Beranda » Perbankan » Jadwal Pembayaran Dividen Saham BBRI Sebesar 209 Rupiah per Lembar pada Tahun 2026 Ini

Jadwal Pembayaran Dividen Saham BBRI Sebesar 209 Rupiah per Lembar pada Tahun 2026 Ini

PT (Persero) Tbk atau BBRI kembali memberikan kabar menggembirakan bagi para investor di pasar modal. Emiten pelat merah ini resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk Tahun Buku 2025 dengan nilai yang cukup fantastis.

Total nilai dividen yang digelontorkan mencapai Rp52,10 triliun. Angka ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid.

Rincian Pembagian Dividen BBRI

Keputusan pembagian dividen ini merupakan hasil dari rapat perusahaan yang telah dilaporkan melalui di Bursa Efek Indonesia. Nilai total dividen sebesar Rp346,00 per saham tersebut sebenarnya sudah mencakup dividen interim yang telah didistribusikan sebelumnya.

Pada 15 Januari 2026, BRI telah membayarkan dividen interim sebesar Rp137,00 per saham dengan total nilai Rp20,63 triliun. Oleh karena itu, sisa dividen tunai yang akan segera diterima oleh para pemegang saham adalah sebesar Rp209,00 per saham.

Berikut adalah rincian perbandingan distribusi dividen tersebut:

Keterangan Nilai per Saham Total Nilai
Dividen Interim (Januari 2026) Rp137,00 Rp20,63 Triliun
Sisa Dividen Tunai Rp209,00 Rp31,47 Triliun
Total Dividen Tahun Buku 2025 Rp346,00 Rp52,10 Triliun

Tabel di atas menunjukkan bahwa porsi terbesar dari dividen final akan segera cair dalam waktu dekat. Bagi investor, memahami jadwal krusial menjadi langkah wajib agar tidak melewatkan hak atas pembagian laba ini.

Jadwal Penting Pembagian Dividen

Memperhatikan kalender pembagian dividen sangat penting agar status kepemilikan saham tetap memenuhi syarat. Berikut adalah jadwal lengkap yang telah ditetapkan oleh manajemen BRI untuk proses pembayaran dividen final:

  1. Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 20 April 2026.
  2. Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 21 April 2026.
  3. Cum Dividen Pasar Tunai: 22 April 2026.
  4. Ex Dividen Pasar Tunai: 23 April 2026.
  5. Recording Date (Tanggal Daftar Pemegang Saham): 22 April 2026.
  6. Tanggal Pembayaran Dividen: 8 Mei 2026.
Baca Juga:  Cara Adobe Menjaga Dominasi Pasar Lewat Inovasi Firefly di Tengah Persaingan AI 2026

Perlu diingat bahwa tanggal cum dividen adalah batas terakhir untuk membeli saham agar tercatat sebagai penerima dividen. Setelah melewati tanggal tersebut, harga saham biasanya akan terkoreksi menyesuaikan nilai dividen yang dibagikan.

Mekanisme Pembayaran dan Ketentuan Pajak

Setelah memahami jadwal, investor juga perlu mengetahui bagaimana proses distribusi dana tersebut dilakukan. BRI telah mengatur mekanisme yang efisien agar hak pemegang saham tersalurkan dengan tepat waktu.

Berikut adalah tata cara pembayaran dividen yang perlu diperhatikan:

  1. Pendataan Pemegang Saham: Dividen diberikan kepada pihak yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan atau sub rekening efek di KSEI pada penutupan perdagangan 22 April 2026.
  2. Distribusi Melalui KSEI: Bagi saham dalam penitipan kolektif, dana akan langsung ditransfer ke Rekening Dana (RDN) pada perusahaan efek atau bank kustodian per 8 Mei 2026.
  3. Pemegang Saham Warkat: Bagi pemilik saham yang tidak menggunakan penitipan kolektif, pembayaran akan dilakukan melalui transfer langsung ke rekening masing-masing.
  4. Pemotongan : Seluruh nilai dividen tunai yang dibayarkan akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
  5. Konfirmasi Pembayaran: Pemegang saham dapat melakukan pengecekan melalui perusahaan efek atau bank kustodian tempat membuka rekening efek.
  6. Kewajiban Pelaporan: Setiap penerima dividen bertanggung jawab untuk melaporkan pendapatan tersebut dalam laporan pajak tahunan sesuai ketentuan perpajakan.
  7. Penyelesaian Masalah: Jika terdapat kendala terkait klaim atau masalah perpajakan di kemudian hari, pemegang saham disarankan berkoordinasi langsung dengan perusahaan efek atau bank kustodian terkait.

Proses distribusi ini dirancang untuk memudahkan investor dalam mendapatkan haknya tanpa harus melakukan prosedur yang rumit. Pastikan rekening efek dalam kondisi aktif agar proses transfer dana pada 8 Mei 2026 berjalan lancar.

Tips Bagi Investor Menjelang Pembagian Dividen

Menjelang tanggal pembayaran, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar pengelolaan portofolio tetap optimal. Pergerakan harga saham BBRI sering kali dipengaruhi oleh sentimen pembagian dividen ini.

Baca Juga:  Lonjakan Laba Bersih BBRI Capai Rekor Baru Sepanjang Periode Februari Tahun 2026 Ini

Berikut adalah beberapa poin yang bisa dipertimbangkan oleh para pelaku pasar:

  • Pantau pergerakan harga saham di sekitar tanggal cum dividen untuk melihat volatilitas pasar.
  • Pastikan data yang terhubung dengan RDN sudah benar dan aktif.
  • Simpan bukti atau konfirmasi dari perusahaan efek sebagai arsip pribadi untuk kepentingan pelaporan pajak.
  • Jangan terburu-buru mengambil keputusan jual setelah ex dividen jika tujuan investasi bersifat jangka panjang.
  • Manfaatkan dividen yang diterima untuk melakukan reinvestasi guna memaksimalkan efek berbunga atau compounding interest.

Keputusan untuk tetap memegang saham atau menjualnya setelah cum dividen tentu kembali kepada strategi masing-masing investor. Mengingat BBRI merupakan salah satu saham dengan fundamental yang kuat, banyak investor cenderung memilih untuk tetap menyimpan saham ini dalam jangka waktu lama.

Perlu diingat bahwa data jadwal dan nominal dividen yang tercantum di atas dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan atau regulasi pasar modal yang berlaku. Selalu pantau kanal resmi keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia atau situs resmi BRI untuk mendapatkan pembaruan terkini.

Investasi saham selalu mengandung risiko, sehingga keputusan harus diambil berdasarkan analisis pribadi yang matang. Pastikan untuk selalu memantau perkembangan kinerja perusahaan secara berkala agar investasi tetap berada di jalur yang tepat.

Muhammad Rizal Veto
Reporter at Desa Karangbendo

Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.