PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) baru saja merampungkan agenda tahunan yang krusial bagi para pemegang saham. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Senin (6/4/2026), perusahaan resmi mengumumkan pembagian dividen tunai dengan nilai yang cukup fantastis.
Total dana yang digelontorkan mencapai Rp 772,4 miliar. Angka ini merepresentasikan 50% dari total laba bersih yang berhasil dikantongi perusahaan sepanjang tahun buku 2025.
Detail Pembagian Dividen Adira Finance
Keputusan pembagian dividen ini menjadi kabar baik bagi investor yang menantikan imbal hasil dari kinerja keuangan perusahaan. Pembayaran dividen dijadwalkan akan dilakukan pada akhir bulan April 2026.
Berikut adalah rincian alokasi laba bersih Adira Finance tahun buku 2025:
- Dividen Tunai: Rp 772,4 miliar atau setara dengan 50% dari laba bersih.
- Dana Cadangan Umum: Sekitar 1% dari laba bersih sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
- Laba Ditahan: Sisa dari laba bersih setelah dikurangi dividen dan dana cadangan akan dicatat sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja perusahaan.
Jadwal pembayaran dividen telah ditetapkan oleh manajemen untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Berikut adalah ringkasan informasi penting terkait distribusi tersebut:
| Keterangan | Detail Informasi |
|---|---|
| Total Dividen | Rp 772,4 Miliar |
| Rasio Payout | 50% dari Laba Bersih |
| Tanggal Pembayaran | 30 April 2026 |
| Status | Disetujui RUPST 6 April 2026 |
Perlu diperhatikan bahwa data di atas bersifat final berdasarkan keputusan RUPST, namun jadwal teknis terkait tanggal cum date dan ex date di pasar modal biasanya mengikuti aturan bursa yang berlaku. Investor disarankan untuk selalu memantau pengumuman resmi dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) atau situs resmi perusahaan untuk memastikan jadwal transaksi saham yang tepat.
Perombakan Jajaran Manajemen
Selain membahas pembagian laba, RUPST juga menjadi momentum bagi Adira Finance untuk melakukan penyegaran di level kepemimpinan. Perubahan ini dilakukan seiring dengan berakhirnya masa tugas beberapa pejabat lama dan penyesuaian strategi perusahaan ke depan.
Perubahan susunan pengurus ini mencakup posisi Komisaris Utama hingga jajaran Direksi. Langkah ini diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam menghadapi tantangan industri pembiayaan yang semakin dinamis.
Berikut adalah susunan terbaru Komisaris dan Direksi Adira Finance pasca RUPST:
-
Susunan Komisaris:
- Komisaris Utama: Nobuya Kawasaki
- Komisaris Independen: Krisna Wijaya
- Komisaris Independen: Manggi Taruna Habir
- Komisaris: Congsin Congcar
- Komisaris: Theresia Adriana Widjaja
-
Susunan Direksi:
- Direktur Utama: I Dewa Made Susila
- Wakil Direktur Utama: Swandajani Gunadi
- Wakil Direktur Utama: Niko Kurniawan Bonggowarsito
- Direktur: Denny Riza Farib
- Direktur: Sigit Hendra Gunawan
- Direktur: Sylvanus Gani K. Mendrofa
- Direktur: Ricky Gunawan
- Direktur: Takanori Mizuno
Pergantian posisi ini melibatkan beberapa nama baru yang akan efektif menjabat setelah memenuhi persyaratan regulasi. Khusus untuk posisi Komisaris Utama dan Komisaris, pengangkatan tersebut akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, untuk jajaran Direksi, penunjukan Swandajani Gunadi, Niko Kurniawan Bonggowarsito, dan Takanori Mizuno telah disetujui untuk efektif menjabat sejak penutupan RUPST. Perubahan ini menjadi sinyal bahwa perusahaan tengah menyiapkan fondasi kepemimpinan yang solid untuk menjaga performa bisnis di masa mendatang.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan hasil RUPST Adira Finance per 6 April 2026. Kebijakan dividen, jadwal pembayaran, dan susunan manajemen dapat mengalami perubahan sesuai dengan regulasi otoritas terkait atau keputusan perusahaan di masa depan. Investor diharapkan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi di pasar modal.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.




