PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 pada Jumat, 17 April 2026 mendatang. Acara rencananya dimulai pukul 14.00 WIB, baik secara daring lewat platform eASY.KSEI maupun tatap muka di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan.
Sebagai salah satu bank swasta besar di Tanah Air, CIMB Niaga punya sejumlah agenda penting yang bakal dibahas dalam forum tahunan ini. Mulai dari laporan keuangan hingga rencana buyback saham dan penggantian jajaran direksi dan komisaris.
Agenda Utama RUPST CIMB Niaga 2026
1. Pengesahan Laporan Keuangan dan Pembagian Dividen
Salah satu agenda utama adalah pengesahan laporan tahunan serta laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 yang sudah diaudit. Di sini, pemegang saham juga akan diminta menyetujui penggunaan laba bersih tahun lalu.
Laba bersih CIMB Niaga pada tahun buku 2025 mencapai Rp 6,93 triliun, naik tipis 0,53% dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, bank ini membagikan dividen tunai final sebesar Rp 3,91 triliun atau setara 60% dari laba bersih 2024.
2. Penunjukan Auditor Tahun 2026
CIMB Niaga mengusulkan kembali menggunakan jasa Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan yang merupakan afiliasi dari PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026.
3. Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris
Beberapa nama bakal kembali menjabat sebagai anggota dewan komisaris:
- Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris
- Sri Widowati sebagai Komisaris Independen
- Farina J. Situmorang sebagai Komisaris Independen
4. Penyegaran Susunan Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Di bidang pengawasan syariah, CIMB Niaga mengajukan beberapa perubahan:
- M. Quraish Shihab diusulkan kembali sebagai Ketua DPS
- Yulizar Djamaluddin Sanrego sebagai anggota DPS
- Penambahan anggota DPS baru yaitu Hamim Ilyas
5. Pengangkatan Direktur Baru
Agenda lainnya adalah rencana pengangkatan Budiman Tanjung sebagai direktur baru CIMB Niaga. Nama ini masuk sebagai calon pengganti atau penambah struktur direksi yang saat ini sedang berjalan.
6. Remunerasi dan Insentif Manajemen
Perseroan juga akan menetapkan besaran gaji, tunjangan, serta bonus untuk dewan komisaris, direksi, dan DPS selama tahun buku 2026. Termasuk dalam paket tersebut adalah skema insentif berbasis saham bagi para eksekutif senior yang termasuk dalam kategori material risk takers.
7. Program Buyback Saham
Salah satu topik hangat yang bakal dibahas adalah rencana buyback saham dengan nilai maksimal hingga Rp 480 miliar. Dana untuk program ini akan bersumber dari kas internal bank tanpa mengganggu likuiditas operasional.
Buyback direncanakan berlangsung maksimal selama 12 bulan sejak RUPS diselenggarakan. Saham hasil buyback nantinya bisa digunakan sebagai bagian dari remunerasi berbasis saham untuk manajemen.
8. Pembaruan Recovery Plan dan Anggaran Dasar
CIMB Niaga juga akan meminta persetujuan pemegang saham atas pembaruan rencana aksi pemulihan (recovery plan). Selain itu, ada usulan perubahan anggaran dasar perusahaan, termasuk penyesuaian status CIMB Niaga sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan.
Jadwal Penting Terkait RUPST
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| RUPST CIMB Niaga | 17 April 2026 |
| Cut-off Daftar Pemegang Saham | 16 Maret 2026 pukul 16.00 WIB |
| Waktu Pelaksanaan RUPST | Pukul 14.00 WIB |
| Metode Partisipasi | Tatap muka & daring via eASY.KSEI |
Siapa Saja yang Berhak Hadir?
Hanya pemegang saham yang terdaftar pada 16 Maret 2026 pukul 16.00 WIB yang memiliki hak hadir dan memberikan suara dalam RUPST. Untuk memperlancar proses, CIMB Niaga menyarankan partisipasi secara elektronik melalui sistem Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Disclaimer
Informasi terkait pelaksanaan RUPST ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai regulasi pasar modal dan ketentuan internal perusahaan. Peserta disarankan untuk memeriksa situs resmi CIMB Niaga atau keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk update terbaru.
RUPST tahun ini menjadi momen penting bagi CIMB Niaga untuk menyampaikan pencapaian finansial sekaligus merancang langkah strategis ke depan. Apalagi, dengan laba bersih yang masih positif dan rencana buyback saham, ekspektasi investor terhadap performa bank ini pun cukup tinggi.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.



