Masih terima pembayaran cash saja di 2026? Transaksi QRIS di Indonesia sudah tembus Rp 1,9 kuadriliun hingga triwulan ketiga 2025, dengan lebih dari 41 juta merchant terdaftar berdasarkan data Bank Indonesia.
Nah, buat pelaku UMKM yang belum punya QRIS, sekarang waktu paling tepat untuk mulai. Salah satu panduan lengkap soal pendaftaran QRIS BRI bisa ditemukan di desakarangbendo.id, yang membahas langkah-langkah praktis bagi pelaku usaha kecil agar bisa menerima pembayaran digital tanpa ribet.
Faktanya, proses daftar QRIS BRI lewat aplikasi BRI Merchant hanya butuh waktu sekitar 10 menit — cukup modal KTP dan smartphone. Tidak perlu datang ke kantor cabang, tidak perlu dokumen notaris, semuanya bisa dilakukan dari mana saja secara online dan paperless.
Apa Itu Aplikasi BRI Merchant dan Kenapa Jadi Pilihan UMKM

Sebelum masuk ke langkah pendaftaran, penting untuk memahami dulu apa sebenarnya aplikasi BRI Merchant ini.
BRI Merchant adalah aplikasi resmi dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dirancang khusus untuk pelaku usaha. Fungsinya tidak sekadar pendaftaran QRIS — di dalamnya tersedia fitur monitoring transaksi real-time, laporan settlement, manajemen outlet, hingga pendaftaran mesin EDC dalam satu platform.
Jadi, kenapa banyak merchant pilih BRI? Ada beberapa alasan logis yang cukup kuat.
- Jaringan terluas di Indonesia — lebih dari 10.000 kantor cabang tersebar hingga pelosok, sehingga layanan bantuan teknis mudah dijangkau
- Settlement cepat H+1 — dana dari transaksi QRIS masuk ke rekening di hari kerja berikutnya, penting untuk cashflow usaha kecil
- Interoperabilitas penuh — satu kode QRIS BRI bisa menerima pembayaran dari BRImo, GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, dan seluruh e-wallet serta mobile banking yang terhubung ke sistem QRIS Bank Indonesia
- Call center 24/7 — nomor 14017 atau 1500017 aktif kapan saja, termasuk hari libur
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sekitar 35 persen UMKM di Indonesia masih belum mengoptimalkan teknologi digital dalam operasional bisnis mereka. Alasan utamanya? Proses yang dianggap rumit dan birokratis — padahal BRI Merchant hadir justru untuk menyederhanakan itu semua.
Syarat Daftar QRIS BRI yang Perlu Disiapkan
Proses pendaftaran tidak membutuhkan dokumen yang rumit. Berikut syarat yang perlu disiapkan sebelum memulai:
- KTP asli (pastikan masih berlaku dan data terbaca jelas)
- Smartphone dengan koneksi internet stabil
- Nomor HP aktif (akan digunakan sebagai akses utama ke aplikasi)
- Foto selfie untuk verifikasi wajah
- Rekening BRI aktif
Khusus untuk pendaftaran mesin EDC, ada tambahan dokumen berupa NPWP dan data usaha lengkap. Tapi untuk QRIS saja? Cukup lima poin di atas — tidak ada syarat surat keterangan usaha atau dokumen notaris.
Cara Daftar QRIS BRI Lewat Aplikasi BRI Merchant
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi BRI Merchant. Berikut langkah-langkahnya secara detail.
Download dan Instal Aplikasi BRI Merchant
- Buka Google Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Cari aplikasi “BRI Merchant” — pastikan developer-nya adalah PT Bank Rakyat Indonesia
- Download dan instal aplikasinya (ukuran sekitar 45 MB)
- Buka aplikasi, lalu klik tombol “Mulai Pendaftaran”
Pastikan mengunduh dari toko aplikasi resmi untuk menghindari aplikasi palsu yang berpotensi mencuri data.
Verifikasi Nomor HP dan Kode OTP
Setelah aplikasi terbuka, masukkan nomor HP aktif yang akan digunakan sebagai akses utama. Sistem BRI akan mengirimkan kode OTP melalui SMS — kode ini hanya berlaku selama 3 menit, jadi segera masukkan begitu diterima.
Langkah selanjutnya adalah membuat password baru. Gunakan kombinasi huruf besar-kecil, angka, dan simbol dengan minimal 8 karakter agar keamanan akun terjaga.
