Beranda » Ekonomi Bisnis » Cara Daftar Kemitraan Fore Coffee 2026, Bukan Franchise Biasa dan Modalnya Mulai Rp200 Juta

Cara Daftar Kemitraan Fore Coffee 2026, Bukan Franchise Biasa dan Modalnya Mulai Rp200 Juta

Pernah tertarik investasi di bisnis kopi tapi bingung harus mulai dari mana? Fore Coffee — salah satu brand kopi lokal terbesar di Indonesia — membuka peluang kemitraan dengan modal mulai dari Rp200 juta di tahun 2026.

Nah, yang perlu diluruskan sejak awal: Fore Coffee bukan membuka franchise atau waralaba. Model bisnis yang ditawarkan adalah Kemitraan Rental Revenue Sharing, sebuah konsep yang sepenuhnya berbeda dari sistem waralaba konvensional. Banyak informasi keliru beredar menyebut ini sebagai “franchise Fore Coffee,” padahal faktanya tidak demikian. Informasi lengkap seputar peluang bisnis dan kemitraan kopi di Indonesia bisa dipantau melalui desakarangbendo.id sebagai referensi tambahan.

Lalu bagaimana cara daftarnya, berapa rincian biayanya, dan apa saja persyaratannya? Artikel ini membahas semuanya secara lengkap berdasarkan data Fore Coffee.

Sekilas tentang Fore Coffee

Fore Coffee merupakan brand kopi asli Indonesia yang didirikan pada tahun 2018. Nama “Fore” sendiri diambil dari kata forest (hutan), yang merepresentasikan komitmen brand terhadap kualitas bahan baku, kesegaran produk, dan kesejahteraan seluruh lini produksi hingga pekerjanya.

Hingga saat ini, Fore Coffee telah mengoperasikan lebih dari 200 outlet yang tersebar di lebih dari 40 kota di seluruh Indonesia. Pertumbuhan ini menjadikan Fore Coffee sebagai salah satu pemain utama di industri kopi , bersanding dengan brand-brand besar lainnya di sektor Food & Beverage (F&B).

Selain fokus pada bisnis, Fore Coffee juga aktif menjalankan kampanye melalui gerakan #FOREsponsible — sebuah inisiatif untuk meminimalisir dampak penggunaan plastik di lingkungan sehari-hari.

Apa Itu Kemitraan Rental Revenue Sharing Fore Coffee

Sebelum membahas cara daftar, penting untuk memahami konsep kemitraan yang ditawarkan Fore Coffee.

Rental Revenue Sharing adalah model kemitraan di mana investor menyediakan fasilitas dan aset (lokasi, bangunan, perlengkapan outlet), sementara Fore Coffee mengelola seluruh operasional — mulai dari branding, perekrutan karyawan, manajemen , hingga standar pelayanan.

Jadi, investor tidak perlu repot mengurus operasional kedai kopi sehari-hari. Fokus investor cukup pada penyediaan fasilitas yang dibutuhkan.

“Konsep inovatif yang sepenuhnya milik kami ini lahir dengan tujuan untuk saling menguntungkan antara kami dengan para mitra bisnis,” jelas Co-Founder & CEO Fore Coffee, Vico Lomar, dalam keterangan tertulis pada Agustus 2024.

Vico juga menegaskan bahwa model ini bukan waralaba. Ini adalah pendekatan kemitraan di mana tanggung jawab dan manfaat dibagi secara jelas antara Fore Coffee dan mitra investor.

Perbedaan Kemitraan Fore Coffee dan Waralaba Konvensional

Banyak yang masih bingung membedakan kemitraan Fore Coffee dengan sistem franchise pada umumnya. Tabel berikut memberikan gambaran perbandingan yang jelas antara keduanya.

