Beranda » Ekonomi Bisnis » Great Eastern Incar Pertumbuhan Premi Marine Cargo Hingga 8% di 2026 dengan Strategi Digital dan Layanan Unggul

Great Eastern Incar Pertumbuhan Premi Marine Cargo Hingga 8% di 2026 dengan Strategi Digital dan Layanan Unggul

Pertumbuhan marine cargo menjadi salah satu fokus utama PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) dalam rencana jangka menengahnya. Targetnya jelas: mencapai pertumbuhan 8% pada tahun 2026. Ambisi ini sejalan dengan dinamika perdagangan nasional yang terus berkembang, terutama di sektor ekspor-impor dan distribusi barang antarpulau.

Langkah ini bukan tanpa dasar. Di tahun 2025, GEGI mencatat pendapatan premi bruto dari lini marine cargo sebesar Rp 110,8 miliar, naik 8,7% dibanding tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa pasar asuransi pengiriman barang masih memiliki ruang untuk tumbuh, terlebih dengan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan komoditas bernilai tinggi.

Strategi GEGI Dorong Pertumbuhan Premi Marine Cargo

Untuk mencapai target 8% di 2026, GEGI tidak hanya mengandalkan tren positif yang sudah terjadi. Ada sejumlah strategi terintegrasi yang disiapkan, mulai dari peningkatan kualitas layanan hingga pemanfaatan teknologi untuk manajemen risiko.

1. Peningkatan Underwriting yang Lebih Adaptif

Salah satu pilar utama strategi GEGI adalah penerapan underwriting yang lebih adaptif. Artinya, akan lebih fleksibel dalam menilai risiko pengiriman barang, terutama mengingat karakteristik masing-masing komoditas dan rute pengiriman yang berbeda.

Dengan pendekatan ini, GEGI bisa memberikan perlindungan yang lebih tepat sasaran tanpa mengorbankan keberlanjutan bisnis. Seleksi risiko tetap dilakukan secara ketat, namun tetap memperhatikan kebutuhan pelanggan di lapangan.

2. Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Monitoring Risiko

Teknologi menjadi elemen penting dalam ekspansi bisnis asuransi marine cargo. GEGI berencana memperluas penggunaan sistem digital untuk memantau risiko pengiriman secara .

Baca Juga:  BSI Bidik Pertumbuhan Transaksi Emas Hingga 5,4 Ton di Semester I 2026

Dengan data yang lebih dan , proses klaim bisa lebih transparan dan efisien. Ini juga membantu dalam mitigasi risiko sebelum terjadi kerugian besar, terutama pada pengiriman lintas negara atau jalur yang rawan cuaca ekstrem.

3. Peningkatan Layanan di Pelabuhan Utama

GEGI juga fokus meningkatkan kualitas layanan langsung di lapangan, khususnya di pelabuhan-pelabuhan utama. Ini mencakup penanganan klaim yang lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan klien di sektor logistik dan ekspor-impor.

Kolaborasi erat dengan pihak pelabuhan dan perusahaan ekspedisi menjadi kunci agar layanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan operasional sehari-hari.

Faktor Pendukung Pertumbuhan Marine Cargo

Selain strategi internal, ada beberapa faktor eksternal yang turut mendukung optimisme GEGI dalam mengejar premi marine cargo.

Peningkatan Aktivitas Pengiriman Domestik dan Ekspor

Tren peningkatan volume pengiriman barang antarpulau dan ekspor-impor komoditas bernilai tinggi menjadi salah satu pendorong utama. Komoditas seperti makanan olahan, mesin industri, material , dan hasil menjadi segmen yang cukup menjanjikan.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang memperluas pasar ke luar negeri, permintaan terhadap marine cargo pun meningkat.

Kemitraan dengan Pelaku Logistik dan Broker

GEGI juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku logistik dan broker asuransi. Melalui sinergi ini, distribusi bisa lebih luas dan responsif terhadap kebutuhan pasar.

Perbandingan Pertumbuhan Premi Marine Cargo (2024–2025)

Berikut adalah data pertumbuhan premi marine cargo GEGI dan industri secara umum dalam dua tahun terakhir:

Baca Juga:  Penurunan Laba Industri Penjaminan 2025: OJK Sebut Ada Beban Klaim hingga Tekanan Suku Bunga
Tahun Premi GEGI (Rp) Pertumbuhan GEGI (%) Premi Industri (Rp) Pertumbuhan Industri (%)
2024 102,0 miliar 5,27 triliun
2025 110,8 miliar 8,7% 5,65 triliun 7,2%

Catatan: Data bersifat preliminary dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai laporan resmi dari perusahaan dan asosiasi terkait.

Tantangan yang Masih Dihadapi

Meski prospeknya cerah, sektor marine cargo tidak luput dari tantangan. Fluktuasi nilai tukar, ketidakpastian geopolitik, dan risiko cuaca ekstrem bisa memengaruhi kinerja premi dan klaim.

Namun, dengan strategi yang terus disesuaikan dan dukungan teknologi, GEGI optimistis bisa mengatasi tantangan tersebut tanpa mengorbankan pertumbuhan.

Kesimpulan

Langkah GEGI menargetkan pertumbuhan premi marine cargo sebesar 8% pada 2026 menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat posisinya di segmen asuransi komersial. Dengan kombinasi strategi adaptif, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi lintas sektor, target ini bukan sekadar angka, tapi sebuah rencana yang siap diwujudkan.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat preliminary dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Target dan pencapaian masa depan tidak menjamin hasil nyata di masa yang akan datang.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Desa Karangbendo

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.