Upload KTP dan Pengisian Data Usaha
Bagian ini paling krusial dalam proses pendaftaran. Aplikasi akan meminta foto KTP sesuai panduan yang muncul di layar.
Beberapa tips agar proses upload lancar:
- Pastikan pencahayaan cukup dan semua sudut KTP terlihat jelas
- Jangan sampai ada bagian yang terpotong atau blur
- Sistem OCR akan otomatis membaca data KTP — tetap periksa ulang NIK, nama, dan alamat
- Isi data pelengkap yang diminta, termasuk informasi jenis dan lokasi usaha
- Centang kotak Syarat dan Ketentuan, lalu klik “Konfirmasi”
Proses Verifikasi Wajah
Nah, di tahap ini sistem BRI akan mengecek status pendaftar. Ada tiga kemungkinan skenario:
- Merchant lama BRI — cukup lakukan pengkinian data lewat verifikasi wajah, prosesnya hanya 1-2 menit
- Pengguna QRIS atau EDC BRI sebelumnya — langsung otomatis terhubung ke aplikasi setelah verifikasi wajah berhasil
- Pengguna baru — pilih jenis pengguna, tentukan layanan yang diinginkan (QRIS, EDC, atau keduanya), isi data usaha, baru lakukan verifikasi wajah
Ikuti instruksi di layar untuk memposisikan wajah dengan benar. Pencahayaan yang cukup dan latar belakang polos akan membantu proses verifikasi berjalan lebih cepat.
Tanda Tangan Digital Perjanjian Kerja Sama
Langkah terakhir adalah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara digital. Dokumen ini bersifat resmi dan mengikat secara hukum, jadi pastikan untuk membaca isinya terlebih dahulu sebelum menandatangani.
Setelah tanda tangan digital selesai, klik “Cek Status” untuk memantau progres pendaftaran. Selesai — prosesnya benar-benar bisa dituntaskan dalam waktu sekitar 10 menit.
Berapa Lama Approval QRIS BRI Setelah Daftar
Pertanyaan yang paling sering muncul: setelah daftar, berapa lama menunggu persetujuan?
Untuk QRIS, proses approval biasanya instan hingga maksimal 1×24 jam hari kerja. Cukup cepat dibandingkan proses pengajuan layanan perbankan lainnya.
Sedangkan untuk EDC, waktu approval sedikit lebih lama — sekitar 3-7 hari kerja. Hal ini karena ada proses pengiriman fisik mesin EDC ke lokasi usaha yang membutuhkan waktu tambahan.
| Layanan | Estimasi Approval | Keterangan |
|---|---|---|
| QRIS BRI | Instan – 1×24 jam | Langsung aktif setelah verifikasi berhasil |
| EDC BRI | 3–7 hari kerja | Termasuk proses pengiriman mesin fisik |
| QRIS + EDC (bersamaan) | 3–7 hari kerja | QRIS bisa aktif duluan, EDC menyusul |
Estimasi waktu di atas bersifat umum dan dapat berubah tergantung kelengkapan data serta kebijakan operasional BRI yang berlaku.
Benarkah Daftar QRIS BRI Itu Gratis
Isu yang cukup sering beredar: benarkah pendaftaran QRIS BRI itu gratis, atau ada biaya tersembunyi?
Faktanya, pendaftaran QRIS melalui aplikasi BRI Merchant memang 100% gratis — tidak ada biaya administrasi, biaya aktivasi, maupun biaya langganan bulanan. Proses dari awal hingga akhir sepenuhnya tanpa dipungut biaya.
Jadi, jika ada pihak yang meminta sejumlah uang untuk mendaftarkan QRIS BRI, itu patut dicurigai sebagai penipuan. Pendaftaran resmi hanya dilakukan melalui aplikasi BRI Merchant yang tersedia di Play Store dan App Store, atau secara langsung di kantor cabang BRI.
Satu-satunya potongan yang berlaku adalah MDR (Merchant Discount Rate) yang dikenakan per transaksi — bukan biaya pendaftaran. Detail mengenai MDR dibahas di bagian selanjutnya.
Biaya MDR QRIS BRI dan Simulasi Potongannya
Meskipun gratis daftar, setiap transaksi QRIS memang dikenakan potongan kecil yang disebut MDR atau Merchant Discount Rate. Tarif MDR ini sudah diatur oleh Bank Indonesia dan berlaku seragam di semua penyedia jasa pembayaran, bukan hanya BRI.
