Beranda » Perbankan » KUR BSI 2026 Sudah Dibuka! Cek Tabel Angsuran, Syarat, dan Cara Daftar

KUR BSI 2026 Sudah Dibuka! Cek Tabel Angsuran, Syarat, dan Cara Daftar

Butuh modal usaha tanpa riba dengan cicilan ringan? Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali dibuka untuk tahun 2026 dengan setara 6% per tahun.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan bisnis berbasis prinsip syariah. Berdasarkan informasi resmi dari laman BSI, program KUR BSI 2026 menyediakan plafon pembiayaan mulai Rp1 juta hingga Rp500 juta dengan tenor maksimal 48 bulan tanpa biaya provisi dan administrasi.

Nah, bagi yang sedang mencari informasi lengkap seputar tabel angsuran, syarat pengajuan, hingga cara daftar online, simak panduan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini.

Apa Itu KUR BSI dan Mengapa Jadi Pilihan UMKM

KUR BSI adalah program pembiayaan modal kerja dan investasi yang disalurkan oleh Bank Syariah Indonesia untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Program ini menggunakan prinsip syariah dengan akad Murabahah (jual ) atau Ijarah (sewa) yang bebas dari unsur riba.

Berbeda dengan kredit konvensional yang menerapkan sistem , KUR BSI menggunakan margin keuntungan yang sudah disepakati sejak awal akad. Angsuran bersifat tetap (flat) dari awal hingga lunas, sehingga tidak terpengaruh fluktuasi suku bunga pasar.

Berikut keunggulan KUR BSI dibanding pembiayaan lainnya:

  • Margin setara 6% efektif per tahun (disubsidi pemerintah)
  • Angsuran tetap hingga lunas
  • Tanpa biaya provisi dan administrasi
  • Tanpa denda pelunasan dipercepat
  • Diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS)
  • Proses transparan sejak penandatanganan akad

Jadi, bagi yang mengutamakan ketenangan dalam berbisnis dan ingin modal yang halal, KUR BSI layak menjadi pilihan utama.

Jenis KUR BSI 2026 dan Plafon Pembiayaannya

BSI membagi produk KUR menjadi tiga kategori utama berdasarkan besaran plafon. Pemilihan jenis yang tepat akan meningkatkan peluang pengajuan disetujui.

KUR Super Mikro BSI

Kategori ini ditujukan untuk pelaku usaha pemula yang membutuhkan modal kecil.

  • Plafon: Rp1 juta – Rp10 juta
  • Tujuan: Modal kerja dan/atau investasi
  • Margin: Setara 6% per tahun
  • Tenor maksimal: 36 bulan
  • Agunan: Tidak wajib

KUR Super Mikro cocok untuk usaha rumahan, pedagang kecil, atau UMKM yang baru merintis. Syaratnya juga lebih lunak dibanding kategori lainnya.

KUR Mikro BSI

Jenis ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang sudah berjalan dan membutuhkan tambahan modal lebih besar.

  • Plafon: Di atas Rp10 juta – Rp100 juta
  • Tujuan: Modal kerja dan/atau investasi
  • Margin: Setara 6% per tahun
  • Tenor maksimal: 36 bulan
  • Agunan: Tidak wajib (untuk plafon di bawah Rp100 juta)

Kategori ini paling populer di kalangan pedagang pasar dan pelaku UMKM yang sudah memiliki usaha aktif minimal 6 bulan.

KUR Kecil BSI

KUR Kecil menyasar UMKM yang lebih mapan dan membutuhkan pembiayaan skala menengah.

  • Plafon: Di atas Rp100 juta – Rp500 juta
  • Tujuan: Modal kerja dan/atau investasi
  • Margin: Setara 6% per tahun
  • Tenor maksimal: 48 bulan
  • Agunan: Wajib (BPKB atau Sertifikat Tanah)
  • : Wajib

Untuk kategori ini, dokumen agunan dan kelengkapan administrasi harus dipersiapkan dengan baik.

