Sektor perbankan di Indonesia terus menunjukkan dinamika yang menarik, terutama dalam upaya menjangkau nasabah di pelosok negeri. KB Bank menjadi salah satu institusi keuangan yang tetap konsisten memperkuat lini bisnis keagenan melalui program Laku Pandai.
Strategi ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap inklusi keuangan nasional. Hingga kuartal I-2026, jumlah agen yang tergabung dalam jaringan Star Agent telah menyentuh angka 26.097 agen.
Pertumbuhan Signifikan Jaringan Star Agent
Pencapaian jumlah agen tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 11% secara tahunan atau year-on-year. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa model bisnis keagenan masih memiliki relevansi tinggi dalam ekosistem perbankan modern.
Fokus utama pengembangan jaringan saat ini diarahkan pada optimalisasi layanan melalui model Mini ATM. Model ini dipilih karena kemampuannya memberikan jangkauan luas di wilayah yang memiliki akses terbatas terhadap layanan perbankan konvensional.
Berikut adalah beberapa poin penting mengenai peran strategis Star Agent dalam operasional KB Bank:
- Perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di daerah terpencil.
- Peningkatan efisiensi operasional melalui distribusi layanan berbasis agen.
- Penguatan penetrasi pasar di wilayah yang belum terjangkau kantor cabang fisik.
Transisi menuju digitalisasi layanan agen terus dilakukan secara bertahap. Hal ini bertujuan agar setiap agen mampu memberikan pengalaman perbankan yang setara dengan layanan di kantor cabang.
Kapabilitas Digital dan Kinerja Transaksi
Star Agent tidak hanya berfungsi sebagai perpanjangan tangan bank untuk transaksi tunai. Setiap agen kini telah dibekali dengan kapabilitas digital yang mumpuni untuk mendukung kebutuhan nasabah sehari-hari.
Nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan dengan mudah melalui jaringan agen ini. Beberapa layanan utama yang tersedia meliputi tarik tunai, setor tunai, transfer antarbank, hingga pembayaran berbagai tagihan rutin.
Tabel berikut menunjukkan perbandingan kinerja transaksi dan kontribusi pendapatan agen pada periode tertentu:
| Indikator Kinerja | Kuartal I-2026 | Sepanjang Tahun 2025 |
|---|---|---|
| Jumlah Transaksi | 841.622 transaksi | 15,38 juta transaksi |
| Fee Based Income | Rp 1,6 miliar | Rp 32,3 miliar |
| Jumlah Agen | 26.097 agen | Data historis |
Data di atas menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan berbasis komisi atau fee based income menjadi salah satu pilar penting bagi bank. Aktivitas transaksi yang konsisten dari para agen membantu menjaga stabilitas pendapatan di luar bunga kredit.
Langkah Strategis Pengembangan Agen
Keberhasilan program Star Agent tidak lepas dari komitmen berkelanjutan dalam pembinaan mitra. KB Bank menerapkan pendekatan terstruktur untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga di seluruh jaringan.
Terdapat beberapa tahapan dan langkah yang dilakukan untuk memperkuat ekosistem Star Agent:
- Edukasi rutin mengenai prosedur perbankan dan keamanan transaksi.
- Pembinaan intensif yang dilakukan bersama mitra aggregator terpilih.
- Pemberian program apresiasi untuk memacu kinerja dan produktivitas agen.
- Integrasi fitur layanan digital seperti pembukaan rekening online dan QRIS.
Langkah-langkah tersebut dirancang untuk menciptakan standar pelayanan yang seragam bagi seluruh nasabah. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, agen diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi perbankan yang sangat cepat.
Optimisme terhadap pertumbuhan bisnis agen di tahun 2026 terlihat sangat kuat. Proyeksi kinerja tahun ini diharapkan mampu melampaui capaian pada tahun sebelumnya, mengingat semakin luasnya adopsi fitur digital oleh masyarakat.
Penguatan jaringan ini juga menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi tidak selalu menggantikan peran manusia dalam perbankan. Justru, kolaborasi antara teknologi dan agen di lapangan menjadi kunci utama dalam menjembatani kebutuhan nasabah yang beragam.
Ke depan, KB Bank dipastikan akan terus melakukan evaluasi terhadap model bisnis agen ini. Penyesuaian strategi akan terus dilakukan agar layanan tetap relevan dengan kebutuhan pasar yang dinamis.
Disclaimer: Data yang disajikan dalam artikel ini berdasarkan laporan kinerja kuartal I-2026 dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan internal perusahaan serta kondisi pasar. Informasi ini bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi atau keputusan finansial.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.