Tarif MDR Berdasarkan Jenis Usaha
| Kategori Merchant | Tarif MDR | Keterangan |
|---|---|---|
| Usaha Mikro (UMI) | 0,3% | Omzet maksimal Rp 500 juta per tahun |
| Usaha Kecil dan Menengah | 0,7% | Omzet di atas Rp 500 juta per tahun |
| Pendidikan | 0,6% | Institusi pendidikan formal |
| SPBU dan Layanan Publik | 0,4% | Sesuai ketentuan BI |
| GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) | 0% | Transaksi tertentu sesuai kebijakan BI |
Tarif MDR di atas berdasarkan ketentuan Bank Indonesia dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru.
Simulasi Potongan MDR untuk Transaksi Harian
Supaya lebih mudah dipahami, berikut simulasi potongan MDR untuk usaha mikro dengan tarif 0,3%:
| Nilai Transaksi | Potongan MDR (0,3%) | Yang Diterima Merchant |
|---|---|---|
| Rp 50.000 | Rp 150 | Rp 49.850 |
| Rp 100.000 | Rp 300 | Rp 99.700 |
| Rp 500.000 | Rp 1.500 | Rp 498.500 |
| Rp 1.000.000 | Rp 3.000 | Rp 997.000 |
Potongannya relatif kecil. Untuk transaksi Rp 500.000, selisihnya hanya Rp 1.500 — jauh lebih murah dibandingkan biaya operasional pengelolaan uang tunai seperti risiko uang palsu atau kembalian yang tidak pas.
Perbandingan Biaya QRIS BRI dengan Bank Lain
Sebenarnya, tarif MDR QRIS sudah distandarisasi oleh Bank Indonesia sehingga nominalnya sama di semua bank dan penyedia jasa pembayaran. Yang membedakan antar penyedia layanan bukan tarif MDR-nya, melainkan fitur tambahan, kecepatan settlement, dan kualitas layanan pendukung.
| Aspek | QRIS BRI | QRIS Bank Lain (Umum) |
|---|---|---|
| Biaya Pendaftaran | Gratis | Gratis |
| MDR Usaha Mikro | 0,3% | 0,3% |
| Settlement | H+1 | H+1 s/d H+3 |
| Kantor Cabang | 10.000+ unit | Bervariasi |
| QRIS Dinamis | ✅ Tersedia | Tidak semua |
| Voice Notification | ✅ Tersedia | Tidak semua |
| Call Center 24/7 | ✅ 14017 / 1500017 | Bervariasi |
Dari tabel di atas, keunggulan BRI terletak pada settlement H+1 yang konsisten, jaringan cabang terluas, serta fitur-fitur seperti QRIS dinamis dan voice notification yang belum tersedia di semua penyedia layanan.
Kenapa Biaya MDR QRIS BRI Tetap Menguntungkan untuk UMKM
Banyak pelaku usaha yang masih ragu menerima pembayaran digital karena khawatir “dipotong” dari setiap transaksi. Tapi jika dihitung secara menyeluruh, potongan MDR justru jauh lebih kecil dibandingkan kerugian yang sering tidak disadari dari transaksi tunai.
Pertama, risiko uang palsu. Data Kementerian Keuangan mencatat ribuan lembar uang palsu berhasil diamankan setiap tahunnya di Indonesia — pelaku usaha kecil jadi salah satu korban yang paling rentan.
Kedua, masalah kembalian. Berapa kali pelanggan batal beli karena penjual tidak punya uang kembalian? Dengan QRIS, masalah ini hilang sepenuhnya.
Ketiga, pencatatan otomatis. Setiap transaksi QRIS tercatat digital di aplikasi BRI Merchant — lengkap dengan nominal, waktu, dan riwayat hingga 3 bulan ke belakang. Tidak perlu lagi catat manual di buku kas yang rawan kesalahan.
Singkatnya, potongan MDR 0,3% itu ibarat “biaya jasa digital” yang nilainya jauh lebih kecil dibandingkan kerugian operasional transaksi tunai.