Tabel Angsuran KUR BSI 2026 Lengkap

Berikut ringkasan perbandingan ketiga jenis KUR BSI 2026:

Jenis KUR BSI Plafon Pembiayaan Margin Tenor Maksimal
KUR Super Mikro Rp1 Juta – Rp10 Juta 6% 36 Bulan
KUR Mikro >Rp10 Juta – Rp100 Juta 6% 36 Bulan
KUR Kecil >Rp100 Juta – Rp500 Juta 6% 48 Bulan

Seluruh produk KUR BSI ini berlaku sejak 6 April 2022 hingga 31 Agustus 2027, sehingga masih relevan untuk diajukan pada tahun 2026.

Simulasi Angsuran KUR Super Mikro

Untuk usaha yang baru merintis, berikut estimasi angsuran KUR Super Mikro:

Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan
Rp1.000.000 Rp88.000 Rp47.000 Rp33.000
Rp3.000.000 Rp265.000 Rp140.000 Rp99.000
Rp5.000.000 Rp442.000 Rp233.000 Rp165.000
Rp10.000.000 Rp883.000 Rp466.000 Rp330.000

Angka di atas merupakan estimasi berdasarkan margin setara 6% per tahun dan dapat berubah sesuai kebijakan BSI.

Simulasi Angsuran KUR Mikro

Kategori ini paling diminati pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal operasional:

Plafon 12 Bulan 24 Bulan 36 Bulan
Rp15.000.000 Rp1.325.000 Rp700.000 Rp495.000
Rp25.000.000 Rp2.208.000 Rp1.166.000 Rp825.000
Rp50.000.000 Rp4.417.000 Rp2.333.000 Rp1.650.000
Rp75.000.000 Rp6.625.000 Rp3.500.000 Rp2.475.000
Rp100.000.000 Rp8.833.000 Rp4.666.000 Rp3.300.000

Untuk pinjaman Rp50 juta dengan tenor 36 bulan, estimasi angsuran sekitar Rp1,5 juta – Rp1,6 juta per bulan.

Simulasi Angsuran KUR Kecil

Bagi usaha yang sudah mapan dan butuh ekspansi besar:

Plafon 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan
Rp150.000.000 Rp7.000.000 Rp4.950.000 Rp3.937.000
Rp200.000.000 Rp9.333.000 Rp6.600.000 Rp5.250.000
Rp300.000.000 Rp14.000.000 Rp9.900.000 Rp7.875.000
Rp400.000.000 Rp18.666.000 Rp13.200.000 Rp10.500.000
Rp500.000.000 Rp23.333.000 Rp16.500.000 Rp13.125.000
Baca Juga:  Pengajuan KUR Syariah Pegadaian 2026, Syarat Mudah dan Angsuran Mulai Rp152 Ribuan

Catatan: Angsuran bersifat estimasi berdasarkan data umum yang berlaku. Nilai akhir mengikuti akad, tenor, dan hasil analisis pembiayaan BSI.

Tipe Angsuran KUR BSI yang Tersedia

BSI menyediakan beberapa pola angsuran yang fleksibel, terutama untuk sektor tertentu:

1. Reguler

Angsuran dibayarkan setiap bulan hingga tenor berakhir. Pola ini paling umum digunakan untuk semua sektor usaha.

2. Periodic

Angsuran dibayarkan setiap 2, 3, 4, 5, atau 6 bulan sekali. Pola ini khusus untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang pendapatannya bersifat musiman.

3. Yarnen (Bayar Panen)

Pembayaran dilakukan sekali lunas saat jatuh tempo. Skema ini juga dikhususkan untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang hasil panennya tidak setiap bulan.

Pemilihan pola angsuran akan disesuaikan dengan karakteristik usaha saat proses analisis pembiayaan.

