Berencana membuat atau memperpanjang SIM tahun ini tapi bingung soal biaya tes psikologi yang katanya sudah naik?
Kabar baiknya, informasi lengkap seputar tarif resmi tes psikologi SIM 2026 beserta panduan pendaftarannya bisa ditemukan di desakarangbendo.id untuk membantu proses pengurusan SIM jadi lebih mudah.
Berdasarkan data dari situs resmi ePPsi dan Digital Korlantas Polri, biaya tes psikologi online saat ini sebesar Rp77.500, jauh lebih hemat dibanding tes offline di Satpas yang mencapai Rp100.000.
Nah, banyak yang masih keliru soal nominal dan prosedur tesnya. Artikel ini akan mengupas tuntas biaya terbaru, cara daftar, hingga tips lulus tes psikologi SIM dalam sekali percobaan.
Apa Itu Tes Psikologi SIM dan Mengapa Wajib Dilakukan
Tes psikologi SIM merupakan evaluasi kesehatan mental yang wajib dijalani sebelum seseorang bisa mendapatkan Surat Izin Mengemudi. Kewajiban ini diatur dalam Perpol Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 12 yang menegaskan bahwa calon pemegang SIM harus memenuhi syarat kesehatan jasmani dan rohani.
Tujuan utama tes ini adalah memastikan setiap pengendara memiliki kondisi psikologis yang stabil saat berkendara di jalan raya. Dengan begitu, risiko kecelakaan akibat faktor emosional atau ketidakmampuan mengambil keputusan cepat bisa diminimalisir.
Singkatnya, tes psikologi bukan sekadar formalitas administratif. Ada tiga aspek utama yang diukur dalam tes ini:
- Aspek Kognitif – Kemampuan berpikir, memproses informasi, dan pengambilan keputusan
- Aspek Kepribadian – Stabilitas emosional dan kecocokan karakter dengan aktivitas mengemudi
- Aspek Psikomotorik – Koordinasi antara pikiran dan tindakan fisik saat berkendara
Tes psikologi berlaku untuk semua jenis SIM, baik SIM A, SIM B, SIM C, maupun SIM D. Hasil tes juga bisa digunakan untuk pembuatan SIM baru maupun perpanjangan.
Biaya Terbaru Tes Psikologi SIM 2026 Resmi dari Korlantas Polri
Pertanyaan paling sering muncul adalah berapa sebenarnya biaya tes psikologi SIM yang berlaku saat ini?
Berdasarkan informasi dari Digital Korlantas Polri, terdapat dua opsi pelaksanaan tes psikologi dengan tarif berbeda. Berikut perbandingan lengkapnya:
| Jenis Tes | Biaya | Lokasi | Masa Berlaku |
|---|---|---|---|
| Tes Online via ePPsi | Rp77.500 | Dari rumah (HP/Smartphone) | 6 bulan |
| Tes Offline di Satpas | Rp100.000 | Satpas/SIM Keliling/MPP | 6 bulan |
Biaya Rp77.500 untuk tes online via ePPsi sudah termasuk pajak. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA) Bank BNI yang akan diterbitkan saat proses pembelian voucher.
Jadi, tes online jelas lebih hemat sekitar Rp22.500 dibanding tes offline.
Keuntungan Tes Psikologi Online
Selain lebih murah, ada beberapa keunggulan lain memilih tes online:
- Bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja
- Hasil tes langsung muncul setelah selesai
- Terintegrasi otomatis dengan aplikasi SINAR Korlantas Polri
- Satu hasil tes berlaku untuk semua golongan SIM
- Bisa digunakan untuk proses SIM online maupun offline di Satpas
Perlu dicatat bahwa biaya di atas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Korlantas Polri. Selalu cek informasi terbaru di situs resmi eppsi.id sebelum melakukan pembayaran.
