Beranda » Ekonomi Bisnis » Antisipasi Ramadan, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg di Banyuwangi Hingga 64,2 Persen

Antisipasi Ramadan, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg di Banyuwangi Hingga 64,2 Persen

Patra Niaga menambah pasokan elpiji 3 kilogram di Banyuwangi sebanyak 40.880 tabung melalui skema penyaluran fakultatif jelang Ramadan.

Tambahan ini setara dengan 64,2 persen dari rata-rata konsumsi , sebagai langkah antisipasi lonjakan permintaan energi selama bulan puasa.

Penambahan pasokan dilakukan di luar distribusi reguler untuk memastikan ketersediaan elpiji subsidi tetap terjaga, terutama saat aktivitas memasak untuk sahur dan berbuka meningkat.

Simak penjelasan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini.

Berdasarkan data distribusi Pertamina, rata-rata konsumsi harian elpiji subsidi di Banyuwangi mencapai 63.670 tabung per hari.

Angka tersebut menempatkan Banyuwangi sebagai kabupaten dengan konsumsi elpiji subsidi tertinggi ketujuh di Jawa Timur.

Berikut pasokan elpiji 3 kg di Banyuwangi jelang Ramadan.

Keterangan Jumlah
Rata-rata konsumsi harian 63.670 tabung
Tambahan pasokan fakultatif 40.880 tabung
Persentase kenaikan pasokan 64,2%
Peringkat konsumsi di Jawa Timur Ke-7 tertinggi

Data di atas berdasarkan catatan distribusi Pertamina Patra Niaga wilayah Jatimbalinus dan dapat berubah sesuai kondisi lapangan.

Dengan tambahan tersebut, jumlah pasokan dinilai cukup signifikan untuk meredam potensi kelangkaan akibat lonjakan permintaan musiman.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa elpiji menjadi produk energi dengan potensi kenaikan konsumsi paling tinggi selama Ramadan.

“Elpiji menjadi kebutuhan utama untuk memasak sahur dan berbuka. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui penyaluran fakultatif sebagai tambahan dari distribusi reguler,” ujarnya.

Penyaluran fakultatif merupakan mekanisme tambahan di luar jadwal distribusi rutin yang diaktifkan saat permintaan melonjak di periode tertentu.

Secara keseluruhan, Pertamina menyiapkan tambahan lebih dari 68 persen dari rata-rata penyaluran harian untuk wilayah Jawa Timur. Jumlah tersebut setara dengan 1.096.295 tabung elpiji.

Banyuwangi masuk daftar daerah prioritas karena tingkat konsumsi yang relatif tinggi dibandingkan kabupaten lain.

Selain sebagai kawasan dengan aktivitas yang dinamis, Banyuwangi juga dikenal memiliki mobilitas masyarakat yang cukup padat dari sektor pariwisata.

Tak hanya elpiji, distribusi bahan bakar () turut mendapat serius dari Pertamina.

Langkah yang dilakukan mencakup build up stock atau penambahan cadangan stok sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Pengecekan sarana dan fasilitas SPBU juga dilakukan secara intensif, termasuk memastikan aspek kuantitas dan kualitas (Quantity and Quality/QQ) tetap terjaga.

“Antisipasi ini penting karena Banyuwangi memiliki mobilitas tinggi, baik dari sektor perdagangan maupun pariwisata. Hal ini tentu memengaruhi kebutuhan energi masyarakat,” imbuh Ahad Rahedi.

Meski pasokan telah ditambah signifikan, Pertamina tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Elpiji 3 kilogram merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Warga yang tergolong mampu diminta beralih menggunakan elpiji nonsubsidi agar distribusi lebih tepat sasaran dan tidak menimbulkan kelangkaan di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama elpiji. Jangan sampai kekhawatiran dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab,” tandas Ahad.

Dengan tambahan pasokan mencapai 64,2 persen dari rata-rata konsumsi harian, kebutuhan elpiji masyarakat Banyuwangi diharapkan tetap aman dan terkendali sepanjang Ramadan hingga mendatang.

Pertamina dan daerah terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan.***

Sumber: https://radarbanyuwangi.jawapos.com/ekonomi/757198699/jelang-ramadan-pertamina-tambah-40880-tabung-elpiji-3-kg-di-banyuwangi-pasokan-naik-642-persen

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Desa Karangbendo

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.