PT Bank Central Asia (BCA) mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran kredit personal loan seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan nasabah ritel. Berdasarkan data per Desember 2025, total outstanding pinjaman konsumer lainnya yang mayoritas berasal dari kartu kredit tumbuh sebesar 11 persen secara tahunan menjadi Rp 20,3 triliun.
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa BCA Personal Loan merupakan fasilitas kredit multiguna tanpa agunan. Fasilitas ini dapat digunakan nasabah untuk berbagai keperluan seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, pernikahan, pengobatan, hingga liburan dengan sistem pembayaran angsuran bulanan melalui autodebet rekening.
Produk pinjaman ini tersedia bagi nasabah payroll BCA maupun pemegang kartu kredit BCA. Hera menyebutkan bahwa kinerja kredit konsumer lainnya sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan yang solid, yang turut didukung oleh perluasan basis nasabah perusahaan secara berkelanjutan.
Meski mengalami pertumbuhan, BCA tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran kredit. Pihak manajemen melakukan penguatan pada proses credit scoring dan pengawasan berkala guna menjaga kualitas aset. Langkah ini diambil untuk menyediakan solusi proaktif bagi nasabah sekaligus mencegah potensi terjadinya kredit macet. Melalui strategi tersebut, rasio kredit bermasalah atau NPL pada sektor Personal Loan BCA diklaim tetap berada pada level yang rendah dan terkendali.
Disclaimer: Data keuangan, angka pertumbuhan, dan pernyataan dalam laporan ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi ekonomi, kebijakan perbankan terbaru, serta audit laporan keuangan perusahaan secara periodik. Angka yang tercantum merupakan performa per periode yang disebutkan dalam rilis tersebut.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