Syarat Mengajukan KUR BSI 2026

Keberhasilan pengajuan sangat bergantung pada kelengkapan administrasi. Berikut syarat yang perlu dipenuhi calon :

Syarat Umum:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan e-KTP valid
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Memiliki usaha produktif dan layak
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan secara aktif
  • Kolektibilitas pembiayaan lancar (tidak masuk daftar hitam SLIK OJK)
  • Belum pernah menerima pembiayaan modal kerja/investasi komersial

Dokumen yang Perlu Disiapkan:

  • KTP (asli dan fotokopi)
  • (KK)
  • Surat (NIB/SKU/SIUP)
  • NPWP (wajib untuk plafon di atas Rp50 juta)
  • Dokumen agunan untuk KUR Kecil (BPKB atau SHM)

Pembiayaan Lain yang Diperbolehkan:

Meski sedang menerima pembiayaan, pengajuan KUR tetap bisa dilakukan jika pembiayaan yang sedang berjalan berupa:

  • KPR (Kredit Pemilikan Rumah)
  • KKB roda 2 produktif
  • Kartu kredit
  • Pembiayaan pensiun
  • Pembiayaan konsumsi untuk keperluan rumah tangga

Cara Pengajuan KUR BSI Online

Pengajuan KUR BSI kini bisa dilakukan secara online melalui platform Salam Digital. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Akses laman resmi salamdigital.bankbsi.co.id
  2. Pilih menu “Pembiayaan” lalu klik “KUR”
  3. Isi data diri seperti NIK, nomor telepon aktif, dan alamat email
  4. Lengkapi formulir pengajuan dengan data profil usaha
  5. Unggah dokumen persyaratan (KTP, KK, surat usaha)
  6. Periksa kembali data agar tidak terjadi kesalahan
  7. Kirim pengajuan dan tunggu konfirmasi dari BSI
  8. Tim survei akan menghubungi untuk jadwal kunjungan ke lokasi usaha
  9. Jika disetujui, lakukan penandatanganan akad di kantor cabang BSI
  10. Dana cair ke rekening BSI dalam 1-3 hari kerja

Pengajuan Offline:

Bagi yang lebih nyaman dengan cara konvensional, pengajuan bisa dilakukan langsung ke kantor cabang atau unit BSI terdekat dengan membawa seluruh dokumen persyaratan.

Tips Agar Pengajuan KUR BSI Cepat Disetujui

Banyak pengajuan gagal bukan karena usahanya buruk, melainkan karena masalah administratif. Berikut tips yang bisa meningkatkan peluang persetujuan:

1. Pastikan Riwayat Kredit Bersih

Riwayat SLIK OJK merah (kolektibilitas 3-5) adalah penyebab utama penolakan. Cek status kredit sebelum mengajukan.

2. Siapkan Dokumen Lengkap dan Valid

Foto KTP harus tegak lurus, tidak buram, dan tulisan terbaca jelas. Sistem BSI menggunakan AI untuk membaca dokumen.

3. Pastikan Data Sesuai

Nama di KTP, KK, rekening bank, dan surat izin usaha harus sama persis. Perbedaan satu huruf saja bisa memperlambat proses.

4. Tunjukkan Arus Kas Usaha

Siapkan bukti transaksi atau mutasi rekening usaha untuk menunjukkan omzet nyata.

5. Ajukan Plafon Sesuai Kemampuan

Pilih nominal yang angsurannya maksimal 30-40% dari laba bersih bulanan. Ini memastikan usaha tetap berjalan lancar.

6. Hindari Pengajuan di Banyak Tempat

Mengajukan pinjaman di banyak lembaga secara bersamaan akan menurunkan skor kredit.

