Beranda » Ekonomi Bisnis » Grup Affirmate Masuk ke BOT Finance, Bumiputera Keluar dari Struktur Saham

Grup Affirmate Masuk ke BOT Finance, Bumiputera Keluar dari Struktur Saham

Perubahan besar terjadi di dunia pembiayaan Indonesia. Affirmate Group, perusahaan konsultan bisnis dan investasi yang berbasis di Tanah Air, baru saja mengumumkan investasinya di BOT Finance Indonesia. Langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, tapi menandai pergeseran signifikan dalam kepemilikan dan identitas perusahaan leasing legendaris yang dulu dikenal sebagai Bumiputera-BOT Finance.

Investasi ini disetujui oleh (OJK) pada akhir Januari 2026. Dengan modal segar dari Affirmate Bisnis Nusantara (ABN), anak Affirmate Group, kini memegang ,6% saham BOT Finance. Mayoritas saham masih dikuasai Finance and Leasing Co Ltd sebesar 85%, dan sisanya 9,4% dipegang Yayasan Pendidikan Keluarga Wiryoprawiro.

Sejarah Panjang BOT Finance dan Transformasi Identitas

BOT Finance bukan nama asing di industri pembiayaan Tanah Air. Perusahaan ini lahir dari kolaborasi antara AJB Bumiputera 1912 dan BOT Lease, yang kini telah berganti nama menjadi MUFG Finance and Leasing Co Ltd. Awalnya dikenal sebagai Bumiputera-BOT Finance sejak tahun 1982, perusahaan ini menjadi salah satu lembaga pembiayaan Jepang tertua di Indonesia.

1. Awal Mula dan Joint Venture

BOT Finance berdiri sebagai hasil kerja sama antara dua entitas: AJB Bumiputera 1912 yang memiliki akar lokal kuat, dan BOT Lease dari Jepang yang membawa pengalaman panjang di sektor leasing. Kombinasi ini menciptakan model bisnis yang seimbang antara lokalitas dan keahlian internasional.

2. Pergeseran Nama dan Kepemilikan

Pada Juli 2024, OJK memberikan lampu hijau kepada Bumiputera-BOT Finance untuk melepas nama “Bumiputera” dan beroperasi hanya sebagai BOT Finance. Ini menjadi langkah awal menuju transformasi identitas perusahaan yang lebih dan independen dari label asal-usulnya.

3. Divestasi Bumiputera

Selang beberapa bulan kemudian, tepatnya Februari 2026, AJB Bumiputera 1912 menyelesaikan proses divestasi sahamnya sepenuhnya kepada MUFG Finance and Leasing Co Ltd. Dengan ini, kehadiran Bumiputera dalam struktur kepemilikan BOT Finance resmi berakhir.

Baca Juga:  Prospek Asuransi E-Commerce Masih Cerah Meskipun Kontribusi Premi Belum Signifikan

Strategi Affirmate Group dan Visi Ke depan

Masuknya Affirmate Group sebagai pemegang saham minoritas bukan langkah sembarangan. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem bisnis yang menghubungkan Indonesia dan Jepang. Affirmate Group, yang berdiri sejak 2019, telah membangun jaringan luas dengan berbagai tokoh bisnis, perusahaan, dan institusi keuangan di kedua negara.

1. Membangun Platform Kolaborasi Bisnis

Affirmate Bisnis Nusantara (ABN) berperan sebagai business advisory yang membantu perusahaan-perusahaan Asia dalam ekspansi lintas negara. Investasi di BOT Finance adalah langkah konkret untuk memperkuat posisi mereka sebagai jembatan investasi antara Indonesia dan Jepang.

2. Milestone Penting Affirmate Group

Salah satu pencapaian penting Affirmate adalah perannya dalam memperkenalkan NTT East sebagai investor strategis di PT Solusi Sinergi Tbk (WIFI). NTT East masuk pada semester II-2025 dengan komitmen investasi sebesar Rp 4 triliun. Ini menunjukkan bahwa Affirmate tidak hanya aktif di , tapi juga berkontribusi di bidang teknologi dan .

Portofolio dan Layanan BOT Finance

BOT Finance menawarkan beragam layanan pembiayaan yang mencakup investasi, modal kerja, multiguna, hingga operasional. Perusahaan ini memiliki portofolio yang solid, dengan alokasi pembiayaan pada tahun 2025 sebagai berikut:

Jenis Pembiayaan Persentase Aset
Kendaraan 43%
Alat Berat 35%
Mesin 22%

Pada tahun 2024, BOT Finance menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 1,03 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan tetap aktif dan responsif terhadap kebutuhan pasar meski tengah menjalani transformasi struktural.

Baca Juga:  Strategi Efektif Great Eastern Life Pacu Pertumbuhan Laba Sepanjang Tahun 2026 Ini

Dampak Investasi Affirmate terhadap BOT Finance

CEO Affirmate Bisnis Nusantara, Yukifri Nazir, menyatakan bahwa investasi ini merupakan bentuk komitmen kuat untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan dukungan dari Affirmate, BOT Finance diharapkan bisa memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisinya di tengah persaingan yang semakin ketat.

1. Peningkatan Sinergi Bisnis

Kolaborasi ini diharapkan menciptakan sinergi yang kuat antara kapasitas lokal BOT Finance dan jaringan internasional Affirmate. Hal ini akan mempercepat pengambilan keputusan, efisiensi operasional, serta pemanfaatan peluang investasi lintas negara.

2. Potensi Ekspansi Produk dan Layanan

Dengan masuknya investor baru, BOT Finance punya peluang untuk mengembangkan produk pembiayaan yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar modern. Termasuk layanan digital yang lebih terintegrasi dan fleksibel.

Disclaimer

Data dan informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga Maret 2026. Perubahan kebijakan, regulasi, atau struktur kepemilikan bisa terjadi sewaktu-waktu dan memengaruhi kondisi yang dijelaskan. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi terkini untuk informasi terbaru.

Langkah Affirmate Group masuk ke BOT Finance bukan hanya soal investasi. Ini adalah tanda bahwa dunia keuangan Indonesia semakin terbuka terhadap kolaborasi global. Dengan hilangnya identitas Bumiputera, BOT Finance memulai babak baru yang lebih modern dan berorientasi internasional. Perjalanan ini baru dimulai, dan dampaknya bisa dirasakan di masa depan.

Erna Agnesa
Reporter at Desa Karangbendo

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.