Peningkatan transaksi digital menjelang Lebaran 2026 kembali mencatatkan angka yang mengejutkan. Kali ini, GoPay mencatat lonjakan transaksi QRIS hingga 2,5 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini tidak datang begitu saja, melainkan didorong oleh semakin banyaknya pelaku UMKM yang mulai menggunakan teknologi QRIS sebagai alat pembayaran utama.
Tren ini terutama terlihat selama tiga minggu pertama Ramadan 2026. Transaksi non-tunai melalui QRIS di aplikasi GoPay menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius, menyebut bahwa pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi menjelang Idul Fitri. Kebutuhan masyarakat untuk berbelanja, baik untuk kebutuhan pokok maupun persiapan lebaran, memicu lonjakan tersebut.
UMKM Jadi Pendorong Utama Transaksi QRIS
1. Sektor F&B dan Retail Mendominasi
UMKM menjadi kontributor terbesar dalam lonjakan transaksi QRIS ini. Terutama dari sektor makanan dan minuman (F&B), yang selama Ramadan dan menjelang Lebaran selalu mengalami lonjakan permintaan. Diikuti oleh sektor retail dan fashion, yang memang menjadi andalan ekonomi saat musim mudik tiba.
2. Kemudahan Berjualan dengan QRIS GoPay
GoPay juga memperkenalkan fitur QRIS buat Jualan yang memungkinkan siapa saja membuat kode QR secara instan langsung dari aplikasi. Fitur ini sangat membantu pedagang mikro dan musiman, terutama di bulan Ramadan. Tanpa perlu proses ribet, mereka bisa langsung menerima pembayaran digital.
Fitur ini dirancang agar pelaku usaha kecil bisa ikut serta dalam transformasi digital pembayaran. Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapat akses ke pasar yang lebih luas, tapi juga meningkatkan keamanan transaksi.
3. Transaksi Lebih Aman dan Terintegrasi
Selain pembayaran offline, pengguna GoPay juga bisa melakukan berbagai transaksi lainnya seperti transfer, menabung, pengajuan pinjaman, hingga pembelian asuransi. Semua bisa dilakukan dalam satu aplikasi, menjadikan GoPay sebagai platform keuangan digital yang lengkap.
Mengapa QRIS Bisa Meledak di Tahun Ini?
1. Kesadaran Masyarakat terhadap Pembayaran Non-Tunai
Masyarakat semakin nyaman dengan pembayaran digital. Terutama di tengah tren cashless society yang terus berkembang. QRIS sebagai standar nasional memberikan kemudahan karena bisa digunakan di berbagai e-wallet sekaligus.
2. Dukungan Penuh dari Pemerintah
Pemerintah terus mendorong penggunaan QRIS sebagai bagian dari ekosistem pembayaran digital nasional. Ini memberikan kepercayaan lebih bagi pelaku usaha kecil untuk beralih dari transaksi tunai ke digital.
3. Infrastruktur Digital yang Semakin Matang
Infrastruktur digital di Indonesia terus berkembang pesat. Stabilitas jaringan, keamanan data, dan kemudahan akses membuat QRIS menjadi pilihan utama, bahkan di pelosok sekalipun.
Perbandingan Transaksi QRIS GoPay Tahun 2025 vs 2026
| Kategori | 2025 | 2026 | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Transaksi QRIS (3 minggu Ramadan) | 1x | 2,5x | 150% |
| Kontribusi UMKM | 60% | 75% | +15% |
| Pengguna Baru QRIS Merchant | 120.000 | 300.000 | +150% |
| Sektor Dominan | Retail | F&B & Retail | – |
Disclaimer: Data bersifat estimasi berdasarkan informasi resmi dari GoPay dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Dampak Lonjakan QRIS terhadap Ekosistem Digital
Lonjakan transaksi QRIS ini bukan hanya menguntungkan GoPay, tapi juga mempercepat transformasi digital di sektor UMKM. Dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang menggunakan QRIS, maka ekosistem pembayaran digital pun semakin kuat.
Selain itu, data transaksi yang dihasilkan juga menjadi bahan analisis bagi pihak platform untuk memberikan layanan yang lebih tepat sasaran. Misalnya, penawaran produk keuangan atau promosi yang disesuaikan dengan pola belanja pengguna.
Tips Maksimalkan Transaksi QRIS untuk Pelaku UMKM
1. Gunakan Fitur QRIS Buat Jualan
Bagi pelaku usaha yang belum memiliki merchant QRIS, fitur ini bisa menjadi awal yang tepat. Cukup dari aplikasi GoPay, QRIS bisa langsung dibuat dan digunakan.
2. Manfaatkan Fitur Laporan Transaksi
GoPay menyediakan fitur laporan transaksi yang bisa membantu pelaku usaha memantau arus kas harian. Ini sangat berguna untuk pengelolaan keuangan yang lebih rapi.
3. Tawarkan Promo Menarik
Promo atau cashback bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. GoPay sering menghadirkan program-program menarik yang bisa dimanfaatkan oleh merchant.
Tantangan di Balik Pertumbuhan QRIS
Meski pertumbuhan QRIS sangat positif, tetap ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah edukasi bagi pelaku usaha kecil yang masih awam dengan teknologi digital. Selain itu, keamanan data dan perlindungan konsumen juga tetap menjadi fokus utama.
GoPay menyadari hal ini, dan terus melakukan pendampingan serta edukasi agar transisi ke pembayaran digital bisa berjalan dengan lancar dan aman.
Kesimpulan
Transaksi QRIS GoPay yang melonjak 2,5 kali lipat menjelang Lebaran 2026 menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa dengan pembayaran digital. UMKM menjadi pendorong utama, terutama dari sektor F&B dan retail. Dengan dukungan fitur-fitur yang memudahkan, GoPay terus memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional.
Perubahan ini bukan sekadar angka, tapi cerminan dari transformasi ekonomi yang semakin inklusif dan modern. QRIS bukan hanya alat transaksi, tapi juga jembatan menuju ekonomi digital yang lebih besar.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.




