JAKARTA – Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengungkapkan jumlah nasabah payroll bank tersebut mencapai sekitar 1,51 juta per Desember 2025 pada Rabu (18/2/2026).
“Nasabah payroll BSI bersumber dari berbagai institusi BUMN, PNS, ASN pada pemerintahan, kementerian, maupun sektor swasta,” ujar Wisnu Sunandar. “Angka ini menjadi bukti bahwa tren penempatan dana di BSI semakin meningkat. Karena selain tidak ada biaya administrasi bulanan, payroll menjadi awalan afiliasi rekening untuk nasabah bisa terkoneksi dengan fasilitas pembiayaan maupun investasi lainnya seperti cicil emas, gadai emas maupun tabungan emas,” jelasnya.
Posisi payroll tersebut memungkinkan BSI lebih mudah menjangkau potensi dana murah yang tumbuh 16,20 persen year-on-year menjadi Rp380 triliun pada 2025 lalu. Komposisi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) mendominasi sebesar 61,62 persen atau setara Rp234 triliun, dengan tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72 persen year-on-year mencapai Rp162,63 triliun.
Wisnu menyatakan optimisme terhadap kinerja bank ke depan. “Kami optimistis pertumbuhan tahun ini solid karena new engine BSI untuk menjadi one stop solution untuk nasabah. Mulai dari tabungan payroll, tabungan haji, tabungan Emas dan lainnya,” kata Corporate Secretary BSI tersebut.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.