Cara Daftar dan Ikuti Tes Psikologi Online di ePPsi
ePPsi (e-Psikologi Penerbitan Surat Izin Mengemudi) adalah satu-satunya platform tes psikologi SIM resmi yang diakreditasi Biro Psikologi SSDM Polri. Platform ini berbentuk Progressive Web Application (PWA) yang bisa diakses melalui browser smartphone Android maupun iOS.
Sebelum mulai, pastikan beberapa hal berikut sudah siap:
- Smartphone dengan koneksi internet stabil
- NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang valid
- Alamat email aktif untuk verifikasi
- Saldo atau metode pembayaran untuk VA BNI
Langkah Membuat Akun ePPsi
Proses registrasi akun cukup sederhana dan hanya membutuhkan beberapa menit.
- Buka browser di smartphone lalu akses situs eppsi.id
- Klik tombol “Mulai Tes Sekarang” pada halaman utama
- Pilih opsi “Daftar” jika belum memiliki akun
- Masukkan data diri lengkap sesuai KTP, termasuk NIK
- Input alamat email aktif yang akan digunakan untuk verifikasi
- Buat password yang mudah diingat tapi aman
- Klik “Daftarkan” dan tunggu email verifikasi masuk
- Buka email lalu klik link verifikasi untuk mengaktifkan akun
Setelah akun aktif, proses selanjutnya adalah membeli voucher tes.
Cara Beli Voucher dan Mulai Tes
Voucher tes wajib dibeli terlebih dahulu sebelum bisa mengikuti tes psikologi.
- Login ke akun ePPsi menggunakan email dan password
- Pada menu utama, pilih “Beli Voucher Tes”
- Sistem akan menampilkan nominal pembayaran Rp77.500
- Pilih metode pembayaran Virtual Account BNI
- Catat nomor VA yang muncul di layar
- Lakukan pembayaran melalui mobile banking, ATM, atau kanal pembayaran lain yang mendukung VA BNI
- Setelah pembayaran berhasil, voucher akan otomatis aktif di akun
- Kembali ke menu utama dan pilih “Tes Psikologi SIM”
- Klik “Gunakan” pada voucher yang tersedia
- Ikuti instruksi tes dengan teliti hingga selesai
- Hasil tes akan langsung muncul setelah semua soal terjawab
Durasi pengerjaan maksimal sekitar 60 menit. Jika terjadi gangguan koneksi di tengah tes, sistem akan menyimpan posisi terakhir dan bisa dilanjutkan kembali.
Tips Lulus Tes Psikologi SIM dalam Sekali Percobaan
Meski tidak ada jawaban benar atau salah dalam tes psikologi, persiapan yang matang tetap diperlukan agar hasilnya optimal.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Pilih waktu pengerjaan yang tepat – Kerjakan saat kondisi tubuh fit dan pikiran jernih, hindari saat lelah atau mengantuk
- Pastikan lingkungan kondusif – Cari tempat tenang tanpa gangguan agar fokus terjaga
- Cek koneksi internet – Pastikan sinyal stabil untuk menghindari gangguan teknis
- Jawab sesuai kondisi sebenarnya – Jangan mencoba menjawab apa yang “seharusnya”, tapi jawab jujur sesuai karakter diri
- Perhatikan batas waktu – Beberapa soal memiliki timer, jadi jawab dengan cepat tapi tetap teliti
- Bangun kepercayaan diri – Rileks dan jangan overthinking karena ini bukan tes akademik
Satu hal penting yang sering diabaikan adalah kondisi smartphone. Pastikan baterai cukup dan tidak ada notifikasi mengganggu selama tes berlangsung.
Apa yang Terjadi Jika Gagal Tes Psikologi SIM
Tidak perlu panik jika hasil tes pertama tidak memenuhi syarat.
Berdasarkan ketentuan ePPsi, peserta yang tidak lulus masih memiliki kesempatan mengulang dalam jangka waktu 1 hari hingga 6 bulan sejak tes pertama. Namun, sebelum mengikuti tes ulang, ada satu syarat wajib yang harus dipenuhi.
