Bank Muamalat kembali menggebrak pasar tabungan syariah dengan peluncuran produk anyar bertajuk Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah Ramadan 1447 H. Program ini tidak hanya menawarkan peningkatan nilai tabungan, tapi juga menghadirkan nilai sosial melalui penyaluran bantuan selama bulan Ramadan. Strategi ini sejalan dengan target agresif bank untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga 40% pada tahun 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Bank Muamalat memperkuat posisi CASA (Current Account and Saving Account) yang saat ini masih stabil di atas 50%. Dengan dana murah yang terkumpul, bank bisa memperluas pembiayaan syariah yang selama ini menjadi andalan pertumbuhan bisnisnya. Selain itu, program ini juga dirancang untuk menarik kembali minat masyarakat terhadap tabungan syariah yang dinilai lebih aman dan berkah.
Program Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah Ramadan 1447 H
Program ini menggabungkan antara manfaat finansial dan nilai-nilai kebaikan. Setiap nasabah yang menabung melalui Tabungan iB Hijrah Prima bisa ikut serta dalam program hadiah Ramadan sekaligus berkontribusi pada kegiatan sosial. Ini adalah langkah cerdas untuk menggandeng masyarakat yang ingin menabung dengan tujuan spiritual dan sosial.
1. Cara Bergabung dengan Tabungan iB Hijrah Prima
Untuk dapat menikmati program ini, nasabah perlu membuka rekening Tabungan iB Hijrah Prima di cabang atau melalui aplikasi Muamalat Mobile. Minimal saldo awal cukup Rp 100.000. Setelah itu, nasabah bisa mulai menabung dan ikut serta dalam program hadiah Ramadan serta kegiatan sosial yang diselenggarakan Bank Muamalat.
2. Fitur dan Keunggulan Tabungan iB Hijrah Prima
Tabungan ini menawarkan berbagai keunggulan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nasabah modern:
- Suku bunga kompetitif berdasarkan prinsip syariah
- Bebas biaya administrasi bulanan
- Akses mudah melalui aplikasi Muamalat Mobile
- Program hadiah menarik setiap bulan Ramadan
- Kontribusi otomatis terhadap program bantuan sosial
3. Hadiah dan Program Sosial yang Ditawarkan
Selama periode Ramadan 1447 H, nasabah aktif berkesempatan memperoleh hadiah menarik. Selain itu, sebagian dari aktivitas tabungan akan dialokasikan untuk program bantuan sosial yang disalurkan ke komunitas yang membutuhkan. Ini adalah bentuk sinergi antara keuntungan pribadi dan kebaikan bersama.
Target Pertumbuhan DPK dan Strategi Penghimpunan Dana
Bank Muamalat menargetkan pertumbuhan DPK sebesar 40% pada tahun 2026. Angka ini jauh melampaui rata-rata industri perbankan dan menjadi salah satu pendorong utama ekspansi pembiayaan bank. Untuk mencapainya, bank fokus pada peningkatan komponen CASA yang kini sudah mencapai rata-rata di atas 50%.
1. Fokus pada Dana Murah (CASA)
CASA menjadi tulang punggung strategi penghimpunan dana Bank Muamalat. Pada September 2025 lalu, dana murah yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 22,12 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa bank berhasil mempertahankan loyalitas nasabah lama sekaligus menarik minat nasabah baru melalui produk-produk inovatif.
2. Strategi Retensi Nasabah Existing
Bank tidak hanya fokus pada nasabah baru, tapi juga menggenjot partisipasi nasabah lama. Program-program seperti Tabungan iB Hijrah Prima dirancang untuk memberikan nilai tambah yang membuat nasabah betah dan aktif menabung.
3. Pemanfaatan Teknologi Digital
Melalui aplikasi Muamalat Mobile, nasabah bisa mengelola tabungan dengan mudah dan cepat. Ini membantu meningkatkan frekuensi transaksi dan memperkuat posisi CASA. Selain itu, digitalisasi juga memungkinkan bank menjangkau lebih banyak nasabah, terutama generasi milenial dan Gen Z.
Perbandingan Dana Simpanan Bank Muamalat (September 2025)
| Jenis Dana | Nilai (Rp Triliun) |
|---|---|
| CASA | 22,12 |
| Deposito | 21,76 |
Catatan: Data bersifat historis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar dan kebijakan bank.
Tantangan dan Peluang di Tengah Persaingan Likuiditas
Industri perbankan saat ini menghadapi persaingan likuiditas yang semakin ketat. Bank Muamalat harus terus berinovasi untuk menarik dan mempertahankan dana masyarakat. Peluncuran Tabungan iB Hijrah Prima adalah salah satu langkah antisipatif terhadap tantangan ini.
Namun, tantangan juga datang dari perubahan perilaku nasabah yang kini lebih memilih produk digital dan fleksibel. Oleh karena itu, Bank Muamalat terus meningkatkan layanan digitalnya, termasuk aplikasi Muamalat Mobile yang semakin ramah pengguna dan aman.
Penutup
Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah Ramadan 1447 H adalah bukti bahwa Bank Muamalat tidak hanya fokus pada pertumbuhan finansial, tapi juga memberikan dampak sosial yang positif. Program ini menawarkan kombinasi antara manfaat tabungan yang menarik dan nilai-nilai kebaikan yang selaras dengan semangat Ramadan.
Dengan target pertumbuhan DPK yang ambisius dan strategi penghimpunan dana yang tepat sasaran, Bank Muamalat berpotensi menjadi salah satu bank syariah terdepan dalam menggerakkan ekonomi umat. Yang pasti, langkah ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk menabung dengan tujuan yang lebih luas: tidak hanya finansial, tapi juga spiritual dan sosial.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan Bank Muamalat dan kondisi makro ekonomi.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.




