Beranda » Ekonomi Bisnis » Kemudahan Kirim Uang ke Luar Negeri Lewat 1 Fitur Terbaru BI-Fast yang Rilis Tahun 2026

Kemudahan Kirim Uang ke Luar Negeri Lewat 1 Fitur Terbaru BI-Fast yang Rilis Tahun 2026

di mencatatkan tren positif yang sangat kuat pada awal tahun 2026. Bank Indonesia melaporkan lonjakan signifikan pada penggunaan layanan BI-FAST, baik dari segi volume maupun nilai transaksi yang berhasil diproses.

Pertumbuhan ini menjadi sinyal bahwa adopsi masyarakat terhadap sistem pembayaran instan semakin masif. Bank Indonesia kini tengah mematangkan pengembangan sistem generasi atau New BI-FAST sebagai bagian dari strategi besar Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030.

Performa BI-FAST di Awal 2026

terbaru menunjukkan angka yang cukup impresif terkait penggunaan sistem pembayaran ini. Sepanjang , volume transaksi BI-FAST menyentuh angka 1,4 miliar transaksi.

Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 31 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Rata-rata frekuensi harian pun ikut terkerek naik menjadi 15,6 juta transaksi per hari.

Berikut adalah rincian performa transaksi BI-FAST pada kuartal I-2026:

Indikator Transaksi Capaian Kuartal I-2026 Pertumbuhan (yoy)
Volume Transaksi 1,4 Miliar 31%
Nilai Transaksi Rp 3.519 Triliun 28,35%
Rata-rata Harian 15,6 Juta Transaksi Meningkat

Tabel di atas menunjukkan betapa masifnya perputaran uang melalui ini. Pertumbuhan nilai transaksi yang mencapai Rp 3.519 triliun membuktikan bahwa kepercayaan publik terhadap keamanan dan kecepatan sistem ini terus terjaga dengan baik.

Menyongsong Era New BI-FAST

Pengembangan sistem baru ini bukan sekadar pembaruan teknis biasa. Bank Indonesia merancang New BI-FAST untuk menjadi tulang punggung sistem pembayaran yang lebih tangguh dan efisien di .

Baca Juga:  Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan Listrik oleh Perusahaan Multifinance Capai 39,13% di Awal 2026

Langkah ini diambil untuk memastikan infrastruktur keuangan nasional mampu mengantisipasi lonjakan volume transaksi yang diprediksi akan terus meningkat. Selain itu, sistem ini akan membawa standar tata kelola yang lebih ketat untuk melindungi pengguna dari berbagai ancaman digital.

Berikut adalah fokus utama dalam pengembangan New BI-FAST:

  1. Penguatan standar teknis dan agar sistem lebih interoperabel.
  2. Peningkatan tata kelola sistem pembayaran untuk efisiensi jangka panjang.
  3. Implementasi sistem keamanan yang lebih resilien terhadap risiko fraud.
  4. Mitigasi ancaman siber yang semakin kompleks di era digital.

Pembaruan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih maksimal bagi setiap pengguna. Dengan sistem yang lebih , risiko kebocoran data atau penipuan digital dapat ditekan seminimal mungkin.

Kemudahan Transfer Lintas Negara

Salah satu fitur yang paling dinantikan dari pengembangan sistem ini adalah integrasi pembayaran lintas negara atau cross-border payment. Bank Indonesia akan memanfaatkan skema Nexus untuk menghubungkan sistem pembayaran domestik dengan berbagai negara mitra.

Skema ini memungkinkan proses transfer dana ke luar negeri menjadi jauh lebih praktis dan instan. Pengguna tidak perlu lagi melalui proses yang berbelit-belit untuk mengirim uang ke negara-negara yang tergabung dalam jaringan tersebut.

Berikut adalah daftar negara yang terlibat dalam skema Nexus:

  1. Malaysia
  2. Singapura
  3. Thailand
  4. Filipina
  5. India
  6. Uni Eropa (sebagai observer)

Integrasi ini menjadi angin segar bagi pelaku bisnis maupun individu yang sering melakukan transaksi internasional. Kehadiran fitur ini akan memangkas waktu tunggu dan biaya administrasi yang biasanya cukup tinggi pada metode transfer konvensional.

Baca Juga:  Jaminan Santunan Kecelakaan KRL Bekasi Timur Tahun 2026 Maksimal Senilai 90 Juta Rupiah

Ke depannya, cakupan negara mitra diharapkan akan terus bertambah seiring dengan perluasan jaringan sistem pembayaran . Hal ini sejalan dengan visi besar Bank Indonesia untuk menciptakan ekosistem keuangan yang terhubung secara global namun tetap efisien bagi masyarakat domestik.

Disclaimer: Data, angka, dan informasi mengenai pengembangan sistem serta kebijakan Bank Indonesia yang tercantum dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan otoritas terkait. Selalu pantau kanal resmi Bank Indonesia untuk mendapatkan informasi paling mutakhir mengenai layanan sistem pembayaran.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.