Aspek Kemitraan Fore Coffee Waralaba Konvensional
Kepemilikan Aset Investor memiliki fasilitas, Fore Coffee kelola operasional Penerima waralaba memiliki dan mengoperasikan bisnis
Model Pendapatan Bagi hasil dari penjualan bersih + perjanjian sewa terpisah Royalti dan biaya dari penjualan kotor
Operasional Harian Ditangani sepenuhnya oleh Fore Coffee Tanggung jawab penerima waralaba
Ketenagakerjaan Fore Coffee rekrut dan kelola karyawan Penerima waralaba tangani sendiri
Keterlibatan Investor Minimal — fokus penyediaan fasilitas Aktif terlibat dalam operasional
Klausul Non-Kompetisi Ada — mitra tidak boleh terlibat bisnis sejenis Tidak selalu ada, tergantung perjanjian

Dari tabel di atas terlihat jelas bahwa model Fore Coffee memberikan fleksibilitas lebih bagi investor yang ingin masuk ke bisnis kopi tanpa harus memahami operasional F&B secara mendalam.

Harga Paket Kemitraan Fore Coffee 2026

Fore Coffee menawarkan tiga jenis paket kemitraan berdasarkan skala outlet. Berikut rincian masing-masing paket yang tersedia.

Paket Skala Kecil — Rp200 Juta

Paket ini menjadi pilihan entry-level bagi investor yang ingin memulai dengan modal lebih ringan. Skala outlet biasanya lebih kecil dengan kapasitas terbatas, cocok untuk lokasi dengan lalu lintas pejalan kaki sedang.

Baca Juga:  AdaKami Perkuat UMKM Lewat Program UsahaBareng 2026, Ini Daftar Penerima dan Cara Daftarnya

Paket Skala Medium — Rp500 Juta

Paket menengah ini menawarkan outlet dengan ukuran lebih besar dan kapasitas pelayanan lebih tinggi. Cocok untuk area komersial atau pusat perbelanjaan dengan traffic pengunjung yang cukup padat.

Paket Skala Besar — Rp700 Juta hingga Rp800 Juta

Paket premium dengan skala outlet terbesar. Biasanya ditempatkan di lokasi strategis high-traffic seperti CBD, mal besar, atau area bisnis utama di kota-kota besar.

Biaya Pembukaan Fasilitas dan Komponen Lainnya

Selain harga paket di atas, perlu diketahui bahwa biaya pembukaan fasilitas outlet bisa mencapai mulai dari Rp1,2 miliar, tergantung ukuran dan lokasi outlet. Angka ini mencakup renovasi, perlengkapan operasional, dan setup awal.

Berikut ringkasan biaya dalam bentuk tabel:

Paket Harga Kemitraan Keterangan
Skala Kecil Rp200 Juta Outlet kecil, lokasi traffic sedang
Skala Medium Rp500 Juta Outlet menengah, area komersial
Skala Besar Rp700–Rp800 Juta Outlet premium, lokasi high-traffic
Biaya Fasilitas Mulai Rp1,2 Miliar

Data harga di atas berdasarkan informasi resmi Fore Coffee dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru perusahaan.

Apakah Modal Rp200 Juta Cukup untuk Mulai

Ini pertanyaan yang paling sering muncul — dan jawabannya perlu diluruskan.

Angka Rp200 juta memang merupakan harga paket kemitraan skala kecil. Namun, total investasi yang dibutuhkan bisa lebih besar jika memperhitungkan biaya pembukaan fasilitas, sewa lokasi, dan perlengkapan awal.

Fore Coffee sendiri mensyaratkan modal usaha minimum sebesar Rp500 juta untuk calon mitra. Jadi, meskipun paket kemitraan termurah dimulai dari Rp200 juta, yang harus disiapkan secara keseluruhan tetap perlu diperhitungkan lebih matang.

Tips realistis sebelum memutuskan bergabung:

  • Hitung total biaya termasuk sewa lokasi, renovasi, dan dana cadangan operasional awal
  • Konsultasikan langsung dengan tim Fore Coffee untuk mendapatkan estimasi biaya spesifik sesuai lokasi yang diinginkan
  • Pastikan modal yang disiapkan tidak berasal dari pinjaman dengan bunga tinggi yang bisa membebani

Sistem Bagi Hasil Rental Revenue Sharing

Bagaimana sebenarnya skema bagi hasil di kemitraan ini bekerja?

