Pemerintah resmi menaikkan uang saku peserta Program Magang Nasional menjadi setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh peserta magang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kenaikan uang saku tersebut dibiayai sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang bersumber dari penerimaan pajak.
Simak penjelasan lengkap dari artikel berikut ini mengenai besaran uang saku, syarat pendaftaran, hingga timeline program magang nasional 2026.
Besaran Uang Saku Magang Nasional 2026 per Wilayah
Dengan kebijakan baru ini, uang saku peserta magang nasional kini mengacu pada UMK masing-masing daerah penempatan.
Artinya, nominal yang diterima setiap peserta berbeda-beda tergantung lokasi magang.
Berikut perkiraan besaran uang saku magang nasional 2026 berdasarkan UMK beberapa wilayah di Indonesia:
| Provinsi/Kabupaten/Kota | UMK 2026 (Perkiraan) |
|---|---|
| DKI Jakarta | Rp5.400.000 |
| Kota Bekasi, Jawa Barat | Rp5.300.000 |
| Kabupaten Karawang, Jawa Barat | Rp5.200.000 |
| Kota Surabaya, Jawa Timur | Rp4.700.000 |
| Kota Semarang, Jawa Tengah | Rp3.200.000 |
| Kota Medan, Sumatera Utara | Rp3.400.000 |
| Kota Makassar, Sulawesi Selatan | Rp3.500.000 |
| Kota Yogyakarta, DIY | Rp2.500.000 |
Nominal di atas merupakan perkiraan berdasarkan tren kenaikan UMK tahun sebelumnya dan dapat berubah sesuai penetapan resmi pemerintah daerah masing-masing.
Sebelumnya, uang saku magang nasional ditetapkan secara flat tanpa mempertimbangkan perbedaan biaya hidup antar wilayah.
Kini, dengan skema baru mengikuti UMK, peserta magang di daerah dengan biaya hidup tinggi akan menerima kompensasi yang lebih layak.
Sumber Pendanaan dari Pajak Melalui APBN
Seluruh uang saku peserta Program Magang Nasional dibiayai dari APBN.
Dana tersebut bersumber dari penerimaan pajak yang dibayarkan oleh masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
“Ini bentuk kontribusi nyata pajak untuk generasi muda. Kami berharap program ini bisa menekan angka pengangguran,” ujar Menteri Ketenagakerjaan dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, alokasi anggaran untuk program magang nasional 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Pemerintah menargetkan ratusan ribu peserta bisa mengikuti program ini sepanjang tahun anggaran berjalan.
Dengan skema pendanaan dari pajak, peserta tidak dipungut biaya apapun selama mengikuti program.
Syarat dan Ketentuan Peserta Magang Nasional 2026
Untuk bisa mengikuti Program Magang Nasional 2026, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan administratif dan teknis.
Berikut syarat umum yang wajib dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan KTP
- Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun
- Terdaftar sebagai pencari kerja di Dinas Tenaga Kerja setempat
- Memiliki ijazah minimal SMA/SMK/sederajat
- Tidak sedang bekerja atau terikat kontrak dengan perusahaan lain
- Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan dokter
- Bersedia ditempatkan di perusahaan mitra sesuai kebutuhan program
Sementara itu, dokumen yang perlu disiapkan untuk pendaftaran meliputi:
- Fotokopi KTP yang masih berlaku
- Fotokopi ijazah terakhir
- Pas foto terbaru ukuran 4×6 (latar merah)
- Surat keterangan sehat dari dokter/puskesmas
- Kartu Kuning (AK-1) dari Disnaker
- SKCK yang masih berlaku
- Surat pernyataan tidak sedang bekerja
Seluruh dokumen akan diverifikasi oleh Dinas Tenaga Kerja sebelum peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Respons Pemerintah dan Stakeholder Terkait
Kebijakan kenaikan uang saku magang ini mendapat respons positif dari berbagai pihak.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Program magang nasional bukan sekadar memberi uang saku, tapi membekali peserta dengan keterampilan kerja yang dibutuhkan industri,” jelas juru bicara Kemnaker.
Di sisi lain, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) turut mengapresiasi kebijakan tersebut.
Menurut Apindo, kenaikan uang saku setara UMK akan meningkatkan motivasi peserta magang dalam mengikuti program.
Sementara itu, serikat pekerja menilai kebijakan ini sudah tepat namun perlu dikawal implementasinya di lapangan.
Mereka berharap tidak ada pemotongan atau pungutan liar yang mengurangi hak peserta magang.
Dampak bagi Pencari Kerja Muda
Kenaikan uang saku magang nasional membawa dampak signifikan bagi pencari kerja muda di Indonesia.
Pertama, program ini menjadi alternatif solusi bagi lulusan baru yang kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.
Kedua, peserta mendapat kesempatan memperoleh pengalaman kerja nyata di perusahaan bonafide.
Ketiga, uang saku setara UMK memungkinkan peserta memenuhi kebutuhan hidup selama mengikuti program.
Keempat, sertifikat magang yang diperoleh dapat menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan di kemudian hari.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Indonesia per Februari 2025 masih berada di kisaran 4,8 persen.
Mayoritas pengangguran berasal dari kelompok usia muda produktif antara 18 hingga 29 tahun.
Dengan adanya Program Magang Nasional, pemerintah berharap angka tersebut bisa ditekan secara bertahap.
Info Pendaftaran dan Timeline Program Magang Nasional 2026
Pendaftaran Program Magang Nasional 2026 dilakukan secara online melalui portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
Berikut tahapan dan timeline pendaftaran yang perlu diketahui:
| Tahapan | Waktu Pelaksanaan | Keterangan |
|---|---|---|
| Pendaftaran Online | Maret – April 2026 | Melalui portal karirhub.kemnaker.go.id |
| Seleksi Administrasi | April – Mei 2026 | Verifikasi dokumen oleh Disnaker |
| Pengumuman Hasil Seleksi | Mei 2026 | Diumumkan via email dan portal |
| Pembekalan Peserta | Juni 2026 | Pelatihan soft skill dan orientasi |
| Pelaksanaan Magang | Juli – Desember 2026 | Durasi 6 bulan di perusahaan mitra |
Timeline di atas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan.
Calon peserta disarankan untuk rutin memantau informasi terbaru melalui situs resmi atau media sosial Kemnaker.
Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi:
- Website: karirhub.kemnaker.go.id
- Call Center Kemnaker: 1500-630
- Email: [email protected]
Bagi pencari kerja yang ingin meningkatkan kompetensi sekaligus mendapat penghasilan, Program Magang Nasional 2026 bisa menjadi pilihan tepat.
Persiapkan dokumen dari sekarang agar tidak ketinggalan saat pendaftaran dibuka.
Sumber: https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1817417/didanai-pajak-uang-saku-peserta-magang-nasional-naik-ikuti-umk
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.



