KB Bank baru saja mengumumkan perombakan besar dalam struktur kepemimpinan dewan komisaris dan direksi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi bisnis dan memperkuat tata kelola perusahaan. Perubahan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar belum lama ini.
Perombakan ini mencakup pengunduran diri salah satu anggota dewan komisaris serta pengangkatan sejumlah pejabat baru, baik di level komisaris maupun direksi. Langkah strategis ini diharapkan bisa membawa sinergi yang lebih baik, terutama dalam menghadapi tantangan industri perbankan yang terus berubah.
Perombakan Struktur Kepemimpinan KB Bank
Perubahan di tubuh dewan komisaris dan direksi KB Bank bukan sekadar pergantian nama. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi bisnis dan mempercepat transformasi digital. KB Bank punya target jelas: tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan di tengah persaingan yang makin ketat.
1. Pengunduran Diri Wakil Komisaris Utama
Salah satu perubahan penting yang disetujui dalam RUPSLB adalah mundurnya Seng Hyup Shin dari posisi Wakil Komisaris Utama. Keputusan ini efektif sejak akhir rapat. KB Bank menyampaikan terima kasih atas kontribusi besar yang telah diberikan selama masa jabatannya.
Seng Hyup Shin dikenal sebagai sosok yang membantu proses transformasi awal KB Bank. Pengalaman dan dedikasinya memberi dampak positif dalam transisi perusahaan menuju fase yang lebih stabil dan berorientasi pertumbuhan.
2. Pengangkatan Wakil Komisaris Utama Baru
Menggantikan posisi tersebut, KB Bank mengangkat Tae Doo Kwon sebagai Wakil Komisaris Utama. Tae Doo Kwon bukan sosok baru di dunia perbankan global. Ia saat ini menjabat sebagai Head of Global Growth Support Division di KB Kookmin Bank.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Managing Director of Global Business Group dan General Manager of Global Planning Department di KB Kookmin Bank. Pengalaman internasionalnya diharapkan bisa memperkuat sinergi global dalam jaringan KB Financial Group.
3. Penambahan Anggota Direksi
KB Bank juga menyetujui pengangkatan dua anggota direksi baru, yaitu Ju Hwan Yi dan Yungki Prabowo. Keduanya membawa pengalaman yang relevan untuk mendukung transformasi dan penguatan bisnis.
Ju Hwan Yi memiliki latar belakang di bidang manajemen risiko. Ia sebelumnya menjabat sebagai EVP & Chief Risk Officer di KB Prasac Bank Cambodia. Keahliannya diharapkan bisa meningkatkan kualitas aset dan disiplin manajemen risiko di KB Bank.
Sementara itu, Yungki Prabowo dikenal sebagai ahli teknologi dan operasional perbankan. Ia pernah menjabat sebagai Technology and Operation Director dan Chief Technology Officer di Bank ANZ Indonesia. Pengalaman ini akan mendukung percepatan transformasi digital KB Bank.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Terbaru
Dengan perombakan ini, struktur kepemimpinan KB Bank kini menjadi lebih seimbang dan siap menghadapi tantangan ke depan. Berikut susunan terbaru dewan komisaris dan direksi:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Jerry Marmen
- Wakil Komisaris Utama: Tae Doo Kwon
- Komisaris Independen: Stephen Liestyo
- Komisaris Independen: Hae Wang Lee
Direksi
- Direktur Utama: Kunardy Darma Lie
- Direktur: Robby Mondong
- Direktur: Dodi Widjajanto
- Direktur: Henry Sawali
- Direktur: Jung Ho Han
- Direktur: Jang Hyuk Im
- Direktur: Widodo Suryadi
- Direktur: Ju Hwan Yi
- Direktur: Yungki Prabowo
Kinerja Keuangan Terkini
Perombakan ini datang di tengah pencatatan kinerja keuangan yang positif. Pada kuartal III 2025, KB Bank mencatat laba bersih non-konsolidasi sebesar Rp265 miliar. Angka ini merupakan pembalikan dari kerugian Rp2,73 triliun yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan kinerja ini menunjukkan bahwa langkah transformasi yang diambil beberapa waktu lalu mulai memberikan hasil nyata. Fundamental perusahaan semakin kuat, dan pertumbuhan mulai terlihat stabil.
Pertumbuhan Kredit dan Dana Pihak Ketiga
Salah satu pendorong utama kinerja baik ini adalah pertumbuhan kredit yang solid. Hingga akhir September 2025, total kredit yang disalurkan mencapai Rp44,32 triliun. Angka ini naik 10,83% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) KB Bank juga tumbuh 14,48% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana murah sebesar 38,02% YoY. Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai kembali mempercayai bank ini sebagai lembaga keuangan yang sehat.
Fokus Ke Depan: Transformasi dan Pertumbuhan
KB Bank tidak hanya puas dengan pencapaian saat ini. Langkah perombakan kepemimpinan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk terus tumbuh dan berkembang. Fokus ke depan akan ditempatkan pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas aset, serta pertumbuhan kredit yang selektif dan terdiversifikasi.
Dengan dukungan dari pemegang saham dan tim kepemimpinan yang baru, KB Bank optimistis bisa terus melanjutkan momentum transformasi. Tantangan ke depan mungkin masih ada, tapi arahnya jelas: tumbuh sehat, berkelanjutan, dan berorientasi pada inovasi.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terkini per Maret 2026. Angka dan susunan kepengurusan bisa berubah seiring waktu.
Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.
