Beranda » Ekonomi Bisnis » Aplikasi Livin by Mandiri Kini Hadir dengan 1 Fitur Baru untuk Sertifikat Emisi 2026

Aplikasi Livin by Mandiri Kini Hadir dengan 1 Fitur Baru untuk Sertifikat Emisi 2026

Langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan kini semakin mudah diakses melalui genggaman tangan. Bank Mandiri resmi menghadirkan berupa fitur Sertifikat Pengurangan Emisi Rumah Kaca (SPE-GRK) yang terintegrasi langsung dalam aplikasi Livin’ by Mandiri.

Kehadiran fitur ini menjadi angin segar bagi ritel yang ingin berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian bumi. Melalui platform digital yang sudah akrab digunakan sehari-hari, setiap individu kini memiliki akses untuk memantau sekaligus mengurangi jejak karbon pribadi secara lebih terukur.

Mengenal Fitur SPE-GRK di Livin’ by Mandiri

Fitur terbaru ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Bank Mandiri dan IDXCarbon. Inisiatif tersebut diluncurkan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bumi sebagai bentuk komitmen nyata terhadap isu perubahan iklim global.

Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca atau SPE-GRK sendiri merupakan unit karbon yang merepresentasikan keberhasilan pengurangan emisi dari proyek pemeliharaan lingkungan tertentu. Dengan membeli sertifikat ini, nasabah secara tidak langsung mendukung pendanaan proyek-proyek hijau yang telah terverifikasi.

Berikut adalah beberapa fungsi utama yang ditawarkan oleh fitur tersebut:

  • Kalkulator karbon untuk menghitung jejak emisi dari aktivitas harian.
  • Akses investasi langsung pada proyek pemeliharaan lingkungan melalui carbon offset.
  • Edukasi mengenai pentingnya pengurangan emisi bagi keberlangsungan ekosistem.
  • Integrasi dalam ekosistem Livin’ Planet untuk memantau kontribusi lingkungan.

Cara Menggunakan Fitur Pengurangan Emisi

Proses untuk berpartisipasi dalam aksi iklim melalui aplikasi ini dirancang sesederhana mungkin agar dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Berikut adalah tahapan yang perlu diikuti untuk mulai berkontribusi:

1. Membuka Aplikasi Livin’ by Mandiri

Pastikan aplikasi sudah diperbarui ke versi terbaru agar seluruh fitur keberlanjutan dapat diakses dengan optimal. Masuk ke akun menggunakan kredensial yang valid.

Baca Juga:  BMRI Menyiapkan Dana Tunai Sebesar Rp44 Triliun Menghadapi Ramadan dan Idulfitri

2. Mengakses Menu Livin’ Planet

Cari ikon atau menu bertajuk Livin’ Planet yang tersedia di dalam aplikasi. Menu ini menjadi pusat dari segala aktivitas terkait inisiatif lingkungan yang dikelola oleh bank.

3. Menghitung Jejak Karbon

Gunakan fitur kalkulator karbon untuk memasukkan aktivitas harian. Sistem akan memberikan estimasi jumlah emisi yang dihasilkan berdasarkan input tersebut.

4. Memilih Proyek Carbon Offset

Pilih proyek lingkungan yang tersedia untuk didukung. Saat ini, salah satu proyek utama yang tersedia berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei di Sumatera Utara.

5. Melakukan Pembelian Sertifikat

Selesaikan transaksi pembelian SPE-GRK sesuai dengan nominal yang diinginkan. Setelah pembayaran berhasil, sertifikat digital akan tercatat sebagai bukti kontribusi nyata terhadap lingkungan.

Dampak Proyek Lingkungan yang Didukung

Partisipasi nasabah dalam membeli sertifikat ini memiliki dampak nyata bagi pengurangan emisi di Indonesia. Sebagai gambaran, proyek PLTBg Sei Mangkei yang menjadi mitra awal memiliki kapasitas pengurangan emisi yang cukup signifikan.

Berikut adalah rincian dampak lingkungan dari proyek tersebut:

Komponen Proyek Kapasitas Pengurangan Emisi Setara Dengan
PLTBg Sei Mangkei 265.000 tCO2e 30.000 Kendaraan

Tabel di atas menunjukkan besarnya kontribusi yang bisa dihasilkan dari satu proyek saja. Angka 265 ribu ton CO2e tersebut setara dengan emisi yang dihasilkan oleh sekitar 30 ribu kendaraan bermotor dalam kurun waktu tertentu.

Mengapa Inovasi Ini Penting

Langkah Bank Mandiri dalam menyediakan fitur ini bukan sekadar tren teknologi finansial semata. Inisiatif ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas mengenai pentingnya kesadaran terhadap jejak karbon pribadi.

Baca Juga:  Analisis Faktor Penyebab Penurunan Harga Saham 4 Bank Besar pada Awal Perdagangan 2026

Banyak orang mungkin belum menyadari seberapa besar dampak aktivitas harian terhadap pemanasan global. Dengan adanya kalkulator karbon, pemahaman tersebut menjadi lebih konkret dan mudah dipahami oleh masyarakat awam.

Selain itu, keterlibatan nasabah ritel dalam pasar karbon merupakan langkah besar menuju inklusi keberlanjutan. Selama ini, perdagangan karbon cenderung dipandang sebagai ranah besar, namun kini akses tersebut terbuka lebar bagi nasabah individu.

Penguatan kolaborasi berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) akan terus dilakukan ke depannya. Fokus utama adalah memperluas jangkauan proyek lingkungan sehingga nasabah memiliki lebih banyak pilihan untuk berinvestasi pada bumi yang lebih hijau.

Pengembangan fitur ini juga menandai transformasi aplikasi menjadi platform berkelanjutan. Livin’ by Mandiri tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat transaksi , melainkan juga sebagai mitra dalam menjalankan gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.


Disclaimer: Data, fitur, dan ketersediaan proyek dalam aplikasi Livin’ by Mandiri dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan Bank Mandiri dan perkembangan regulasi pasar karbon di Indonesia. Pastikan untuk selalu memeriksa informasi terbaru melalui aplikasi resmi atau kanal komunikasi resmi Bank Mandiri.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.