Alternatif Pinjaman Online Jika KUR BSI Ditolak

Pengajuan KUR ditolak bukan akhir dari segalanya. Ada beberapa alternatif resmi OJK yang bisa dicoba:

Platform Limit Pinjaman Tenor Status OJK
Kredit Pintar Rp600rb – Rp20 juta 3-12 bulan Berizin
JULO Rp300rb – Rp50 juta 1-9 bulan Berizin
AdaKami Rp3 juta – Rp10 juta 3-12 bulan Berizin
Tunaiku (Amar Bank) Rp2 juta – Rp30 juta 6-30 bulan Berizin
Kredivo Rp500rb – Rp30 juta 1-12 bulan Berizin

Penting: Pastikan platform yang dipilih sudah terdaftar dan diawasi OJK. Cara termudah mengecek legalitas adalah menghubungi WhatsApp OJK di 081-157-157-157 dengan mengetikkan nama aplikasi pinjaman.

Sesuai aturan OJK, satu individu hanya boleh meminjam maksimal di 3 platform berbeda secara bersamaan. Data riwayat pinjaman juga akan tercatat di Pusdafil (Pusat Data Fintech Lending) yang terintegrasi dengan SLIK OJK.

Apakah BI Checking dan Skor Kredit Berpengaruh?

Sangat berpengaruh. Riwayat (kini bernama SLIK OJK) menjadi tolok ukur utama bank dalam menilai kelayakan kredit seseorang.

SLIK OJK mencatat seluruh riwayat pinjaman dari berbagai lembaga keuangan, termasuk bank, leasing, pegadaian, hingga fintech lending legal. Skor kredit dibagi menjadi lima tingkat berdasarkan status kolektibilitas:

Skor Status Keterangan
1 Lancar (Kol-1) Pembayaran tepat waktu, tidak ada tunggakan
2 Dalam Perhatian Khusus (DPK) Tunggakan 1-90 hari
3 Kurang Lancar Tunggakan 91-120 hari
4 Diragukan Tunggakan 121-180 hari
5 Macet (NPL) Tunggakan lebih dari 180 hari

Skor 1-2 adalah status ideal yang disukai bank. Jika skor kredit buruk (3-5), pengajuan KUR hampir pasti ditolak.

Baca Juga:  Cara Mengajukan Pinjaman KUR BCA 2026 Maksimal 500 Juta untuk Modal Usaha bagi UMKM

Satu-satunya cara legal untuk memperbaiki catatan buruk adalah dengan melunasi tunggakan. Setelah pelunasan, status akan diperbarui dalam waktu 1 bulan dan catatan historis tetap tercatat selama 24 bulan.

Cara Cek BI Checking SLIK OJK

Pengecekan riwayat kredit melalui SLIK OJK bisa dilakukan secara online melalui layanan iDebku. Berikut langkahnya:

  1. Buka browser, akses idebku.ojk.go.id
  2. Pilih menu “Pendaftaran”
  3. Isi data awal (jenis debitur, kewarganegaraan, nomor KTP)
  4. Cek ketersediaan kuota antrean harian
  5. Jika kuota tersedia, lengkapi formulir registrasi
  6. Unggah foto KTP dan selfie sesuai petunjuk
  7. Submit pengajuan dan simpan nomor pendaftaran
  8. Hasil iDeb akan dikirim ke email dalam 1 hari kerja (PDF)

Penting: Layanan ini GRATIS. Waspada terhadap pihak ketiga yang menawarkan jasa pengecekan berbayar.

Jika kuota antrean penuh, coba akses kembali esok hari pada pagi hari (sekitar pukul 08.00 WIB) saat kuota baru dibuka.