Dalam model Rental Revenue Sharing, mitra investor menerima bagian dari penjualan bersih outlet. Selain itu, terdapat perjanjian sewa terpisah antara investor dan Fore Coffee untuk fasilitas yang disediakan.

Artinya, ada dua aliran pendapatan bagi investor: bagi hasil penjualan dan pendapatan sewa. Model ini dirancang agar kedua belah pihak memiliki kepentingan yang selaras dalam memaksimalkan performa outlet.

“Model ini menyediakan cara yang fleksibel dan tidak terlalu padat modal bagi investor untuk memasuki bisnis kopi yang menguntungkan, didukung oleh brand dan keahlian operasional Fore Coffee,” ungkap Vico Lomar.

Berdasarkan data internal Fore Coffee, model bisnis ini telah berjalan efektif sejak Desember 2021, dengan sekitar 10% dari total 208 outlet operasional yang mengadopsi skema Rental Revenue Sharing.

Persyaratan Menjadi Mitra Fore Coffee

Tidak semua orang bisa langsung bergabung. Ada beberapa persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh calon mitra investor.

  • Warga Negara Indonesia atau perusahaan berbadan di Indonesia
  • Usia minimal 25 tahun
  • Tidak sedang dalam permasalahan hukum atau terkena kasus pidana
  • Memiliki modal usaha minimum Rp500 juta

Persyaratan ini cukup ketat untuk memastikan bahwa mitra yang bergabung memang serius dan memiliki kapabilitas finansial yang memadai. Sesuai regulasi kemitraan yang berlaku di Indonesia, transparansi syarat dan ketentuan seperti ini merupakan bagian penting dari perlindungan kedua belah pihak.

Cara Daftar Kemitraan Fore Coffee 2026

Setelah memahami konsep, biaya, dan persyaratannya, berikut langkah-langkah untuk mendaftar kemitraan Fore Coffee.

Langkah Pendaftaran via Situs Resmi

Proses pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Fore Coffee. Berikut tahapannya:

  1. Kunjungi situs resmi Fore Coffee di fore.coffee atau forecoffee.co.id
  2. Cari dan klik menu “Partnership” atau “Kemitraan” pada halaman utama
  3. Pilih paket kemitraan yang sesuai dengan kemampuan dan preferensi investasi
  4. Isi formulir pendaftaran kemitraan yang tersedia dengan data lengkap dan valid
  5. Submit formulir dan tunggu konfirmasi dari tim Fore Coffee

Proses Verifikasi dan Persetujuan

Setelah formulir dikirimkan, pihak Fore Coffee akan melakukan proses verifikasi yang mencakup pengecekan kelengkapan data, validasi kemampuan finansial, dan evaluasi lokasi yang diajukan.

Jika permohonan memenuhi kriteria, tim Fore Coffee akan menghubungi calon mitra untuk membahas tahap selanjutnya — termasuk penandatanganan perjanjian kemitraan, penentuan lokasi final, dan timeline pembukaan outlet.

Baca Juga:  9 Ide Usaha Jelang Imlek yang Selalu Laris dan Paling Banyak Dicari Setiap Tahun!

Proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung kompleksitas pengajuan dan ketersediaan lokasi.

