PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat pencapaian penting lewat program Mandiri Agen. Hingga Januari 2026, jumlah agen aktif sudah menyentuh angka 112.650 unit, naik 12% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan ini tidak hanya soal jumlah agen. Nilai transaksi melalui jaringan Mandiri Agen juga melesat tajam, mencapai Rp 3,5 triliun. Angka itu naik 89% year-on-year, menunjukkan bahwa model layanan ini mulai digandrungi masyarakat luas.
Mengenal Lebih Dalam tentang Mandiri Agen
Mandiri Agen adalah layanan perbankan yang tidak memerlukan kantor fisik. Layanan ini bekerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menyediakan berbagai layanan keuangan dasar.
Model ini sangat efektif untuk menjangkau daerah yang belum terlayani oleh cabang bank konvensional. Terutama di pelosok, akses ke layanan tarik tunai, transfer dana, pembayaran tagihan, hingga pembukaan rekening menjadi lebih mudah.
1. Sejarah Singkat Mandiri Agen
Mandiri Agen lahir sebagai bagian dari strategi Bank Mandiri dalam mendorong inklusi keuangan. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat yang masih minim akses terhadap layanan perbankan formal.
2. Tujuan Utama Program
Tujuan utamanya adalah memperluas cakupan layanan keuangan, terutama di wilayah pedesaan. Dengan begitu, masyarakat bisa ikut serta dalam aktivitas ekonomi secara lebih mandiri dan produktif.
3. Jenis Layanan yang Ditawarkan
Layanan Mandiri Agen mencakup beberapa hal penting:
- Tarik tunai
- Transfer antarbank
- Pembayaran listrik, air, internet, dan telepon
- Pembukaan rekening tabungan
- Informasi produk pembiayaan produktif
4. Peran UMKM dalam Ekosistem Mandiri Agen
UMKM menjadi mitra utama dalam program ini. Mereka tidak hanya mendapatkan penghasilan tambahan dari komisi transaksi, tetapi juga turut berkontribusi dalam mempercepat inklusi keuangan nasional.
Pertumbuhan Transaksi dan Pengguna Aktif
Salah satu indikator kesuksesan Mandiri Agen adalah lonjakan transaksi. Di awal 2026, frekuensi transaksi mencapai 2,34 juta kali, naik 44% dibanding tahun sebelumnya.
Selaras dengan itu, jumlah pengguna aktif aplikasi Mandiri Agen juga meningkat pesat. Ada 81.000 agen aktif yang menggunakan aplikasi ini, naik 28% secara tahunan.
5. Alasan Popularitas Aplikasi Meningkat
Fitur aplikasi Mandiri Agen dirancang agar lebih lengkap dan cepat dibanding perangkat EDC Mini ATM. Ini membuat pengalaman transaksi lebih nyaman dan efisien.
6. Kontribusi terhadap Basis Nasabah Baru
Program ini juga sukses menarik minat masyarakat untuk bergabung sebagai nasabah Bank Mandiri. Hingga Januari 2026, ada 3,4 juta nasabah baru yang terhubung melalui jaringan Mandiri Agen.
Total dana pihak ketiga (DPK) yang dikumpulkan melalui saluran ini mencapai Rp 22,9 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai mempercayai sistem ini sebagai alternatif layanan keuangan.
Strategi Ke Depan: Memperkuat Sinergi Ekosistem
Bank Mandiri tidak berhenti sampai di situ. Perseroan berencana memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku usaha lokal.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa Mandiri Agen bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif di tingkat mikro maupun makro.
7. Perluasan Jaringan ke Wilayah Terpencil
Target selanjutnya adalah memperbanyak lokasi agen di daerah-daerah terpencil. Ini akan membantu percepatan distribusi layanan keuangan secara merata di seluruh Indonesia.
8. Peningkatan Kapasitas Mitra UMKM
Bank Mandiri juga berkomitmen memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para mitra UMKM. Tujuannya agar mereka bisa menjalankan fungsi agen dengan lebih baik dan profesional.
9. Integrasi dengan Platform Digital Lainnya
Untuk mendukung transformasi digital, Mandiri Agen akan terus dioptimalkan agar bisa terintegrasi dengan platform-platform digital lainnya milik Bank Mandiri.
Tabel Perbandingan Performa Mandiri Agen (YoY)
| Indikator | 2025 | 2026 | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|---|
| Jumlah Agen | 100.000 | 112.650 | +12% |
| Frekuensi Transaksi | 1,63 juta | 2,34 juta | +44% |
| Nilai Transaksi | Rp 1,86 T | Rp 3,5 T | +89% |
| Pengguna Aplikasi Aktif | 63.200 | 81.000 | +28% |
| Jumlah Nasabah Baru | 2,4 juta | 3,4 juta | +42% |
| Total DPK | Rp 16,1 T | Rp 22,9 T | +42% |
Potensi dan Manfaat Jangka Panjang
Dengan pertumbuhan yang solid, Mandiri Agen punya potensi besar untuk menjadi tulang punggung inklusi keuangan nasional. Terlebih lagi, saat ini banyak masyarakat yang masih belum terlayani oleh bank konvensional.
Selain itu, program ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM. Mereka bisa mendulang penghasilan tambahan dari komisi transaksi, sekaligus berkontribusi dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Optimisme Direksi Bank Mandiri
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, menyampaikan optimisme atas capaian ini. Menurutnya, Mandiri Agen adalah bukti nyata kolaborasi antara bank dan masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi dari bawah.
“Ke depan, Mandiri Agen diharapkan semakin optimal dalam menghadirkan akses keuangan yang inklusif, mendorong pemerataan ekonomi, serta menciptakan nilai tumbuh bagi masyarakat hingga ke pelosok negeri,” ucapnya.
Disclaimer
Data dan statistik dalam artikel ini bersumber dari informasi resmi yang dirilis oleh PT Bank Mandiri Tbk per Januari 2026. Angka-angka yang disebutkan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan kondisi pasar dan kebijakan internal perusahaan.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.




