sekadar uang, tapi juga bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masa depan mereka.
1. Penyaluran Bantuan di Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal dipilih sebagai lokasi penyaluran karena posisinya sebagai simbol persatuan umat beragama di Indonesia. Acara ini dihadiri langsung oleh tokoh penting, termasuk Menteri Agama, yang menunjukkan betapa pentingnya peran masjid dalam kegiatan sosial.
2. Santunan untuk 2.026 Anak Yatim
Total penerima manfaat mencapai 2.026 anak yatim. Setiap anak menerima santunan tunai sebagai bentuk dukungan untuk kebutuhan sehari-hari. Ini adalah upaya konkret untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan karena kematian orang tua.
3. Paket Perlengkapan Salat dan Kotak Amal
Selain santunan, program ini juga membagikan 100 paket perlengkapan salat. Paket ini mencakup sarung, peci, mukena, dan tas salat. Tak ketinggalan, kotak amal juga disalurkan untuk membantu aktivitas keagamaan di lingkungan masyarakat.
Sinergi Bank Muamalat dan BMM: Lebih dari Sekadar Dana
Kolaborasi antara Bank Muamalat dan BMM bukan hanya soal dana. Keduanya memiliki visi yang sama: memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang untuk terus hadir di tengah masyarakat.
1. Sinergi Sejak 2025
Kemitraan ini sudah berlangsung sejak tahun 2025. Dalam waktu itu, banyak program telah diluncurkan, mulai dari bakti sosial hingga pembinaan keagamaan. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana yang dikumpulkan melalui ZISWAF benar-benar bermanfaat.
2. Peran Masjid sebagai Pusat Kegiatan Umat
Direktur Eksekutif BMM, Tegar Sangga Barkah, menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah. Masjid harus menjadi pusat pemberdayaan dan kegiatan sosial. Program seperti ini adalah bukti bahwa potensi masjid bisa dimaksimalkan untuk kemaslahatan umat.
3. Keberlanjutan Program
Bank Muamalat dan BMM berkomitmen untuk terus menggelar program serupa setiap tahun. Ini bukan sekadar kegiatan sesaat, tapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Rincian Bantuan: Transparansi dan Akuntabilitas
Transparansi menjadi nilai penting dalam setiap program yang digelar Bank Muamalat dan BMM. Berikut rincian bantuan yang disalurkan dalam program Ramadan 2026:
| Jenis Bantuan | Jumlah |
|---|---|
| Santunan Anak Yatim | 2.026 anak |
| Nilai Total Santunan | Rp 240 juta |
| Paket Perlengkapan Salat | 100 paket |
| Kotak Amal | 100 unit |
Program ini menunjukkan bahwa setiap rupiah yang disalurkan melalui ZISWAF dikelola dengan akuntabel dan tepat sasaran. Ini adalah bukti bahwa dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf bisa memberikan dampak nyata.
Dampak Sosial: Lebih dari Sekadar Angka
Program ini bukan hanya soal angka. Di balik 2.026 anak yatim yang menerima santunan, ada harapan baru. Ada keluarga yang merasa tidak sendiri. Ada komunitas yang merasakan manfaat langsung dari kolaborasi antara dunia perbankan syariah dan lembaga amil zakat.
Masjid Istiqlal, sebagai pusat penyaluran, menjadi saksi nyata bagaimana kegiatan keagamaan bisa menjadi wahana untuk kepedulian sosial. Ini adalah contoh nyata bahwa masjid bisa menjadi pusat transformasi positif di tengah masyarakat.
Harapan ke Depan: Perluasan Manfaat
Bank Muamalat dan BMM berharap program ini bisa terus berkembang. Dengan dukungan masyarakat dan mitra strategis, mereka ingin memperluas jangkauan manfaat ke lebih banyak anak yatim dan keluarga dhuafa di berbagai daerah.
Kolaborasi ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut serta dalam program serupa. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar dampak yang bisa diraih.
Program Ramadan 2026 ini adalah cerminan nyata dari nilai-nilai syariah yang diusung Bank Muamalat. Bukan hanya soal transaksi keuangan, tapi juga soal tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data dan pernyataan resmi hingga Maret 2026. Jumlah dan rincian bantuan bisa berubah seiring waktu dan kebijakan yang berlaku.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.