Waspada Penipuan dan Kontak Layanan Resmi BSI

Maraknya penipuan mengatasnamakan bank membuat calon nasabah harus ekstra hati-hati. Berikut ciri-ciri modus penipuan yang perlu diwaspadai:

  • Penawaran KUR via SMS atau WhatsApp pribadi
  • Meminta transfer biaya di muka sebelum pencairan
  • Menjanjikan proses kilat tanpa verifikasi
  • Meminta OTP, password, atau data rahasia lainnya
  • Menggunakan nomor WhatsApp tidak resmi

Kontak Layanan Resmi BSI:

Layanan Kontak
BSI Call Center 24 Jam 14040
WhatsApp Resmi BSI 0815-8411-4040
Email Resmi [email protected]
Website Resmi www.bankbsi.co.id
Pengajuan Online salamdigital.bankbsi.co.id
Kantor Pusat Gedung The Tower, Jl. Gatot Subroto No.27, Jakarta Selatan 12930

Kontak Pengaduan OJK:

BSI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). BSI juga merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Penutup

KUR BSI 2026 menjadi solusi pembiayaan yang menarik bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha dengan prinsip syariah.

Dengan margin setara 6% per tahun, tanpa biaya provisi dan administrasi, serta pilihan tenor hingga 48 bulan, program ini layak dipertimbangkan sebagai sumber modal usaha jangka menengah dan panjang.

Pastikan untuk mempersiapkan dokumen dengan lengkap, menjaga riwayat kredit tetap bersih, dan mengajukan plafon sesuai kemampuan bayar.

Informasi tabel angsuran dan syarat dalam artikel desakarangbendo.id merupakan estimasi berdasarkan data yang berlaku dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru dari BSI dan Pemerintah.

Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu dalam merencanakan pengajuan KUR BSI. Terima kasih sudah membaca, semoga usahanya lancar dan berkah selalu!


FAQ

Tidak. KUR BSI menggunakan prinsip syariah dengan akad Murabahah (jual beli) atau Ijarah (sewa-menyewa) yang bebas dari unsur riba. Yang ada adalah margin keuntungan setara 6% per tahun yang disepakati sejak awal akad, bukan bunga yang berubah-ubah.

Proses pengajuan KUR BSI memakan waktu sekitar 1-2 minggu untuk verifikasi dan survei lokasi usaha. Jika disetujui, dana akan cair ke rekening BSI dalam 1-3 hari kerja setelah penandatanganan akad. Pengajuan online melalui Salam Digital biasanya lebih cepat dengan maksimal 3 hari approval.

Untuk KUR Super Mikro (hingga Rp10 juta) dan KUR Mikro (Rp10-100 juta) umumnya tidak memerlukan agunan tambahan. Namun, untuk KUR Kecil (di atas Rp100 juta) wajib menyertakan agunan seperti BPKB kendaraan atau Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah/bangunan.

Bisa. Pengajuan KUR BSI tetap diperbolehkan meski sedang memiliki pembiayaan lain seperti KPR, KKB roda 2 produktif, kartu kredit, atau pembiayaan pensiun, asalkan cicilan tersebut lancar dan sisa kapasitas pembayaran dari keuntungan usaha masih mencukupi untuk angsuran KUR.

Tidak. KUR BSI terbuka untuk semua Warga Negara Indonesia tanpa memandang agama. Prinsip syariah diterapkan dalam sistem pembiayaan (akad dan margin), bukan pada status agama nasabah. Siapa pun yang memenuhi syarat bisa mengajukan.

KUR BSI tidak mengenakan denda untuk pelunasan dipercepat. Nasabah bebas melunasi kapan saja tanpa penalti tambahan. Cukup datang ke kantor cabang BSI terdekat untuk melakukan pelunasan dan mendapatkan Surat Lunas.

Ya. Pinjaman dari fintech P2P Lending yang legal dan terdaftar di OJK wajib melaporkan data debiturnya ke Pusdafil yang terintegrasi dengan SLIK. Jadi, keterlambatan pembayaran di pinjol legal juga akan merusak skor kredit dan berpengaruh pada pengajuan KUR.

Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil, usaha harus sudah berjalan minimal 6 bulan secara aktif. Namun, untuk KUR Super Mikro, syarat ini lebih lunak dan seringkali tidak memerlukan lama usaha minimal, terutama jika mengikuti program pendampingan.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Karangbendo

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.