Beranda » Ekonomi Bisnis » BTN Catat Lonjakan Pengajuan Kredit Digital 11% pada Awal 2026

BTN Catat Lonjakan Pengajuan Kredit Digital 11% pada Awal 2026

Pengajuan kredit digital di Bank Negara (BTN) mencatatkan pertumbuhan yang cukup menjanjikan di awal tahun 2026. Berdasarkan data internal BTN, jumlah aplikasi kredit yang diajukan secara online pada Januari 2026 meningkat sekitar 11% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap layanan perbankan digital, khususnya dalam memenuhi kebutuhan properti dan .

Peningkatan ini tidak terjadi begitu saja. BTN terus mengembangkan platform digitalnya untuk memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah. Salah satu platform utama yang digunakan adalah BTN Properti dan super app Bale by BTN. Melalui kedua platform ini, nasabah bisa melakukan simulasi kredit, memilih properti, hingga mengajukan pinjaman tanpa harus datang ke kantor cabang—setidaknya di tahap awal proses.

Peningkatan Penggunaan Platform Digital

1. Jumlah Pengajuan Capai Hampir 4.000 Aplikasi

Pada Januari 2026, total pengajuan kredit digital BTN mencapai hampir 4.000 aplikasi. Angka ini naik lebih dari 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman menggunakan untuk kebutuhan perbankan mereka, terutama dalam hal pengajuan kredit.

2. Milenial Jadi Penyumbang Utama

Segmen milenial menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan ini. Mereka cenderung lebih memilih layanan digital karena menawarkan kemudahan, kecepatan, dan kepastian proses. BTN mencatat bahwa pengguna dari kelompok usia ini semakin banyak memanfaatkan platform digital untuk mengajukan berbagai jenis kredit.

Produk Kredit yang Tersedia Secara Digital

BTN menyediakan berbagai kredit yang bisa diajukan secara online. Ini memudahkan nasabah untuk menyesuaikan kebutuhan pembiayaan mereka tanpa harus repot datang ke cabang.

Baca Juga:  OJK Resmi Berikan Izin Operasional Baru Bagi PT LKM Artha Kerta Raharja Selama 2026

1. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

BTN menawarkan KPR subsidi dan non-subsidi yang bisa diajukan secara digital. Ini sangat cocok bagi mereka yang ingin memiliki impian tanpa ribet urus dokumen secara manual.

2. Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Bagi yang tertarik membeli apartemen, KPA juga tersedia dalam format digital. Prosesnya cepat dan transparan, cocok untuk investor properti atau mereka yang ingin hunian vertikal.

3. Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan KUMK

Pelaku usaha mikro dan kecil juga bisa mengajukan pembiayaan melalui KUR atau KUMK secara online. Ini membantu pengembangan usaha tanpa harus menunggu proses yang panjang.

4. Kredit Ringan dan Kredit Agunan Rumah (KAR)

BTN juga menyediakan produk Kredit Ringan dengan skema cicilan fleksibel serta Kredit Agunan Rumah (KAR) untuk berbagai kebutuhan pembiayaan lainnya.

Strategi BTN untuk Dorong Pertumbuhan Kredit Digital

1. Perbaikan Pengalaman Pengguna

BTN terus menyempurnakan user experience di aplikasi digitalnya agar proses pengajuan kredit semakin mudah dan nyaman. Ini termasuk penyederhanaan antarmuka dan peningkatan kecepatan akses.

2. Digitalisasi End-to-End

BTN juga mempercepat proses kredit secara menyeluruh, mulai dari pengajuan, verifikasi, hingga persetujuan. Tujuannya, agar waktu pemrosesan menjadi lebih cepat dan efisien.

3. Program Promosi Menarik

Untuk menarik lebih banyak pengguna, BTN menghadirkan berbagai program promosi seperti pembebasan biaya provisi dan administrasi bagi nasabah yang mengajukan kredit melalui Bale Properti.

4. Edukasi Literasi Digital

BTN juga aktif melakukan edukasi dan literasi digital kepada masyarakat agar lebih paham dan percaya diri menggunakan layanan digital. Ini penting untuk memperluas adopsi teknologi di kalangan masyarakat.

Baca Juga:  Pefindo Berikan Predikat idAA+ bagi Bank Syariah Nasional Sepanjang Tahun 2026 Ini

Target Pengajuan Kredit Digital di 2026

BTN menargetkan total pengajuan kredit digital sepanjang 2026 mencapai lebih dari 60.000 aplikasi. Ini merupakan pertumbuhan sekitar 25% dibandingkan target pengajuan pada tahun 2025. Target ini menunjukkan komitmen BTN untuk terus memperkuat perbankan dan meningkatkan kontribusi platform digital terhadap total booking secara keseluruhan.

Tabel Perkiraan Target Pengajuan Kredit Digital BTN

Tahun Target Pengajuan Digital Pertumbuhan YoY
2024 42.000 aplikasi
2025 48.000 aplikasi 14,3%
2026 >60.000 aplikasi >25%

Disclaimer: Data di atas bersifat estimasi dan dapat berubah tergantung pasar serta kebijakan internal BTN.

Penutup

Pertumbuhan pengajuan kredit digital BTN yang mencapai 11% pada Januari 2026 menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa dengan layanan perbankan digital. Dengan berbagai produk yang tersedia dan strategi pengembangan yang terus dilakukan, BTN optimistis tren positif ini akan terus berlanjut sepanjang tahun. Apalagi dengan target agresif yang telah ditetapkan, BTN tampak siap memimpin transformasi digital di sektor perbankan nasional.

Bintang Fatih Wibawa
Reporter at Desa Karangbendo

Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.