Beranda » Teknologi » Apakah Galaxy S28 Ultra Akan Gunakan Teknologi Layar yang Tak Jadi Hadir di S26 Ultra?

Apakah Galaxy S28 Ultra Akan Gunakan Teknologi Layar yang Tak Jadi Hadir di S26 Ultra?

Samsung memang selalu jadi sorotan tiap kali membicarakan seri Galaxy S-nya. Meski seri S26 masih hangat dibicarakan, rumor tentang Galaxy S28 Ultra sudah mulai berhembus kencang. Kabarnya, ponsel ini bakal membawa fitur yang sebenarnya sudah lama dinanti sejak masa pra-S26 Ultra.

Fitur ini sempat disebut bakal hadir di , tapi akhirnya tertunda. Alasannya? yang dibutuhkan butuh waktu ekstra untuk benar-benar matang dan siap dipakai massal tanpa risiko performa atau daya tahan.

Detail Teknologi Layar yang Ditunda

Fitur utama yang jadi sorotan adalah layar All-Around Edge-to-Edge Display dengan sensor di bawah layar yang jauh lebih canggih. Ini bukan sekadar upgrade biasa, tapi lompatan besar dalam desain layar ponsel pintar.

1. Desain Tanpa Bezel Sejati

Samsung kabarnya akan benar-benar menghilangkan bezel di keempat sisi layar. Hasilnya? Tampilan layar penuh yang belum pernah ada sebelumnya. Teknologi ini sebenarnya sudah dirumorkan bakal hadir di S26 Ultra, tapi baru akan rampung di tahun 2028.

2. Kamera di Bawah Layar (UDC) Generasi Baru

Galaxy S28 Ultra diprediksi bakal menggunakan kamera bawah layar yang benar-benar tak terlihat. Kualitas gambarnya pun diklaim bakal setara dengan kamera hole-punch konvensional. Ini tentu jadi lompatan besar dari generasi sebelumnya yang masih terlihat agak redup atau buram di area kamera.

3. Efisiensi Daya dan Kecerahan Tinggi

Layar baru ini bakal menggunakan material organik yang bisa mencapai kecerahan hingga 5.000 nits. Meski begitu, konsumsi dayanya tetap efisien. Artinya, layar tetap terlihat jelas di bawah sinar matahari terik, tanpa harus menguras baterai lebih cepat.

Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Poco X8 Pro Max yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli

4. Sensor Sidik Jari Seluruh Layar

Bukan hanya di area tertentu, pengguna bisa membuka kunci ponsel dengan menempelkan jari di mana saja di layar. Ini tentu akan meningkatkan fleksibilitas dan kenyamanan saat digunakan sehari-hari.

Mengapa Harus Menunggu Sampai S28?

Samsung memang dikenal pelan dalam mengadopsi teknologi radikal. Mereka lebih memilih menunggu sampai segala sesuatunya benar-benar siap, daripada merilis fitur yang masih setengah-setengah.

1. Kematangan Teknologi

Desain tanpa bezel bukan cuma soal tampilan. Samsung juga harus memastikan bahwa layar tetap tahan terhadap benturan dan goresan. Mereka butuh waktu ekstra untuk menguji material dan struktur layar agar tetap kuat dan tahan lama.

2. Kualitas Visual Kamera Bawah Layar

Salah satu tantangan terbesar dari kamera bawah layar adalah penurunan kualitas gambar. Samsung kabarnya masih mengembangkan algoritma AI untuk memperbaiki distorsi cahaya dan meningkatkan ketajaman foto yang diambil lewat sensor ini.

3. Persaingan Pasar Global

Dengan merilis fitur ini di tahun 2028, Samsung punya peluang untuk menjadikannya sebagai "senjata rahasia". Di tengah persaingan sengit dengan dan merek , fitur layar canggih ini bisa jadi pembeda utama.

Perbandingan Fitur Layar Galaxy S26 Ultra vs S28 Ultra (Prediksi)

Fitur Galaxy S26 Ultra Galaxy S28 Ultra ()
Desain Bezel Bezel tipis Tanpa bezel
Kamera Depan Hole-punch Under Display Camera (UDC)
Kecerahan Maksimal 3.000 nits 5.000 nits
Sensor Sidik Jari Area tertentu Seluruh layar
Efisiensi Daya Baik Sangat baik
Baca Juga:  Rokid Hadirkan 1 Kacamata Pintar Berteknologi AI di Indonesia dengan Fitur Terjemahan 2026

Potensi Tantangan Teknologi

Meski terdengar menjanjikan, teknologi ini juga punya risiko. Salah satunya adalah ketahanan terhadap kerusakan fisik. Layar tanpa bezel bisa lebih rapuh, apalagi jika tidak ada perlindungan tambahan.

Kualitas kamera bawah layar juga masih jadi pertanyaan. Meski Samsung kabarnya sudah mengembangkan algoritma AI, belum ada bukti nyata bahwa hasilnya bakal sebaik kamera konvensional.

Apakah Layak Dinanti?

Dari segi , Galaxy S28 Ultra memang terdengar sangat menjanjikan. Tapi, semua ini masih berupa prediksi dan rumor. Bisa jadi, ada fitur lain yang malah lebih mengejutkan dan tidak disangka-sangka.

Yang jelas, Samsung punya track record kuat dalam menghadirkan inovasi layar. Jika teknologi ini benar-benar matang di tahun 2028, maka ini bakal jadi langkah besar dalam evolusi desain smartphone.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersumber dari bocoran dan rumor yang beredar. Spesifikasi dan fitur yang disebutkan belum tentu 100% dan bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dari Samsung. Harap menunggu pengumuman resmi untuk informasi yang lebih valid.

Bintang Fatih Wibawa
Reporter at Desa Karangbendo

Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.