Beranda » Ekonomi Bisnis » MUF Catatkan Lonjakan Pembiayaan Kendaraan Listrik Hingga 99 Persen di 2025

MUF Catatkan Lonjakan Pembiayaan Kendaraan Listrik Hingga 99 Persen di 2025

PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan listrik dan hybrid yang cukup menarik di tahun 2025. Plt Utama MUF, Dapot Parasian Sinaga, menyebut bahwa penyaluran pembiayaan untuk kendaraan ramah lingkungan ini mencapai Rp2,49 triliun. Angka ini naik hampir dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan mencapai 99%.

Penyaluran tersebut menyumbang sekitar 10% dari total penyaluran pembiayaan MUF sepanjang 2025. Kenaikan ini sejalan dengan tren meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dan hybrid. Dapot memperkirakan pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik masih akan berlanjut di tahun-tahun mendatang, dengan potensi kenaikan yang tetap dalam kisaran dobel digit.

Peningkatan Minat Konsumen pada Kendaraan Listrik

Tren positif ini tidak terlepas dari semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik di pasar. Baik dari segi model maupun harga, produsen kendaraan mulai menawarkan berbagai alternatif yang menarik bagi konsumen. Selain itu, terkait juga turut mendorong adopsi kendaraan listrik.

Masyarakat mulai menyadari manfaat lingkungan dan efisiensi biaya operasional yang ditawarkan oleh kendaraan listrik. Hal ini membuat permintaan akan pembiayaan kendaraan listrik terus meningkat. MUF sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia turut merasakan dampaknya.

1. Peningkatan Penjualan Kendaraan Listrik

Permintaan kendaraan listrik terus naik seiring dengan meningkatnya kesadaran lingkungan dan kebijakan pemerintah yang mendukung transisi energi. Banyak konsumen mulai melirik mobil dan motor listrik sebagai alternatif kendaraan sehari-hari.

2. Kebijakan Insentif Pemerintah

Insentif pajak dan subsidi yang diberikan oleh pemerintah membuat harga kendaraan listrik menjadi lebih . Ini menjadi salah satu faktor pendorong utama minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis listrik.

3. Peran Perusahaan Pembiayaan

Perusahaan pembiayaan seperti MUF berperan penting dalam mendukung adopsi kendaraan listrik. Dengan menyediakan berbagai skema pembiayaan yang menarik, MUF membantu konsumen untuk memiliki kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya besar di awal.

Strategi MUF dalam Mendukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ini, MUF merancang sejumlah strategi yang akan diterapkan di tahun 2026. Salah satunya adalah penguatan sinergi dengan dealer dan mitra strategis, terutama dalam ekosistem Mandiri Group. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kualitas layanan bagi konsumen.

Baca Juga:  Bizhare Sukses Salurkan Dana Investasi Senilai Rp 300 Miliar Selama Awal Tahun 2026

Selain itu, MUF juga terus mengembangkan produk pembiayaan yang lebih kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Perusahaan juga mempercepat transformasi untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat dan efisien.

1. Optimalisasi Sinergi dengan Mitra

MUF memperkuat kemitraan dengan dealer dan pihak terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk memperluas jaringan distribusi dan menjangkau lebih banyak konsumen di berbagai wilayah.

2. Pengembangan Produk Pembiayaan

Produk pembiayaan yang ditawarkan terus disesuaikan dengan kebutuhan pasar. MUF menyediakan berbagai skema yang fleksibel, mulai dari tenor yang panjang hingga uang muka yang ringan.

3. Peningkatan Layanan Digital

MUF terus mengembangkan platform digital agar proses pengajuan dan pencairan pembiayaan menjadi lebih cepat dan mudah. Ini menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan konsumen yang semakin digital.

Proyeksi Pembiayaan Kendaraan Listrik di Tahun 2026

MUF memperkirakan pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik akan tetap berada di kisaran dobel digit di tahun 2026. Perusahaan akan terus fokus pada penyaluran pembiayaan untuk semua segmen kendaraan, baik mobil maupun motor, baru atau bekas, serta tunai.

Dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik di pasar, serta dukungan kebijakan pemerintah, MUF optimis permintaan akan pembiayaan kendaraan listrik akan terus meningkat. Ini sejalan dengan perusahaan untuk terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

1. Fokus pada Segmen Kendaraan Lengkap

MUF tidak hanya fokus pada kendaraan listrik, tetapi juga menyalurkan pembiayaan untuk kendaraan konvensional. Namun, proporsi kendaraan listrik terus meningkat dari waktu ke waktu.

2. Adaptasi terhadap Kebutuhan Pasar

MUF terus menyesuaikan diri dengan dinamika pasar. Dengan memahami kebutuhan konsumen, perusahaan bisa menawarkan solusi yang tepat dan relevan.

Baca Juga:  Lawan Ancaman Tarif AS, Uni Eropa dan CPTPP Siapkan Aliansi Ekonomi Raksasa!

3. Dukungan dari Grup Mandiri

Sebagai bagian dari ekosistem Mandiri Group, MUF mendapat dukungan penuh dari berbagai anak perusahaan. Sinergi ini memungkinkan MUF untuk tumbuh lebih cepat dan lebih luas.

Kinerja Keuangan MUF di Tahun 2025

Selain pembiayaan kendaraan listrik, kinerja keseluruhan MUF juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Penyaluran pembiayaan kendaraan secara keseluruhan mencapai Rp24,2 triliun pada 2025, naik 11,6% secara year-on-year (YoY).

Peningkatan ini menunjukkan bahwa MUF berhasil mempertahankan performa bisnisnya di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari ekosistem grup, MUF terus menjadi pemain utama di pembiayaan kendaraan.

Tabel: Rincian Penyaluran Pembiayaan MUF 2025

Jenis Pembiayaan Nilai (Rp) Pertumbuhan YoY
Kendaraan Listrik & Hybrid 2,49 triliun 99%
Kendaraan Konvensional 21,71 triliun 10,6%
Total Penyaluran 24,2 triliun 11,6%

Kesimpulan

Pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik yang mencapai dobel digit menjadi indikator positif bagi masa depan industri otomotif di Indonesia. MUF, dengan strategi yang tepat dan dukungan ekosistem grup, berhasil memanfaatkan peluang ini dengan baik.

Dengan terus berinovasi dan menyesuaikan diri terhadap kebutuhan pasar, MUF berpotensi menjadi salah satu pendorong utama adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. Tahun 2026 pun diprediksi akan menjadi tahun yang semakin menjanjikan bagi perusahaan dan industri pembiayaan secara keseluruhan.

Disclaimer: dan angka dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi yang tersedia hingga Maret 2026. Perubahan kebijakan, pasar, atau faktor eksternal lainnya dapat memengaruhi angka aktual di masa mendatang.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Desa Karangbendo

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.