Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan awal yang impresif pada perdagangan Rabu, 8 April 2026, dengan penguatan sebesar 2,6 persen. Pergerakan positif ini menjadi angin segar bagi pelaku pasar setelah sempat mengalami tekanan selama dua hari berturut-turut.
Sebelumnya, indeks sempat ditutup melemah tipis 0,26 persen ke level 6.971. Kondisi tersebut dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global serta aksi jual masif dari investor asing yang mencapai angka Rp1,78 triliun.
Analisis Kondisi Pasar Terkini
Tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi sorotan utama yang membayangi pergerakan pasar modal saat ini. Eskalasi konflik tersebut berpotensi memicu kenaikan harga minyak dunia yang kemudian berdampak pada lonjakan inflasi global.
Dampak dari situasi tersebut juga merembet ke nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.105 per dolar AS. Penguatan mata uang dolar AS membuat posisi aset berisiko menjadi kurang menarik di mata investor global.
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar sedang menanti hasil review dari FTSE Russell. Keputusan tersebut dinilai krusial karena akan menentukan arah arus modal asing yang masuk atau keluar dari pasar domestik dalam waktu dekat.
Secara teknikal, pergerakan IHSG diprediksi masih akan bergerak terbatas di tengah kondisi risk off. Berikut adalah proyeksi rentang pergerakan indeks untuk perdagangan hari ini:
| Indikator Teknis | Rentang Level |
|---|---|
| Support | 6.900 – 6.950 |
| Resistance | 7.050 – 7.065 |
Data di atas menunjukkan batasan psikologis yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Memahami level support dan resistance sangat penting untuk menentukan titik masuk maupun keluar agar manajemen risiko tetap terjaga.
Rekomendasi Saham Pilihan
BRI Danareksa Sekuritas telah memetakan beberapa emiten yang memiliki potensi pergerakan menarik untuk sesi perdagangan hari ini. Berikut adalah rincian strategi untuk saham-saham pilihan tersebut:
1. TKIM (Buy – Day Trade)
Pergerakan saham ini menunjukkan potensi rebound yang cukup solid setelah berhasil bertahan di area support 8.150 hingga 8.550. Momentum kenaikan mulai terlihat membaik meskipun masih dalam batasan tertentu.
- Area Beli: 8.550 – 8.825
- Target Resistance 1: 9.050
- Target Resistance 2: 9.500
- Stop Loss: Di bawah 8.300
2. MAPI (Buy – Day Trade)
Saham ini menunjukkan tren penguatan yang cukup kuat setelah berhasil menembus area resistance di level 1.250. Indikator MACD yang menguat memberikan sinyal positif bagi kelanjutan tren kenaikan menuju target harga berikutnya.
- Area Beli: 1.200 – 1.250
- Target Resistance 1: 1.305
- Target Resistance 2: 1.350
- Stop Loss: Di bawah 1.190
3. KUAS (Buy – Day Trade)
Terjadi breakout pada area resistance 103 yang didukung dengan peningkatan volume perdagangan yang signifikan. Kondisi ini membuka peluang bagi harga untuk terus bergerak naik menuju level target yang lebih tinggi.
- Area Beli: 104 – 110
- Target Resistance 1: 113
- Target Resistance 2: 118
- Stop Loss: Di bawah 100
4. ADHI (Sell)
Berbeda dengan emiten lainnya, saham ini berada dalam tren penurunan yang cukup dalam setelah breakdown dari level support 222. Momentum MACD yang negatif menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pergerakan harga.
- Harga Terakhir: 175
- Support Berikutnya: 163
Strategi Menghadapi Volatilitas Pasar
Menghadapi kondisi pasar yang fluktuatif memerlukan kedisiplinan tinggi dalam menerapkan strategi investasi. Pemilihan saham yang tepat harus dibarengi dengan pemantauan terhadap sentimen global yang sewaktu-waktu bisa berubah.
Pelaku pasar disarankan untuk tetap selektif dalam mengambil posisi di tengah ketidakpastian geopolitik. Mengingat arus keluar dana asing masih cukup deras, menjaga likuiditas portofolio menjadi langkah bijak untuk meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar.
Disclaimer: Seluruh informasi mengenai rekomendasi saham di atas bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Pergerakan harga saham sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar yang berlaku.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.



