PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) resmi menyuntikkan modal sebesar Rp12,3 miliar kepada PT Fore Bakery Indonesia (FBI) pada 3 Februari 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis non kopi yang tengah digencarkan perseroan.
Suntikan modal tersebut ditujukan untuk memperkuat operasional FBI yang mengelola lini usaha Fore Bakery, fokus pada produk pastry dan bakery di jaringan gerai Fore. Simak penjelasan lengkap dari desakarangbendo.id berikut ini.
Detail Suntikan Modal ke Fore Bakery Indonesia
Dengan setoran dana Rp12,3 miliar, modal dasar FBI meningkat dari Rp22,16 miliar menjadi Rp34,47 miliar.
Modal ditempatkan dan disetor FBI juga mengalami kenaikan dengan nilai yang sama.
Di samping itu, porsi kepemilikan saham FORE di FBI turut meningkat menjadi 99,97 persen.
Berikut rincian perubahan struktur modal FBI sebelum dan sesudah suntikan modal dari FORE.| Keterangan | Sebelum | Sesudah |
|---|---|---|
| Modal Dasar FBI | Rp22,16 miliar | Rp34,47 miliar |
| Suntikan Modal | – | Rp12,3 miliar |
| Porsi Saham FORE di FBI | – | 99,97% |
Data di atas berdasarkan keterbukaan informasi FORE yang disampaikan pada Selasa (10/2/2026) dan dapat berubah sesuai keputusan korporasi selanjutnya.
Sekretaris Perusahaan FORE Jelaskan Alasan Suntikan Modal
“FBI membutuhkan tambahan modal dalam menjalankan usahanya, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada perseroan,” ujar Sekretaris Perusahaan FORE, Denny Ngadimin, melalui keterbukaan informasi, Selasa (10/2/2026).
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa FORE melihat lini bisnis bakery dan pastry sebagai salah satu motor pertumbuhan baru di luar segmen kopi.
Profil Fore Bakery Indonesia
FBI merupakan anak usaha FORE yang secara khusus mengelola brand Fore Bakery.
Lini bisnis ini fokus pada produk pastry dan bakery yang dijual di jaringan gerai Fore di berbagai kota.
Kehadiran Fore Bakery menjadi pelengkap ekosistem Fore yang selama ini dikenal sebagai jaringan kedai kopi, sehingga memberikan variasi produk bagi pelanggan setia maupun konsumen baru.
FORE Juga Suntik Modal Rp1 Miliar ke Operator Fore Donut
Tak hanya FBI, FORE juga melakukan penambahan modal terhadap PT Cipta Favorit Indonesia (CPI) sebesar Rp1 miliar.
Dengan suntikan tersebut, modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor CPI menjadi Rp11 miliar.
FORE kini menguasai 99,95 persen saham CPI.
Berikut perbandingan suntikan modal FORE ke kedua anak usahanya.| Anak Usaha | Lini Bisnis | Suntikan Modal | Modal Setelah Suntikan | Porsi Saham FORE |
|---|---|---|---|---|
| PT Fore Bakery Indonesia (FBI) | Rp12,3 miliar | Rp34,47 miliar | 99,97% | |
| PT Cipta Favorit Indonesia (CPI) | Fore Donut | Rp1 miliar | Rp11 miliar | 99,95% |
Total suntikan modal FORE ke dua anak usaha non kopi tersebut mencapai Rp13,3 miliar.
Profil Fore Donut dan Gerai Perdana di Tangerang
CPI merupakan anak usaha FORE yang secara khusus ditunjuk sebagai operator brand Fore Donut.
Gerai perdana Fore Donut telah dibuka di Tangerang pada tahun lalu, menandai langkah awal FORE memasuki segmen donut yang cukup kompetitif di pasar Indonesia.
Langkah ini memperluas portofolio bisnis FORE dari sekadar kedai kopi menjadi ekosistem food and beverage yang lebih beragam.
Konteks Ekspansi Agresif FORE Pasca-IPO di BEI
Suntikan modal ke FBI dan CPI menjadi bagian dari rangkaian ekspansi agresif FORE setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada April 2025.
Sepanjang 2025, FORE tercatat telah membuka lebih dari 60 gerai kopi baru di berbagai wilayah.
Kini, dengan penguatan lini bakery dan donut, strategi FORE tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bisnis kopi.
Diversifikasi ini diharapkan mampu memperlebar sumber pendapatan perseroan dan memperkuat daya saing di industri food and beverage yang terus bertumbuh.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.






