Perum BULOG Kantor Cabang (Kancab) Banyuwangi bersinergi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun Baru Imlek dan menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kalipuro, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Tak hanya itu, Bulog Banyuwangi juga memperluas jangkauan melalui Operasi Pasar Murah di 25 kecamatan bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Industri, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi.
Simak informasi lengkap seputar program pangan murah ini dari desakarangbendo.id berikut ini.
GPM bertujuan memberikan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan.
Program ini menyasar kebutuhan pokok yang harganya cenderung naik menjelang Ramadhan.
Masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas pangan dengan harga spesial dalam program ini, antara lain:
- Beras Medium SPHP
- Beras Premium (Be Food)
- Gula Kristal Putih (GMM)
- Minyakita
Seluruh komoditas tersebut dijual di bawah harga pasar untuk membantu meringankan beban belanja rumah tangga.
Operasi Pasar Murah di tingkat kabupaten dilaksanakan secara maraton mulai 8 Februari hingga 16 Maret 2026.
Jangkauan program ini cukup masif, mencakup 25 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Sinergi antara Perum BULOG Kancab Banyuwangi dan Dinas Koperasi, Industri, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi menjadi kunci kelancaran distribusi pangan murah hingga ke pelosok kecamatan.
Pemimpin Cabang Perum BULOG Banyuwangi mengimbau masyarakat agar tidak khawatir berlebihan soal ketersediaan bahan pangan.
“Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG Kancab Banyuwangi saat ini mencapai 95 ribu ton. Jumlah ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi menghadapi Tahun Baru Imlek hingga memasuki Bulan Suci Ramadhan nanti,” tegas perwakilan BULOG Banyuwangi.
Dengan stok sebesar itu, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk melakukan panic buying yang justru bisa memicu lonjakan harga di tingkat ritel.
Berikut perbandingan stok dan jangkauan program pangan murah Bulog Banyuwangi jelang HBKN 2026, berdasarkan data Perum BULOG Kancab Banyuwangi.
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Stok CBP | 95.000 ton (mencukupi) |
| Jangkauan Operasi Pasar | 25 kecamatan di Kab. Banyuwangi |
| Periode Pelaksanaan | 8 Februari – 16 Maret 2026 |
| Komoditas | Beras Medium, Beras Premium, Gula, Minyakita |
| Mitra Pelaksana | Bapanas, Dinkop dan Perdagangan Kab. Banyuwangi |
Data di atas berdasarkan keterangan resmi Perum BULOG Kancab Banyuwangi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan di lapangan.
Dengan stok CBP yang kuat dan rangkaian operasi pasar yang masif, stabilitas harga pangan di wilayah Banyuwangi diharapkan tetap terjaga selama periode HBKN.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan inflasi daerah, khususnya dari sisi volatile food yang kerap melonjak menjelang Ramadhan.
Sumber: https://lintasjatimnews.com/2026/02/14/jaga-stabilitas-pangan-bulog-banyuwangi-gelar-pangan-murah/
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.