Tips Agar Pendaftaran QRIS BRI Langsung Disetujui
Meskipun prosesnya simpel, ada beberapa hal yang bisa membuat pendaftaran tertolak atau tertunda. Berikut tips agar pengajuan langsung disetujui:
- Foto KTP harus jelas — pencahayaan cukup, tidak blur, tidak terpotong, dan semua teks terbaca oleh sistem OCR
- Data sesuai KTP — pastikan NIK, nama, dan alamat yang diinput sama persis dengan yang tertera di KTP, tanpa typo
- Nomor HP aktif — gunakan nomor yang benar-benar aktif karena kode OTP akan dikirim ke nomor tersebut
- Koneksi internet stabil — proses upload dokumen dan verifikasi wajah membutuhkan koneksi yang lancar
- Verifikasi wajah dalam kondisi ideal — latar belakang polos, pencahayaan cukup, wajah tidak tertutup masker atau kacamata hitam
- Gunakan rekening BRI aktif — rekening yang sudah lama tidak aktif berpotensi memperlambat proses verifikasi
Waspada Penipuan Mengatasnamakan QRIS BRI
Seiring meningkatnya popularitas QRIS, modus penipuan yang mengatasnamakan BRI juga semakin marak. Sesuai imbauan resmi dari OJK dan pihak BRI, berikut beberapa hal penting yang perlu diwaspadai:
- Jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari BRI
- Pendaftaran QRIS BRI resmi itu gratis — jika ada pihak yang meminta transfer biaya pendaftaran, itu dipastikan penipuan
- Download aplikasi hanya dari sumber resmi — Google Play Store atau Apple App Store
- Jangan klik link mencurigakan yang dikirim melalui SMS, WhatsApp, atau email yang mengatasnamakan BRI
Jika mengalami kendala atau menemukan indikasi penipuan, segera hubungi kanal resmi BRI berikut:
| Kanal Layanan | Detail Kontak |
|---|---|
| Call BRI | 14017 atau 1500017 (aktif 24/7) |
| Email Resmi | [email protected] |
| WhatsApp BRI | 0812-1214-017 (verified centang hijau) |
| Kantor Cabang | Lebih dari 10.000 unit di seluruh Indonesia |
| Pengaduan OJK | 157 atau whatsapp 081-157-157-157 |
Selalu verifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum mengambil tindakan apa pun.
Penutup
Proses daftar QRIS BRI lewat aplikasi BRI Merchant terbukti cukup mudah dan cepat — cukup KTP, smartphone, dan waktu sekitar 10 menit. Dengan settlement H+1, fitur QRIS dinamis, dan dukungan call center 24/7, pelaku UMKM bisa langsung menerima pembayaran digital dari berbagai platform tanpa hambatan teknis yang berarti.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berizin dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta merupakan peserta penjaminan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Informasi mengenai tarif MDR dan prosedur pendaftaran dalam artikel ini berdasarkan ketentuan yang berlaku per 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Bank Indonesia maupun BRI.
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu proses digitalisasi usaha menjadi lebih lancar. Terima kasih sudah membaca, dan semoga bisnis yang dijalankan semakin berkah dan berkembang.
FAQ
Ya, pendaftaran QRIS melalui aplikasi BRI Merchant 100% gratis tanpa biaya administrasi. Satu-satunya potongan yang berlaku adalah MDR (Merchant Discount Rate) sebesar 0,3% hingga 0,7% per transaksi, tergantung kategori usaha.
Tidak. Untuk pendaftaran QRIS sebagai merchant perorangan, cukup dengan KTP, smartphone, nomor HP aktif, dan rekening BRI. NPWP hanya diperlukan jika ingin mendaftar layanan EDC atau merchant badan usaha.
Proses approval QRIS BRI biasanya instan hingga maksimal 1×24 jam hari kerja. Jika semua data dan dokumen lengkap serta verifikasi wajah berhasil, aktivasi bisa terjadi dalam hitungan menit.
QRIS BRI bisa menerima pembayaran dari semua platform yang terhubung ke sistem QRIS Bank Indonesia, termasuk BRImo, GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, dan seluruh mobile banking serta e-wallet berlisensi di Indonesia.
Penyebab umum penolakan adalah foto KTP yang tidak jelas, data tidak sesuai, atau verifikasi wajah gagal. Periksa kembali kelengkapan dan kualitas dokumen, lalu ajukan ulang. Jika masih bermasalah, hubungi Call BRI di 14017 atau kunjungi kantor cabang terdekat.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.