Keuntungan Bergabung sebagai Mitra Fore Coffee

Kenapa kemitraan Fore Coffee layak dipertimbangkan? Berikut beberapa keuntungan utama yang ditawarkan:

  • Brand awareness tinggi — Fore Coffee sudah dikenal luas sebagai salah satu brand kopi premium Indonesia dengan lebih dari 200 outlet
  • Operasional dikelola penuh — Tidak perlu pusing urusan rekrutmen karyawan, pelatihan barista, atau manajemen harian
  • Standar kualitas terjaga — Fore Coffee memastikan konsistensi rasa dan pelayanan di setiap outlet
  • Pasar kopi Indonesia yang terus tumbuh — Industri kopi di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat dengan permintaan yang terus meningkat
  • Fleksibel bagi investor pasif — Model ini sangat cocok untuk investor yang ingin masuk ke tanpa terlibat langsung dalam operasional

Selain itu, bergabung dengan brand yang sudah established mengurangi risiko yang biasanya dihadapi saat membangun bisnis kopi dari nol, seperti brand building, standar operasional, dan supply chain management.

Waspada Penipuan dan Kontak Resmi Fore Coffee

Popularitas Fore Coffee sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan brand ini untuk menipu calon investor. Beberapa modus yang perlu diwaspadai:

  • Penawaran kemitraan melalui akun media sosial tidak resmi
  • Permintaan transfer dana ke rekening pribadi
  • Janji keuntungan tidak realistis dalam waktu singkat
  • Harga paket yang jauh di bawah harga resmi

Untuk memastikan keamanan, selalu lakukan komunikasi dan transaksi hanya melalui kanal resmi Fore Coffee:

  • Website resmi: fore.coffee / forecoffee.co.id
  • Instagram resmi: @fore.coffee (akun terverifikasi)
  • : informasi kontak tersedia di situs resmi

Jika menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan Fore Coffee, segera laporkan ke pihak berwajib atau hubungi langsung tim resmi Fore Coffee melalui kanal di atas. Berdasarkan ketentuan perlindungan konsumen yang diawasi oleh OJK dan Kemendag, setiap transaksi kemitraan wajib dilakukan secara transparan dengan perjanjian tertulis yang sah.

Penutup

Kemitraan Rental Revenue Sharing dari Fore Coffee menawarkan peluang investasi yang menarik di industri kopi Indonesia, terutama bagi investor yang ingin terlibat di bisnis F&B tanpa harus mengelola operasional secara langsung. Dengan modal paket mulai dari Rp200 juta dan tiga pilihan skala outlet, peluang ini bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing.

Seluruh informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data resmi Fore Coffee dan pernyataan langsung Co-Founder & CEO Vico Lomar. Nominal harga, persyaratan, dan ketentuan kemitraan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru perusahaan. Pastikan selalu melakukan verifikasi langsung ke situs resmi Fore Coffee sebelum mengambil keputusan investasi.

Terima kasih sudah membaca, semoga informasi ini bermanfaat dan membantu dalam mempertimbangkan langkah investasi berikutnya. Semoga dimudahkan dalam setiap keputusan bisnis yang diambil.

FAQ

Tidak. Fore Coffee tidak menggunakan sistem franchise atau waralaba. Model yang ditawarkan adalah Kemitraan Rental Revenue Sharing, di mana investor menyediakan fasilitas dan Fore Coffee mengelola seluruh operasional outlet.

Paket kemitraan termurah dimulai dari Rp200 juta (skala kecil). Namun, Fore Coffee mensyaratkan modal usaha minimum sebesar Rp500 juta karena ada biaya tambahan seperti pembukaan fasilitas yang bisa mencapai Rp1,2 miliar tergantung skala outlet.

Seluruh operasional harian — termasuk rekrutmen karyawan, manajemen barista, branding, dan standar pelayanan — ditangani sepenuhnya oleh Fore Coffee. Investor fokus pada penyediaan fasilitas dan aset.

Mitra investor menerima bagian dari penjualan bersih outlet. Selain itu, terdapat perjanjian sewa terpisah untuk fasilitas yang disediakan, sehingga investor mendapat dua aliran pendapatan sekaligus.

Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi fore.coffee atau forecoffee.co.id. Cari menu Partnership atau Kemitraan, isi formulir pendaftaran, lalu tunggu proses verifikasi dan konfirmasi dari tim Fore Coffee.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.