Permintaan mobil baru memang sedang melambat. Namun, BRI Finance justru melihat peluang di segmen mobil bekas. Menurut mereka, pembiayaan kendaraan bekas bisa menjadi andalan di tengah lesunya pasar mobil baru.
Permintaan yang stabil dan harga yang lebih terjangkau membuat mobil bekas tetap diminati. Apalagi, kebutuhan masyarakat akan mobilitas tidak pernah hilang. Ini menjadikan mobil bekas sebagai pilihan realistis bagi banyak orang.
Dinamika Pasar Kendaraan dan Pembiayaan
Permintaan mobil baru dan bekas sebenarnya saling melengkapi. Ketika ekonomi sedang tidak kondusif, masyarakat cenderung memilih alternatif yang lebih murah. Mobil bekas menjadi solusi karena harganya lebih ramah di kantong.
BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan mobil bekas mencapai 169,34% secara tahunan hingga Februari 2026. Angka ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap mobil bekas terus meningkat.
Namun, perusahaan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. Selektivitas tetap diterapkan untuk menjaga kualitas portofolio dan pertumbuhan yang sehat.
1. Faktor yang Mendorong Minat pada Mobil Bekas
Harga mobil bekas yang lebih terjangkau menjadi daya tarik utama. Di tengah ketidakpastian ekonomi, banyak orang memilih mobil bekas sebagai solusi transportasi yang efisien.
Selain itu, kebutuhan mobilitas masyarakat tetap tinggi. Baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun bisnis, mobil tetap dibutuhkan. Dengan kondisi pasar yang seperti ini, BRI Finance melihat peluang besar di segmen mobil bekas.
2. Peran BRI Finance dalam Mendorong Segmen Ini
BRI Finance tidak hanya mengandalkan permintaan alami dari pasar. Perusahaan juga mengoptimalkan kerja sama dengan dealer dan mitra penjual kendaraan. Ini membantu memperluas jangkauan dan mempermudah akses konsumen.
Selain itu, proses pembiayaan yang lebih efisien juga menjadi fokus. Terutama menjelang momen besar seperti Lebaran, permintaan mobil biasanya meningkat. BRI Finance mempersiapkan diri untuk menangkap peluang ini.
3. Strategi Pembiayaan yang Diterapkan
BRI Finance menerapkan pendekatan selektif dalam menyalurkan kredit. Ini penting untuk menjaga kualitas portofolio dan menghindari risiko tinggi.
Perusahaan juga terus memantau perkembangan pasar. Dengan begitu, mereka bisa menyesuaikan strategi dengan dinamika ekonomi yang ada.
Perbandingan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Baru dan Bekas
| Segmen | Pertumbuhan (YoY) | Kontribusi terhadap Portofolio |
|---|---|---|
| Mobil Baru | 12% | 90,21% |
| Mobil Bekas | 169,34% | 9,79% |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa pertumbuhan mobil bekas jauh lebih tinggi. Meski kontribusinya masih kecil, potensinya sangat besar.
4. Tantangan yang Masih Ada
Meski prospeknya menjanjikan, segmen mobil bekas juga punya tantangan. Salah satunya adalah kualitas kendaraan yang tidak seragam. Ini bisa memengaruhi risiko kredit.
Selain itu, regulasi dan kebijakan pasar juga bisa berubah. BRI Finance harus siap menyesuaikan diri dengan dinamika ini.
5. Peluang ke Depan
Mobil bekas tetap punya ruang tumbuh. Terlebih jika ekonomi belum pulih sepenuhnya dan daya beli masyarakat masih tertekan.
BRI Finance berpotensi mendulang untung lebih besar jika terus mengembangkan strategi pembiayaan yang efektif dan efisien.
Perbandingan Harga Mobil Baru dan Bekas (Contoh)
| Jenis Mobil | Harga Baru | Harga Bekas (2023) | Selisih |
|---|---|---|---|
| Toyota Avanza | Rp 250 juta | Rp 170 juta | Rp 80 juta |
| Honda Brio | Rp 200 juta | Rp 130 juta | Rp 70 juta |
| Daihatsu Xenia | Rp 240 juta | Rp 160 juta | Rp 80 juta |
Perbedaan harga yang signifikan ini membuat mobil bekas lebih menarik bagi kalangan menengah ke bawah.
6. Tips Memilih Mobil Bekas untuk Pembiayaan
- Pastikan kondisi mesin dan bodi mobil masih baik
- Cek riwayat pemakaian dan perawatan
- Pilih mobil dengan usia tidak lebih dari 7 tahun
- Gunakan jasa surveyor profesional jika ragu
7. Syarat Pembiayaan Mobil Bekas di BRI Finance
- Usia maksimal kendaraan: 10 tahun dari tahun produksi
- Usia pengaju: 21-65 tahun
- Penghasilan tetap minimal Rp 3 juta per bulan
- Memiliki kartu kredit atau slip gaji sebagai bukti penghasilan
Kesimpulan
Mobil bekas kini menjadi pilihan alternatif yang realistis. Dengan harga lebih terjangkau dan kebutuhan mobilitas yang tetap tinggi, segmen ini punya prospek cerah.
BRI Finance yang melihat peluang ini pun terus mengembangkan strategi pembiayaan yang efisien dan selektif. Ini membuka peluang pertumbuhan yang lebih sehat di tengah lesunya pasar mobil baru.
Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi hingga Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.