Peserta diwajibkan mengikuti sesi konseling terlebih dahulu dengan konselor yang disediakan platform. Sesi ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek mana yang perlu diperbaiki sebelum tes berikutnya.
Kabar baiknya, layanan konseling ini sudah termasuk dalam biaya tes awal. Jadi tidak ada biaya tambahan untuk sesi konseling maupun tes ulang.
Setelah konselor menyatakan layak melanjutkan, peserta bisa langsung mengerjakan tes kedua tanpa perlu membeli voucher baru.
Waspada Penipuan Mengatasnamakan Tes Psikologi SIM
Maraknya penipuan online membuat kehati-hatian menjadi sangat penting. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Hanya gunakan situs resmi eppsi.id – Jangan tergiur tawaran tes psikologi dari situs atau aplikasi tidak resmi
- Pembayaran hanya via VA BNI – ePPsi tidak menerima transfer ke rekening pribadi
- Jangan berikan data login – Pihak ePPsi tidak pernah meminta password atau kode OTP melalui telepon/chat
- Hasil tes otomatis terintegrasi – Tidak perlu jasa “pengurusan” hasil tes ke sistem Korlantas
Kontak Resmi Layanan ePPsi
Jika mengalami kendala teknis atau membutuhkan bantuan, hubungi melalui kanal resmi berikut:
| Kanal | Kontak |
|---|---|
| [email protected] | |
| @eppsi_sim | |
| @eppsi_sim | |
| ePPsi_SIM | |
| Menu Bantuan | Tersedia di dalam aplikasi ePPsi |
Untuk pengaduan terkait penolakan hasil tes di Satpas, siapkan data berikut: identitas diri, nomor tes atau kode voucher, lokasi Satpas, identitas petugas yang menolak, dan alasan penolakan. Laporkan melalui menu Bantuan Teknis di aplikasi ePPsi atau email resmi.
Penutup
Mengurus tes psikologi SIM kini jauh lebih praktis dengan hadirnya layanan ePPsi dari Korlantas Polri. Biaya Rp77.500 untuk tes online jelas lebih hemat dibanding Rp100.000 di Satpas, dengan hasil yang sama-sama diakui secara nasional.
Seluruh informasi biaya dalam artikel ini berdasarkan data resmi dari ePPsi dan Digital Korlantas Polri per Januari 2026, serta dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru. Selalu verifikasi di situs resmi sebelum melakukan pembayaran.
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu kelancaran proses pembuatan atau perpanjangan SIM. Terima kasih sudah membaca, semoga sukses tes psikologinya!
FAQ
Biaya tes psikologi SIM online di ePPsi adalah Rp77.500 sudah termasuk pajak. Tarif ini lebih murah dibanding tes offline di Satpas yang mencapai Rp100.000. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account Bank BNI.
Ya, hasil tes psikologi dari ePPsi diakui secara resmi oleh Korlantas Polri dan bisa digunakan untuk proses penerbitan SIM baik secara online maupun offline di Satpas, SIM Keliling, atau Mal Pelayanan Publik.
Hasil tes psikologi SIM berlaku selama 6 bulan sejak tanggal pelaksanaan tes. Dalam periode tersebut, hasil tes bisa digunakan untuk berbagai golongan SIM termasuk SIM A, SIM B, SIM C, dan SIM D.
Peserta yang tidak lulus tes pertama memiliki kesempatan mengulang dalam waktu 1 hari hingga 6 bulan. Sebelum tes ulang, wajib mengikuti sesi konseling terlebih dahulu. Layanan konseling dan tes ulang tidak dikenakan biaya tambahan.
Tidak, tes psikologi SIM di ePPsi hanya bisa dikerjakan melalui browser smartphone (Android atau iOS). Platform tidak mendukung pengerjaan via laptop atau PC desktop.
Tes psikologi SIM mengukur tiga aspek utama: aspek kognitif (kemampuan berpikir dan pengambilan keputusan), aspek kepribadian (stabilitas emosional), dan aspek psikomotorik (koordinasi pikiran dan tindakan fisik saat berkendara).
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.

