Beranda » Ekonomi Bisnis » Viral Kabar Tokopedia Bakal Ditutup, TikTok Tegaskan Rumor Itu Tidak Benar!

Viral Kabar Tokopedia Bakal Ditutup, TikTok Tegaskan Rumor Itu Tidak Benar!

secara membantah penutupan yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Kabar tersebut mulai beredar setelah sebuah unggahan di platform X menyebut bahwa aplikasi Tokopedia akan dihapus dan digantikan oleh TikTok Shop sebagai platform terpisah.

Simak penjelasan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini mengenai klarifikasi resmi TikTok dan kronologi rumor yang sempat membuat heboh pelaku e-commerce Air.

Kronologi Rumor Penutupan Tokopedia

Rumor ini bermula dari unggahan akun @ecommurz di platform X pada Kamis (29/1/).

Akun yang dikenal aktif membagikan informasi seputar dunia startup dan perusahaan rintisan itu mengklaim mendapat kabar dari orang dalam Tokopedia.

“Words from friends in Tokopedia, they going to kill Tokopedia app and TikTok Shop will have their own separated app,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu langsung menarik perhatian luas dan memicu spekulasi di kalangan pelaku bisnis digital maupun konsumen.

Bantahan Resmi TikTok

Merespons kabar yang semakin viral, Juru Bicara TikTok memberikan klarifikasi resmi kepada Kompas.com pada Rabu (4/2/2026).

“Kami mendengar rumor mengenai masa depan Tokopedia. Rumor tersebut tidak benar,” kata Juru Bicara TikTok.

Pernyataan itu secara tegas menepis spekulasi yang berkembang di media sosial selama hampir sepekan.

Komitmen TikTok Berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia

Lebih lanjut, TikTok menegaskan bahwa pihaknya justru terus menggelontorkan untuk mengembangkan Tokopedia.

Baca Juga:  Promo Ramadan 2026 Shopee, Tokopedia dan TikTok Shop Kode Voucher Diskon Hingga 45%!

“Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia,” lanjut Juru Bicara TikTok.

Tidak hanya soal investasi, TikTok juga memastikan bahwa Tokopedia akan tetap beroperasi secara penuh ke depannya.

“Tokopedia akan terus beroperasi penuh, dan fokus pada pengalaman pengguna dan pembeli untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang,” tegasnya.

Konteks Akuisisi TikTok dan Tokopedia

Perlu diketahui, TikTok resmi mengakuisisi saham mayoritas Tokopedia pada Desember 2023 melalui kesepakatan dengan GoTo Group.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi TikTok untuk memperkuat kehadiran TikTok Shop di pasar e-commerce Indonesia setelah sempat dilarang beroperasi oleh .

Sejak , operasional Tokopedia dan TikTok Shop berjalan berdampingan dalam ekosistem yang sama.

Indonesia sendiri merupakan salah satu pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, menjadikannya sangat strategis bagi TikTok di kawasan ini.

Tokopedia Tetap Beroperasi untuk Jangka Panjang

Berdasarkan pernyataan resmi tersebut, Tokopedia dipastikan tidak akan ditutup.

TikTok justru menekankan fokus pada peningkatan pengalaman pengguna dan pembeli sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang platform e-commerce tersebut.