Transaksi QRIS BNI mencatatkan pertumbuhan yang cukup mencolok hingga Februari 2026. Dalam periode tersebut, nilai transaksi melonjak hingga 146% secara tahunan (year-on-year). Lonjakan ini menunjukkan semakin tingginya adopsi teknologi pembayaran digital di kalangan pengguna layanan perbankan BNI, terutama melalui aplikasi mobile banking Wondr by BNI.
Peningkatan transaksi ini tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang mendukung laju pertumbuhan tersebut, mulai dari peningkatan jumlah pengguna aplikasi hingga momentum musiman seperti Imlek dan Ramadan. Tidak hanya volume transaksi yang naik, pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) juga ikut terdongkrak seiring dengan aktivitas transaksi yang semakin tinggi.
Faktor-Faktor yang Mendorong Pertumbuhan QRIS BNI
1. Peningkatan Pengguna Aplikasi Wondr by BNI
Salah satu pendorong utama pertumbuhan QRIS BNI adalah meningkatnya jumlah pengguna aplikasi Wondr by BNI. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna aplikasi ini naik sebesar 106% secara tahunan. Aplikasi ini menjadi salah satu gerbang utama bagi nasabah untuk melakukan transaksi QRIS, baik untuk pembayaran maupun transfer.
2. Momentum Musiman yang Meningkatkan Aktivitas Transaksi
Musim perayaan seperti Imlek dan Ramadan turut memicu lonjakan transaksi. Pada periode-periode ini, masyarakat cenderung lebih aktif berbelanja, baik secara online maupun offline. Hal ini membuat transaksi QRIS menjadi pilihan utama karena kemudahannya.
3. Peningkatan Sales Volume dan Pendapatan FBI
Sales volume transaksi QRIS BNI juga mencatat pertumbuhan sebesar 121% secara tahunan. Lonjakan ini berdampak langsung pada pendapatan berbasis komisi yang dihasilkan dari setiap transaksi. Semakin banyak transaksi yang dilakukan, semakin besar pula pendapatan yang diraih.
Target dan Strategi BNI untuk QRIS di Tahun 2026
1. Target Pertumbuhan Transaksi QRIS Hingga Akhir Tahun
BNI menargetkan pertumbuhan transaksi QRIS sebesar 140% secara tahunan sepanjang 2026. Target ini menunjukkan komitmen bank dalam mempercepat transformasi digital dan memperluas adopsi pembayaran non-tunai di masyarakat.
2. Memperluas Akseptasi QRIS di Merchant
Salah satu langkah strategis yang akan ditempuh adalah memperluas akseptasi QRIS di berbagai merchant. Dengan semakin banyak tempat yang menerima pembayaran QRIS, diharapkan masyarakat semakin nyaman dan aktif menggunakannya.
3. Meningkatkan Literasi Digital
BNI juga berencana meningkatkan edukasi dan literasi digital kepada nasabah. Tujuannya agar lebih banyak orang memahami manfaat dan cara menggunakan QRIS dengan aman dan mudah.
4. Cross Selling Produk Digital
Strategi cross selling dengan berbagai produk digital BNI juga akan digunakan untuk meningkatkan penggunaan QRIS. Dengan mengintegrasikan QRIS ke dalam layanan lain seperti pembayaran tagihan atau belanja online, penggunaan QRIS bisa lebih optimal.
5. Program Promosi di Merchant Pilihan
Program promosi yang menarik akan terus digelar di merchant-merchant pilihan. Hal ini diharapkan bisa mendorong lebih banyak transaksi dari pengguna Wondr by BNI.
Perbandingan Pertumbuhan QRIS BNI dengan Indikator Lain
| Indikator | Pertumbuhan Tahunan (YoY) |
|---|---|
| Transaksi QRIS | 146% |
| Pengguna Wondr by BNI | 106% |
| Sales Volume QRIS | 121% |
| QRIS Cross Border (akhir 2025) | 240% |
| QRIS Cross Border (Agustus 2025) | 286% |
Pertumbuhan QRIS BNI tidak hanya unggul dari tahun sebelumnya, tetapi juga melampaui tren pertumbuhan produk digital lainnya. Angka 146% menunjukkan bahwa QRIS menjadi salah satu layanan yang paling banyak diminati oleh nasabah.
QRIS Cross Border: Peluang Baru di Luar Negeri
QRIS tidak hanya digunakan di dalam negeri. BNI juga mencatat pertumbuhan transaksi QRIS lintas negara (cross border) yang sangat tinggi. Pada akhir 2025, pertumbuhan transaksi ini mencapai 240% YoY. Bahkan pada Agustus 2025 saja, pertumbuhannya sudah mencapai 286%.
Ini menunjukkan bahwa QRIS mulai dikenal dan digunakan di luar Indonesia. BNI terus berupaya memperluas jaringan akseptasi QRIS secara global agar nasabah bisa menggunakan metode pembayaran ini saat bepergian ke luar negeri.
Potensi QRIS sebagai Pelengkap Data Transaksi
QRIS tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi sumber data pelengkap bagi bank. Data transaksi yang dihasilkan bisa digunakan untuk memberikan insight yang lebih baik mengenai perilaku konsumen. Hal ini membantu BNI dalam mengembangkan produk dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Disclaimer
Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat hingga Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan transaksi serta kebijakan internal BNI. Pertumbuhan dan target yang disebutkan merupakan informasi resmi dari pihak bank dan dapat disesuaikan dengan kondisi pasar yang berlaku.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.




