Pelita Air resmi memberikan diskon tiket pesawat hingga 21 persen untuk seluruh rute domestik sebagai bentuk dukungan terhadap program stimulus Idulfitri 2026 dari pemerintah.
Periode pemesanan berlaku mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan periode penerbangan pada 14 Maret hingga 29 Maret 2026.
Promo ini menyasar para pemudik yang berencana terbang dari Jakarta ke berbagai kota besar di Indonesia, dengan potongan harga cukup signifikan di sejumlah rute populer. Simak penjelasan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini.
| Rute | Harga Normal | Harga Diskon | Selisih |
|---|---|---|---|
| Jakarta – Yogyakarta | Rp1.100.000 | Rp867.022 | Rp232.978 |
| Jakarta – Palembang | Rp1.100.000 | Rp863.347 | Rp236.653 |
| Jakarta – Surabaya | Rp1.400.000 | Rp1.100.000 | Rp300.000 |
| Jakarta – Banjarmasin | Rp1.700.000 | Rp1.400.000 | Rp300.000 |
| Jakarta – Pekanbaru | Rp1.700.000 | Rp1.300.000 | Rp400.000 |
| Jakarta – Padang | Rp1.700.000 | Rp1.500.000 | Rp200.000 |
| Jakarta – Lombok | Rp1.700.000 | Rp1.300.000 | Rp400.000 |
| Jakarta – Balikpapan | Rp1.900.000 | Rp1.500.000 | Rp400.000 |
| Jakarta – Makassar | Rp2.100.000 | Rp1.700.000 | Rp400.000 |
| Jakarta – Medan | Rp2.100.000 | Rp1.700.000 | Rp400.000 |
| Jakarta – Kendari | Rp2.500.000 | Rp2.040.000 | Rp460.000 |
| Jakarta – Aceh | Rp2.600.000 | Rp2.100.000 | Rp500.000 |
Harga di atas berdasarkan informasi dari laman resmi dan Instagram Pelita Air per Februari 2026, serta dapat berubah sewaktu-waktu sesuai ketersediaan kursi.
Potongan harga terbesar terdapat pada rute Jakarta ke Aceh dengan selisih mencapai Rp500.000 dari harga normal.
Sementara itu, rute Jakarta ke Yogyakarta dan Jakarta ke Palembang menjadi opsi paling terjangkau dengan harga di bawah Rp900 ribu setelah diskon.
Pengamat aviasi, Moch Taufik Syakhrilillah, menilai dukungan Pelita Air terhadap program stimulus ekonomi merupakan langkah yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat.
Menurutnya, dengan merencanakan perjalanan lebih awal, para pemudik bisa berpergian dengan lebih nyaman dan efisien.
“Musim mudik Lebaran, harga tiket pesawat biasanya cukup mahal. Dukungan dalam bentuk promo seperti ini tentunya sangat dinantikan. Ini jadi kesempatan yang baik bagi para pemudik untuk segera mengamankan tiket mudiknya,” ujar Taufik.
Promo Pelita Air ini tidak berdiri sendiri. Sejak 10 Februari 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, telah mengumumkan program stimulus Idulfitri guna menjaga mobilitas masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi selama musim Lebaran.
Total anggaran stimulus yang disiapkan mencapai Rp911,16 miliar, bersumber dari APBN maupun non-APBN.
“Stimulus ekonomi ini berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun dari non-APBN,” jelas Airlangga, Selasa (10/2/2026).
Lebih lanjut, besaran diskon tiket pesawat tahun ini disebut akan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan keterangan Airlangga, diskon penerbangan domestik kelas ekonomi terdiri dari beberapa komponen berikut:
- PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk tiket penerbangan domestik kelas ekonomi
- Diskon airport tax 50 persen dari Angkasa Pura
- Diskon harga avtur dari Pertamina
“Diskon penerbangan itu sampai sekitar 16 persen, antara lain PPN ditanggung pemerintah. PPN untuk tiket, tapi hanya kelas ekonomi dan hanya penerbangan domestik. Kemudian, Angkasa Pura untuk airport tax-nya akan kasih diskon 50 persen. Avtur pun juga akan diskon,” lanjut Airlangga.
Kombinasi seluruh komponen tersebut memungkinkan harga tiket menjadi lebih kompetitif selama periode promo berlangsung.
Kebijakan stimulus ini juga didasari oleh keberhasilan program serupa pada tahun sebelumnya. Berdasarkan data pemerintah, pada 2025, program diskon transportasi udara telah dimanfaatkan oleh 3,14 juta penumpang.
“Peningkatan mobilitas pada periode Lebaran dan Idul Fitri 2025 mencapai 154,62 persen dan libur Nataru sebesar 110,43 persen. Secara year-on-year, yaitu 1 tahun, sebesar 5,11 persen,” ujar Airlangga.
Terkait hal ini, program diskon menjelang hari raya keagamaan dan Nataru tercatat telah meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya pada kuartal keempat 2025 sebesar 5,39 persen.
Rangkaian kebijakan ini diharapkan dapat memperlancar pergerakan masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026.
Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/02/11/125553826/pelita-air-beri-diskon-tiket-pesawat-untuk-mudik-lebaran-cek-rute-dan-jadwal?page=all#page2
Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.






