Bulan Ramadan selalu jadi waktu istimewa. Bukan cuma soal puasa dan ibadah, tapi juga momen untuk saling berhubungan, mempererat silaturahmi, dan merasakan kebersamaan. Tahun ini, Permata Bank Syariah kembali menghadirkan Safari Ramadan 2026 dengan tema ‘Bertumbuh dalam Kebaikan, Melangkah dalam Keberkahan’. Acara ini digelar di Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Solo, dan menghadirkan nuansa spiritual yang kental sekaligus kehangatan khas budaya Jawa.
Pilihan Solo sebagai lokasi tidak sekadar soal geografis. Kota ini dikenal dengan tradisi keagamaan yang kuat dan atmosfer religius yang mendalam. Cocok jadi tempat untuk memperkuat hubungan antara bank dan nasabah, sekaligus menyebarkan semangat bahwa syariah bukan hanya soal transaksi, tapi juga nilai-nilai kebaikan yang bisa dirasakan dalam setiap langkah kehidupan.
Nilai ‘Syariah untuk Semua’ yang Dibawa Permata Bank Syariah
Permata Bank Syariah punya visi yang cukup ambisius: menjadikan prinsip syariah sebagai bagian dari kehidupan finansial masyarakat luas. Bukan hanya untuk kalangan tertentu, tapi untuk semua. Pendekatan ini mereka sebut ‘Syariah untuk Semua’. Sebuah konsep yang ingin menunjukkan bahwa layanan syariah bisa hadir di berbagai segmen masyarakat, dengan solusi yang relevan dan mudah diakses.
Dalam Safari Ramadan 2026, nilai ini disampaikan lewat berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman holistik. Mulai dari tausiah yang menyentuh hati, hingga dialog santai antara jajaran direksi dan nasabah. Semua ini untuk memperkuat pemahaman bahwa syariah bukan cuma soal aturan, tapi juga soal nilai dan makna.
1. Tausiah Inspiratif dari Ustaz Hilman Fauzi
Salah satu poin penting dalam acara ini adalah tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Hilman Fauzi. Beliau membawakan tema tentang pencerahan yang menyejukkan hati dan menguatkan iman. Tausiah ini tidak hanya memberikan pemahaman teologis, tapi juga menyentuh sisi emosional dan spiritual para peserta. Banyak nasabah yang merasa termotivasi untuk menjadikan nilai-nilai syariah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
2. Buka Puasa Bersama dalam Nuansa Kebhaktian
Setelah sesi tausiah, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Suasana hangat dan khidmat terasa saat semua peserta duduk berdampingan. Makanan yang disajikan pun disiapkan dengan memperhatikan kaidah halal dan kebersihan. Ini adalah bagian dari komitmen Permata Bank Syariah untuk tidak hanya berbicara tentang syariah, tapi juga menjalankannya dalam setiap aspek kegiatan.
3. Salat Berjemaah dan Doa Bersama
Usai buka puasa, peserta melanjutkan dengan salat Maghrib berjemaah. Setelah itu, digelar doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Momen ini menjadi puncak spiritual dari rangkaian acara. Banyak peserta yang menyampaikan bahwa suasana seperti ini jarang mereka rasakan di tengah kesibukan kota.
Kinerja Positif Permata Bank Syariah di 2025
Sebelum menyelenggarakan Safari Ramadan 2026, Permata Bank Syariah mencatatkan kinerja yang cukup solid di tahun 2025. Laba operasional sebelum provisi mencapai Rp785,3 miliar, naik 8,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan pendapatan setelah distribusi bagi hasil sebesar 9,4 persen YoY, serta pengendalian biaya yang konsisten.
| Indikator | Nilai 2025 | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Laba Operasional Sebelum Provinsi | Rp785,3 miliar | +8,1% |
| Pendapatan Setelah Distribusi Bagi Hasil | – | +9,4% |
| Pengendalian Biaya | Stabil | – |
Pencapaian ini menunjukkan bahwa Permata Bank Syariah tidak hanya fokus pada aspek spiritual dan nilai, tapi juga menjaga kesehatan finansial yang berkelanjutan. Ini adalah bukti bahwa pendekatan syariah bisa sejalan dengan pertumbuhan bisnis yang sehat.
Menghadirkan Layanan Syariah yang Lebih Dekat
Permata Bank Syariah terus berupaya memperluas akses layanan keuangan syariah. Dengan menggelar kegiatan seperti Safari Ramadan, mereka tidak hanya menjalin hubungan lebih dekat dengan nasabah, tapi juga memperkenalkan bahwa prinsip syariah bisa hadir dalam berbagai bentuk layanan, mulai dari tabungan, pembiayaan, hingga investasi.
4. Pendekatan Humanis dalam Layanan
Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank Rudy Basyir Ahmad menekankan bahwa syariah bukan sekadar instrumen finansial. “Ini adalah nilai. Nilai amanah, keadilan, dan keberkahan,” ujarnya. Pendekatan ini membuat nasabah merasa tidak hanya menjadi pengguna layanan, tapi juga bagian dari komunitas yang saling menghargai.
5. Kolaborasi dengan Tokoh Masyarakat dan Agama
Dalam Safari Ramadan 2026, kehadiran tokoh masyarakat seperti Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenegoro Kaping Sedoso memberikan nilai tambah tersendiri. Kehadiran beliau menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat internal bank, tapi juga menjadi bagian dari dialog yang lebih luas dengan masyarakat.
Momen Silaturahmi yang Sarat Makna
Safari Ramadan 2026 bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah wujud komitmen Permata Bank Syariah untuk terus menjaga hubungan baik dengan nasabah, serta menyebarkan nilai-nilai syariah secara lebih luas. Dengan menggabungkan aspek spiritual, budaya, dan layanan finansial, acara ini menjadi contoh bagaimana bank bisa menjadi mitra dalam perjalanan kehidupan nasabah.
Melalui kegiatan ini, Permata Bank Syariah kembali mengingatkan bahwa pertumbuhan bukan hanya soal angka. Tapi juga tentang nilai, keberkahan, dan keberlanjutan yang dirasakan bersama.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat sesuai dengan keterangan resmi Permata Bank Syariah per Maret 2026. Angka dan pencapaian bisa berubah seiring waktu dan kondisi pasar.
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.
